<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136</id><updated>2012-01-28T13:08:31.881+08:00</updated><category term='saksi'/><category term='muslim'/><category term='intermezzo'/><category term='hak dasar'/><category term='puasa'/><category term='masjid'/><category term='Tausiyah'/><category term='puasa syawal'/><category term='ibadah'/><category term='hadist'/><category term='renungan'/><category term='fitrah'/><category term='zakat'/><category term='Lailatul Qadar'/><category term='unta'/><category term='ARTIKEL'/><category term='artikel islami'/><category term='muamalat'/><category term='kisah islami'/><title type='text'>planet aqidah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>75</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-8305730325423985578</id><published>2011-08-31T02:19:00.000+08:00</published><updated>2011-08-31T02:19:00.646+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa syawal'/><title type='text'>Keistimewaan Puasa Syawal</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-vujAB75sXJo/TlfjXSMF4oI/AAAAAAAAAG8/mAF1Qr2I2hA/s1600/puasa+syawal.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah kita telah melewati Bulan Ramadhan yang penuh berkah menuju bulan syawal. Pada kesempatan ini kami ucapkan Taqabbalallaahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum. Namun setelah puasa ramadhan kita dianjurkan untuk melaksanakan puasa syawal sebagaimana hadist Rasulullah :&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keistimewaan Puasa syawal adalah seperti dengan puasa setahun penuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Tsauban, Rasulullah, SAW bersabda&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا) »&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. [Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal].” (HR. Ibnu Majah dan dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;mungkin teman-teman bertanya gimana caranya puasa enam hari dianggap sebagai puasa setahun penuh?. Dari hadist diatas maka kita dapat menghitungnya secara matematis. Satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Pada bulan Ramadhan kita berpuasa sebulan penuh, maka kalau dikalikan sepuluh maka hasilnya sama dengan 10 bulan. Lalu kita lanjutkan puasa syawal 6 hari kalau dikalikan 10 maka hasilnya 60 hari atau sama dengan 2 bulan. Jadi Puasa ramadhan ditambah puasa Syawal sama dengan 12 bulan alias 1 Tahun. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melihat keistemewaan Puasa Syawal yang diberikan Allah SWT pada kita maka sebaiknya kita semua memanfaatkan kesempatan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-8305730325423985578?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/8305730325423985578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/keistimewaan-puasa-syawal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8305730325423985578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8305730325423985578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/keistimewaan-puasa-syawal.html' title='Keistimewaan Puasa Syawal'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-4898599871782929907</id><published>2011-08-29T02:39:00.000+08:00</published><updated>2011-08-29T02:39:00.139+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Sahabat Malaikat Pencabut Nyawa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada seorang hamba yang begitu taat kepada Tuhan. Sebut saja namanya Fulan. Fulan sangat rajin beribadah. Pendeknya, Fulan ini tak pernah lalai sekalu pun kepada Allah SWT.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu hari ada yang bertemu ke rumah Fulan. Betapa kaget Fulan ketika mengetahui siapa gerangan yang datang bertamu. Tamu itu ternyata Izrail, malaikat pencabut nyawa. Terjadilah tanya jawab antara Fulan dengan tamunya itu.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Wahai sahabatku, Izrail! Apakah perihal kedatanganmu ke mari adalah atas perintah Tuhan untuk mencbut nyawaku, ataukah hanya kunjungan biasa?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Ya, Fulan sahabatku! Kedatanganku kali ini tidak dalam rangka mencabut nyawamu. Kedatanganku ini hanya kunjungan biasa. Kunjungan seorang sahabat kepada sahabatnya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendengar penjelasan Izrail, maka seketika bersinarlah wajah Fulan karena gembiranya. Mereka lalu berckap-cakap sampai tiba saatnya Izrail akan pamit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Wahai sahabatku, Izrail! Sebagai tanda persahabatan kita, aku ada harapan kepadamu kiranya engkau tidak berkeberatan untuk mengabulkannya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Gerangan apakah permohonanmu itu, hai Fulan sahabatku?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Begini, ya Izrail. Jika nanti kau datang lagi kepadaku dengan maksud untuk mencabut nyawaku, maka mohon kiranya engkau mau mengirimkan seorang utusan kepadaku terlebih dahulu. Jika demikian, maka aku ada waktu untuk bersiap-siap menyambut kedatanganmu.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Oh, begitu? Hai, Fulan, kalau hanya itu permohonanmu, aku kabulkan. Aku berjanji akan mengirimkan utusan itu kepadamu.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gembiralah Fulan menerima janji Izrail. Rupanya Izrail ini berbaik hati mau mengabulkan harapanku, demikian pikir Fulan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian kisahnya, waktu pun berjalan. Tahun berganti tahun. Tak terasa bahwa pertemuan antara Fulan dengan Izrail telah sekian lama berlalu. Kehidupan berlangsung tersus sampai suatu ketika Fulan kaget sekali. Tak disangka-sangka sebelumnya Izrail muncul di rumahnya. Fulan merasa bahwa kedatangan Izrail ini begitu mendadak, padahal ada komitmen janji Izrail kepadanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Wahai, Izrail sahabatku! Mengapa engkau tak mengirimkan utusanmu kepadaku? Mengapa engkau ingkar janji?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan tersenyum, Izrail menjawab, “Wahai Fulan, sahabatku! Sesungguhnya aku sudah mengirimkan utusanku itu kepadamu, hanya kamu sendiri yang mungkin tidak menyadarinya. Coba perhatikan punggungmu, dulu ia tegak tetapi sekarang bungkuk. Perhatikan caramu berjalan, dulu kamu begitu tegap perkasa, sekarang gemetaran dengan ditopang tongkat. Perhatikan penglihatanmu, dulu ia bersinar sehingga orang luluh kena sorotnya tetapi sekarang kabur dan lemah. Ya, Fulan, bukankah pikiran-pikiranmu sekarang mudah putus asa padahal ia dulu begitu enerjik dan penuh berbagai harapan? Tempo hari kamu hanya menginginkan seorang utusan saja dariku, tetapi aku telah mengirimkan begitu banyak utusanku kepadamu!”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: Mutiara Hikmah dalam 1001 Kisah &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-4898599871782929907?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/4898599871782929907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/sahabat-malaikat-pencabut-nyawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4898599871782929907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4898599871782929907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/sahabat-malaikat-pencabut-nyawa.html' title='Sahabat Malaikat Pencabut Nyawa'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-4234604568383259191</id><published>2011-08-27T02:32:00.002+08:00</published><updated>2011-08-27T02:36:57.440+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Kisah Hasan Al Bashri dengan Gadis Kecil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sore itu Hasan al-Bashri sedang duduk-duduk di teras rumahnya. Rupanya ia sedang bersantai makan angin. Tak lama setelah ia duduk bersantai, lewat jenazah dengan iring-iringan pelayat di belakangnya. Di bawah keranda jenazah yang sedang diusung berjalan gadis kecil sambil terisak-isak. Rambutnya tampak kusut dan terurai, tak beraturan.Al-Bashri tertarik penampilan gadis kecil tadi. Ia turun dari rumahnya dan turut dalam iring-iringan. Ia berjalan di belakang gadis kecil itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di antara tangisan gadis itu terdengar kata-kata yang menggambarkan kesedihan hatinya. “Ayah, baru kali ini aku mengalami peristiwa seperti ini.” Hasan al-Bashri menyahut ucapan sang gadis kecil, “Ayahmu juga sebelumnya tak mengalami peristiwa seperti ini.”Keesokan harinya, usai salat subuh, ketika matahari menampakkan dirinya di ufuk timur, sebagaimana biasanya Al-Bashri duduk di teras rumahnya. Sejurus kemudian, gadis kecil kemarin melintas ke arah makam ayahnya. “Gadis kecil yang bijak,” gumam Al-Bashri. “Aku akan ikuti gadis kecil itu.”&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gadis kecil itu tiba di makam ayahnya. Al-Bashri bersembunyi di balik pohon, mengamati gerak-geriknya secara diam-diam. Gadis kecil itu berjongkok di pinggir gundukan tanah makam. Ia menempelkan pipinya ke atas gundukan tanah itu. Sejurus kemudian, ia meratap dengan kata-kata yang terdengar sekali oleh Al-Bashri. “Ayah, bagaimana keadaanmu tinggal sendirian dalam kubur yang gelap gulita tanpa pelita dan tanpa pelipur? Ayah, kemarin malam kunyalakan lampu untukmu, semalam siapa yang menyalakannya untukmu? Kemarin masih kubentangkan tikar, kini siapa yang melakukannya, Ayah? Kemarin malam aku masih memijat kaki dan tanganmu, siapa yang memijatmu semalam, Ayah? Kemarin aku yang memberimu minum, siapa yang memberimu minum tadi malam?Kemarin malam aku membalikkan badanmu dari sisi yang satu ke sisi yang lain agar engkau merasa nyaman, siapa yang melakukannya untukmu semalam, Ayah?” “Kemarin malam aku yang menyelimuti engkau, siapakah yang menyelimuti engkau semalam, ayah? Ayah, kemarin malam kuperhatikan wajahmu, siapakah yang memperhatikan tadi malam Ayah? Kemarin malam kau memanggilku dan aku menyahut penggilanmu, lantas siapa yang menjawab panggilanmu tadi malam Ayah? Kemarin aku suapi engkau saat kau ingin makan, siapakah yang menyuapimu semalam, Ayah? kemarin malam aku memasakkan aneka macam makanan untukmu Ayah, tadi malam siapa yang memasakkanmu?”&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendengar rintihan gadis kecil itu, Hasan al-Bashri tak tahan menahan tangisnya. Keluarlah ia dari tempat persembunyiannya, lalu menyambut kata-kata gadis kecil itu. “Hai, gadis kecil jangan berkata seperti itu. Tetapi, ucapkanlah, “Ayah, kuhadapkan engkau ke arah kiblat, apakah kau masih seperti itu atau telah berubah, Ayah?Kami kafani engkau dengan kafan yang terbaik, masih utuhkan kain kafan itu, atau telah tercabik-cabik, Ayah? Kuletakkan engkau di dalam kubur dengan badan yang utuh, apakah masih demikian, atau cacing tanah telah menyantapmu, Ayah?”“Ulama mengatakan bahwa hamba yang mati ditanyakan imannya. Ada yang menjawab dan ada juga yang tidak menjawab. Bagaimana dengan engkau, Ayah? Apakah engkau bisa mempertanggungjawabkan imanmu, Ayah? Ataukah, engkau tidak berdaya?”“Ulama mengatakan bahwa mereka yang mati akan diganti kain kafannya dengan kain kafan dari sorga atau dari neraka. Engkau mendapat kain kafan dari mana, Ayah?”“Ulama mengatakan bahwa kubur sebagai taman sorga atau jurang menuju neraka. Kubur kadang membelai orang mati seperti kasih ibu, atau terkadang menghimpitnya sebagai tulang-belulang berserakan. Apakah engkau dibelai atau dimarahi, Ayah?”“Ayah, kata ulama, orang yang dikebumikan menyesal mengapa tidak memperbanyak amal baik. Orang yang ingkar menyesal dengan tumpukan maksiatnya. Apakah engkau menyesal karena kejelekanmu ataukah karena amal baikmu yang sedikit, Ayah?”“Jika kupanggil, engkau selalu menyahut. Kini aku memanggilmu di atas gundukan kuburmu, lalu mengapa aku tak bisa mendengar sahutanmu, Ayah?” “Ayah, engkau sudah tiada. Aku sudah tidak bisa menemuimu lagi hingga hari kiamat nanti. Wahai Allah, janganlah Kau rintangi pertemuanku dengan ayahku di akhirat nanti.”&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gadis kecil itu menengok kepada Hasan al-Bashri seraya berkata,”Betapa indah ratapanmu kepada ayahku. Betapa baik bimbingan yang telah kuterima. Engkau ingatkan aku dari lelap lalai.”Kemudian, Hasan al-Bashri dan gadis kecil itu meninggalkan makam. Mereka pulang sembari berderai tangis.Sumber: Mutiara Hikmah dalam 1001 Kisah (Al-Islam)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-4234604568383259191?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/4234604568383259191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/kisah-hasan-al-bashri-dengan-gadis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4234604568383259191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4234604568383259191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/kisah-hasan-al-bashri-dengan-gadis.html' title='Kisah Hasan Al Bashri dengan Gadis Kecil'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-444122355854710117</id><published>2011-08-25T22:43:00.003+08:00</published><updated>2011-08-25T22:44:01.115+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fitrah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibadah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadist'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zakat'/><title type='text'>Seputar Zakat Fitrah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Zakat Fitrah ialah zakat diri yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Kata Fitrah yang ada merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan sehingga dengan mengeluarkan zakat ini manusia dengan izin Allah akan kembali fitrah Hal ini didasarkan pada hadist yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. ia berkata : Rasulullah saw telah &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;memfardhukan zakat fithrah untuk membersihkan orang yang shaum dari perbuatan sia-sia dan dari perkataan keji dan untuk memberi makan orang miskin. Barang siapa yang mengeluarkannya sebelum salat, maka ia berarti zakat yang di terima dan barang siapa yang mengeluarkannya sesudah salat 'ied, maka itu berarti shadaqah seperti shadaqah biasa (bukan zakat fithrah). (H.R : Abu Daud, Ibnu Majah dan Daaruquthni)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penerima Zakat secara umum ditetapkan dalam 8 golongan/asnaf (fakir, miskin, amil, muallaf, hamba sahaya, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil) namun menurut beberapa ulama khusus untuk zakat fitrah mesti didahulukan kepada dua golongan pertama yakni fakir dan miskin. Pendapat ini disandarkan dengan alasan bahwa jumlah/nilai zakat yang sangat kecil sementara salah satu tujuannya dikelurakannya zakat fitrah adalah agar para fakir dan miskin dapat ikut merayakan hari raya dan saling berbagi sesama umat islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Besar zakat yang dikeluarkan menurut para ulama adalah sesuai penafsiran terhadap hadits  adalah sebesar satu sha' (1 sha'=4 mud, 1 mud=675 gr) atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.7 kg makanan pokok (tepung, kurma, gandum, aqith) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi'i dan Maliki).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu penuaian zakat fitrah adalah sebelum shalat ied, maka apabila dikeluarkan setelah shalat maka hanya terhitung sedekah biasa. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini didasarkan pada hadist yang diriwayatkan dari Umar bin Nafi' dari ayahnya dari Ibnu Umar ia berkata ; Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah satu sha' dari kurma atau satu sha' dari sya'iir atas seorang hamba, merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslimin dan beliau memerintahkan agar di tunaikan / dikeluarkan sebelum manusia keluar untuk salat 'ied. (H. R : Al-Bukhary, Abu Daud dan Nasa'i).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;So segeralah tunaikan zakat fitrah agar kita bisa kembali fitrah setelah Ramadhan. Amien.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-444122355854710117?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/444122355854710117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/seputar-zakat-fitrah.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/444122355854710117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/444122355854710117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/seputar-zakat-fitrah.html' title='Seputar Zakat Fitrah'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-3918601894172634731</id><published>2011-08-16T19:31:00.000+08:00</published><updated>2011-08-16T19:31:00.085+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadist'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa'/><title type='text'>Hadist tentang Puasa</title><content type='html'>&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. (HR. Bukhari)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Allah 'Azza wajalla mewajibkan puasa Ramadhan dan aku mensunahkan shalat malam harinya. Barangsiapa berpuasa dan shalat malam dengan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka dia keluar dari dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya. (HR. Ahmad)&amp;nbsp;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rasulullah Saw menaiki mimbar (untuk berkhotbah). Menginjak anak tangga (tingkat) pertama beliau mengucapkan, "Aamin", begitu pula pada anak tangga kedua dan ketiga. Seusai shalat para sahabat bertanya, "Mengapa Rasulullah mengucapkan "Aamin"? Beliau lalu menjawab, "Malaikat Jibril datang dan berkata, "Kecewa dan merugi seorang yang bila namamu disebut dan dia tidak mengucap shalawat atasmu" lalu aku berucap "Aamin." Kemudian malaikat berkata lagi, "Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan hidup bersama kedua orang tuanya tetapi dia tidak sampai bisa masuk surga." Lalu aku mengucapkan "aamin". Kemudian katanya lagi, "Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan (hidup) pada bulan Ramadhan tetapi tidak terampuni dosa-dosanya." Lalu aku mengucapkan "Aamin." (HR. Ahmad)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bau mulut seorang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat dari harumnya misik (minyak wangi paling harum di dunia). (HR. Bukhari)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Makanlah waktu sahur. Sesungguhnya makan waktu sahur menyebabkan berkah. (HR. Mutafaq'alaih)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Manusia tetap berkondisi baik selama mereka tidak menunda-nunda berbuka puasa. (HR. Bukhari)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Barangsiapa tidak dapat meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta (waktu berpuasa) maka Allah tidak membutuhkan lapar dan hausnya. (HR. Bukhari)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Barangsiapa shalat malam pada malam Lailatul Qodar dengan keimanan dan harapan pahala dari Allah maka akan terampuni dosa-dosanya yang terdahulu. (HR. Bukhari)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mungkin hasil yang diraih seorang shaum (yang berpuasa) hanya lapar dan haus, dan mungkin hasil yang dicapai seorang yang shalat malam (Qiyamul lail) hanyalah berjaga. (HR. Ahmad dan Al Hakim)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berbuka puasa maka dia memperoleh pahalanya, dan pahala bagi yang (menerima makanan) berpuasa tidak dikurangi sedikitpun. (HR. Tirmidzi)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidaklah termasuk kebajikan orang yang tetap berpuasa dalam perjalanan (musafir). (HR. Bukhari)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Barangsiapa berbuka puasa sehari tanpa rukshah (alasan yang dibenarkan) atau sakit, maka tidak akan dapat ditebus (dosanya) dengan berpuasa seumur hidup meskipun dia melakukannya. (HR. Bukhari dan Muslim)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Barangsiapa berpuasa Ramadhan (penuh) lalu diikuti dengan berpuasa enam hari dalam bulan Syawal maka dia seperti berpuasa seumur hidup. (HR. Muslim)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-3918601894172634731?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/3918601894172634731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/hadist-tentang-puasa.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3918601894172634731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3918601894172634731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/hadist-tentang-puasa.html' title='Hadist tentang Puasa'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-4203672471432650667</id><published>2011-08-15T13:17:00.000+08:00</published><updated>2011-08-15T13:17:01.618+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hak dasar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadist'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Hak Dasar Sesama Muslim</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya sebagai seorang muslim kita harus memenuhi 6 Hak Dasar Sesama Muslim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Mengucapkan Salam. Saat bertemu sesama muslim sangat dianjurkan kepada kita untuk mengucapkan salam. Kalau kita berjalan maka wajib menyapa yang duduk, sedangkan yang berkendaraan yang mengucapkan salam pada yang berjalan.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memenuhi undangan. Apabila saudara sesama muslim memanggil kita maka wajib bagi kita untuk mendatanginya sepanjang bukan untuk tujuan maksiat. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberi Nasehat. Apabila saudara sesama muslim meminta nasehat kepada kita maka wajib bagi kita memberikan nasehat yang bermanfaat baginya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila dia bersin dan membaca Alhamdulillah, maka kita wajib mengucapkan Yarhakumullah (Semoga Allah Memberi rahmat kepadamu)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjenguk sesama muslim ketika sedang sakit. Hal ini dimaksudkan untuk mempeerat tali silaturrahim, meringankan deritanya serta mendoakan kesembuhannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengantarkan Jenasahnya. Ini merupakan hak terakhir saudara kita sesama muslim yaitu mengantarkan jenasahnya ke tempat peristirahatan ( Kuburan ).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-4203672471432650667?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/4203672471432650667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/hak-dasar-sesama-muslim.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4203672471432650667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4203672471432650667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/hak-dasar-sesama-muslim.html' title='Hak Dasar Sesama Muslim'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-4339770066533880832</id><published>2011-08-14T16:37:00.002+08:00</published><updated>2011-08-27T01:43:48.816+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa'/><title type='text'>Mencoba Makanan di Saat Puasa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/--bZqA8tQOo0/TkeHMlsukFI/AAAAAAAAAG4/we8pJlSvASk/s1600/coba+makan.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/--bZqA8tQOo0/TkeHMlsukFI/AAAAAAAAAG4/we8pJlSvASk/s1600/coba+makan.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puasa adalah menahan diri dari makan dan minum atau lapar dan dahaga mulai dari terbitnya Fajar sampai terbenamnya matahari. Demikianlah kira-kira pengertian puasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun walaupun kegiatan puasa adalah tidak makan dan minum di siang hari tetapi dapur ibu-ibu mesti tetap ngebul alias tidak puasa dalam menyiapkan buka puasa.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah disini kadang timbul pertanyaan "Apakah Ibu-ibu boleh mencoba masakannya saat Puasa?". Beberapa ulama menyatakan bahwa ibu-ibu boleh saja mencoba makanannya asalkan ludahnya tidak ditelan. Jadi setelah ibu-ibu mencoba rasanya segeralah meludah agar puasanya tidak batal. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-4339770066533880832?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/4339770066533880832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/mencoba-makanan-di-saat-puasa.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4339770066533880832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4339770066533880832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2011/08/mencoba-makanan-di-saat-puasa.html' title='Mencoba Makanan di Saat Puasa'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/--bZqA8tQOo0/TkeHMlsukFI/AAAAAAAAAG4/we8pJlSvASk/s72-c/coba+makan.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-6646949940206264416</id><published>2010-12-10T01:30:00.000+08:00</published><updated>2010-12-10T01:30:44.069+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abdullah bin Umar, khalifah yang terkenal sebagai pembangun Bait al Maqdis, suatu hari terserang oleh suatu penyakit. Para asistennya, sangat mengkhawatirkan umur khalifah karena penyakitnya itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata Allah SWT belum berkenan memanggil Abdullah keharibaanNya. Khalifah berangsur-angsur pulih. Setelah agak mendingan keadaannya, Abdullah berniat hendak menyantap ikan panggang. Khalifah kemudian mengutarakan keinginannya itu kepada salah seorang asistennya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Asisten yang setia itu, segera berusaha untuk memenuhi selera junjungannya. Ia pergi mencari ikan dan setelah mendapatkannya segera dipanggangnyalah ikan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abdullah bin Umar menghadapi ikan panggang yang baru saja diturunkan dari panggangannya. Aromanya begitu memikat, sehingga bertambah seleranya dan ingin segera menyantapnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam keadaan yang siap santap itu, tiba-tiba muncul seorang musafir yang tampak sangat kelaparan. Serta merta Abdullah menyuruh pembantunya untuk segera mengangkat hidangan yang ada di hadapannya itu kepada sang musafir. Merasa jerih payahnya tidak dinikmati oleh Abdullah, asisten itu protes. Ia keberatan kalau makanan tersebut diberikan kepada musafir tadi. " Tapi ini makanan yang dengan sengaja saya buatkan untuk tuan dan sesuai dengan pesanan tuan." " Wahai, pembantuku ! Tahukah kamu bila aku memakan makanan ini, maka sebetulnya itu aku lakukan karena aku suka. Karena aku menyenanginya. Tetapi, bila musafir itu memakannya, maka itu ia lakukan karena memang ia butuh. Jadi makanan itu lebih berharga bagi dia daripada untukku. Jangan lupa, Allah SWT berfirman : " Kalian sekali - kali tidaklah memperoleh kebajikan sehingga kalian menyedekahkan apa - apa yang kalian senangi ".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Dikutip dari Mutiara hikmah dalam 1001 kisah: 2)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-6646949940206264416?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/6646949940206264416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/12/perbedaan-kebutuhan-dan-keinginan.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6646949940206264416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6646949940206264416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/12/perbedaan-kebutuhan-dan-keinginan.html' title='Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-5249249502060389274</id><published>2010-11-03T20:45:00.001+08:00</published><updated>2010-11-03T20:48:36.199+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibadah'/><title type='text'>Berqurban Menurut Sunnah Nabi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak terasa ibadah qurban telah di depan mata. Ibadah qurban pada hari Raya Idul Adha merupakan salah satu ibadah yang menunjukkan manifestasi cinta kita pada sang Khalik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa ulama menyatakan bahwa berkurban itu lebih utama daripada sedekah yang nilainya sepadan. Bahkan lebih utama daripada membeli daging yang seharga atau bahkan yang lebih mahal dari harga binatang kurban tersebut kemudian daging tersebut disedekahkan. Sebab, tujuan yang terpenting dari berkurban itu adalah taqarrub kepada Allah melalui penyembelihan. (Asy Syarhul Mumti’ 7/521 dan Tuhfatul Maulud hal. 65)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hukum Berkurban&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para ulama berbeda pendapat tentang hukum berkurban, ada yang berpendapat wajib dan ada pula yang berpendapat sunnah mu’akkadah. Namun mereka sepakat bahwa amalan mulia ini memang disyariatkan. (Hasyiyah Asy Syarhul Mumti’ 7/519). Sehingga tak sepantasnya bagi seorang muslim yang mampu untuk meninggalkannya, karena amalan ini banyak mengandung unsur penghambaan diri kepada Allah, taqarrub, syiar kemuliaan Islam dan manfaat besar lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkurban Lebih Utama Daripada Sedekah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa ulama menyatakan bahwa berkurban itu lebih utama daripada sedekah yang nilainya sepadan. Bahkan lebih utama daripada membeli daging yang seharga atau bahkan yang lebih mahal dari harga binatang kurban tersebut kemudian daging tersebut disedekahkan. Sebab, tujuan yang terpenting dari berkurban itu adalah taqarrub kepada Allah melalui penyembelihan. (Asy Syarhul Mumti’ 7/521 dan Tuhfatul Maulud hal. 65)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perihal Binatang Kurban&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;a. Harus Dari Binatang Ternak&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Binatang ternak tersebut berupa unta, sapi, kambing ataupun domba. Hal ini sebagaimana firman Allah (artinya):&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah dirizkikan Allah kepada mereka.” (Al Hajj: 34)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika seseorang menyembelih binatang selain itu -walaupun harganya lebih mahal- maka tidak diperbolehkan. (Asy Syarhul Mumti’ 7/ 477 dan Al Majmu’ 8/222)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;b. Harus Mencapai Usia Musinnah dan Jadza’ah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini didasarkan sabda Nabi :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;لاَ تَذْبَحُوْا إِلاَّ مُسِنَّةً إِلاَّ أَنْ يَعْسُرَ عَلَيْكُمْ فَتَذْبَحُوْا جَذَعَةً مِنَ الضَّأْنِ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Janganlah kalian menyembelih kecuali setelah mencapai usia musinnah (usia yang cukup bagi unta, sapi dan kambing untuk disembelih, pen). Namun apabila kalian mengalami kesulitan, maka sembelihlah binatang yang telah mencapai usia jadza’ah (usia yang cukup, pen) dari domba.” (H.R. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena tidak ada ketentuan syar’i tentang batasan usia tersebut maka terjadilah perselisihan di kalangan para ulama. Akan tetapi pendapat yang paling banyak dipilih dan dikenal di kalangan mereka adalah: unta berusia 5 tahun, sapi berusia 2 tahun, kambing berusia 1 tahun dan domba berusia 6 bulan. Pendapat ini dipilih oleh Asy Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah di dalam Asy Syarhul Mumti’ 7/ 460.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;c. Tidak Cacat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Klasifikasi cacat sebagaimana disebutkan Nabi dalam sabdanya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;أَرْبَعٌ لاَتَجُوْزُ فِيْ اْلأَضَاحِي: اَلْعَوْرَاءُ اَلْبَيِّنُ عَوْرُهاَ وَاْلمَرِيْضَةُ اَلْبَيِّنُ مَرَضُهَا وَاْلعَرْجَاءُ اَلْبَيِّنُ ضِلْعُهَا وَاْلكَسِيْرُ -وَفِي لَفْظٍ- اَلْعَجْفَاءُ اَلَّتِي لاَ تُنْقِيْ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Empat bentuk cacat yang tidak boleh ada pada binatang kurban: buta sebelah yang jelas butanya, sakit yang jelas sakitnya, pincang yang jelas pincangnya dan kurus yang tidak bersumsum.” (H.R. Abu Dawud dan selainnya dengan sanad shahih)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lantas, diantara para ulama memberikan kesimpulan sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;o Kategori cacat (didalam As Sunnah) yang tidak boleh ada pada binatang kurban adalah empat bentuk tadi. Kemudian dikiaskan kepadanya, cacat yang semisal atau yang lebih parah dari empat bentuk tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;o Kategori cacat yang hukumnya makruh seperti terbakar atau robek telinga dan patah tanduk yang lebih dari setengah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;o Adapun cacat yang tidak teriwayatkan tentang larangannya -walaupun mengurangi kesempurnaan- maka ini masih diperbolehkan. (Asy Syarhul Mumti’ 7/476-477 dan selainnya)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun kategori yang ketiga ini diperbolehkan, namun sepantasnya bagi seorang muslim memperhatikan firman Allah (artinya):&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Kalian tidak akan meraih kebaikan sampai kalian menginfakkan apa-apa yang kalian cintai.” (Ali Imran : 92)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;d. Jenis Binatang Apa Yang Paling Utama?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para ulama berbeda pendapat tentang jenis binatang yang paling utama untuk dijadikan kurban. Hal ini disebabkan tidak adanya dalil yang shahih dan jelas yang menentukan jenis binatang yang paling utama, wallahu a’lam. Asy Syaikh Muhammad Amin Asy Syanqithi rahimahullah tidak menguatkan salah satu pendapat para ulama yang beliau sebutkan dalam kitab Adwa’ul Bayan 5/435, karena nampaknya masing-masing mereka memiliki alasan yang cukup kuat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hanya saja seseorang yang mau berkurban hendaknya memberikan yang terbaik dari apa yang dia mampu dan tidak meremehkan perkara ini. Allah mengingatkan (artinya):&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, berinfaklah dengan sebagian yang baik dari usaha kalian dan sebagian yang Kami tumbuhkan di bumi ini untuk kalian. Janganlah kalian memilih yang buruk lalu kalian infakkan padahal kalian sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata. Ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya dan Maha Terpuji.” (Al Baqarah: 267)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jumlah Binatang Kurban&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;a. Satu Kambing Mewakili Kurban Sekeluarga&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abu Ayyub Al Anshari Radhiallahu’anhu menuturkan: “Dahulu ada seseorang dimasa Rasulullah menyembelih seekor kambing untuk dirinya dan keluarganya.” (H.R. At Tirmidzi dan selainnya dengan sanad shahih)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;b. Satu Unta Atau Sapi Mewakili Kurban Tujuh Orang Dan Keluarganya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini dikemukakan Jabir bin Abdillah: “Kami dulu bersama Rasulullah pernah menyembelih seekor unta gemuk untuk tujuh orang dan seekor sapi untuk tujuh orang pula pada tahun Al Hudaibiyyah.” (H.R. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu Penyembelihan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;a. Awal Waktu&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yaitu setelah penyembelihan kurban yang dilakukan oleh imam (penguasa) kaum muslimin ditanah lapang. (H.R. Muslim). Apabila imam tidak melaksanakannya maka setelah ditunaikannya shalat ied. (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;b. Akhir waktu&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para ulama berbeda pendapat tentang akhir penyembelihan kurban. Ada yang berpendapat dua hari setelah ied, tiga hari setelah ied tersebut, hari ied itu sendiri (tentunya setelah tengelamnya matahari) dan hari akhir bulan Dzulhijjah. Perbedaan pendapat ini berlangsung seiring tidak adanya keterangan shahih dan jelas dari Nabi tentang batas akhir penyembelihan. Namun tampaknya dua pendapat pertama tadi cukuplah kuat. Wallahu a’lam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah sedikit ulasan tentang ibadah qurban, semoga kita mampu berqurban sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber : http://qurandansunnah.wordpress.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-5249249502060389274?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/5249249502060389274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/11/berqurban-menurut-sunnah-nabi.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5249249502060389274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5249249502060389274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/11/berqurban-menurut-sunnah-nabi.html' title='Berqurban Menurut Sunnah Nabi'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-3885375095562412469</id><published>2010-09-26T18:05:00.000+08:00</published><updated>2010-09-26T18:05:55.680+08:00</updated><title type='text'>Muslim Salafiah di Belanda</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TJ8a2FMR0pI/AAAAAAAAAGk/dlBT7FwE9VI/s1600/masjid_di_belanda_100924191902.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="144" src="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TJ8a2FMR0pI/AAAAAAAAAGk/dlBT7FwE9VI/s200/masjid_di_belanda_100924191902.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Muslim aliran Salafiah di Belanda menentang kekerasan. Mereka sangat  ortodoks tetapi tidak mau agama digunakan untuk menebar kekerasan.  Demikian hasil sebuah penelitian tentang aliran Salafiah di Belanda yang  dilakukan oleh Lembaga Studi Migrasi dan Etnik Universitas Amsterdam.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Para  peneliti menyimpulkan bahwa penganut aliran Salafiah adalah sebuah  'gerakan ortodoks biasa'. Pandangan mereka 'kaku dan sepihak' tetapi  tidak memerangi kehidupan bermasyarakat di Belanda. &lt;br /&gt;Mereka  justru mencari 'tempat dan posisi' di dalam masyarakat Belanda. Hal ini  dipersulit oleh kepercayaan mereka yang fanatik. Dalam prakteknya mereka  juga banyak menemukan kesulitan dalam mencari pekerjaan dan menempuh  studi. &lt;br /&gt;Organisasi dan masjid-masjid Salafiah sangat aktif  menyebarkan agama mereka. Mereka aktif menggelar ceramah dan kursus,  dalam bahasa Belanda. Itulah sebabnya mereka populer di kalangan remaja.  &lt;br /&gt;Pengikut aliran Salafiah di Belanda tidak saja terdiri dari  masyarakat pendatang asal Maroko tapi juga Somalia dan juga warga  Belanda. Kelompok pemuda ekstrim yang tertarik untuk melakukan Jihad  beroperasi di luar organisasi Salafiah.&lt;br /&gt;Para peneliti tidak bisa  memastikan berapa jumlah penganut aliran Salafiah di Belanda sekalipun  dalam prakteknya mereka tidak segan-segan untuk ikut serta dalam angket  dan jajak pendapat. Para peneliti berhasil menghitung jumlah total  pengikut aliran ortodoks Islam di Belanda. Yaitu antara 40 sampai 65  ribu. Menurut para peneliti kelompok ini 'peka terhadap aliran  Salafiah'.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber : Republika &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-3885375095562412469?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/3885375095562412469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/09/muslim-salafiah-di-belanda.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3885375095562412469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3885375095562412469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/09/muslim-salafiah-di-belanda.html' title='Muslim Salafiah di Belanda'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TJ8a2FMR0pI/AAAAAAAAAGk/dlBT7FwE9VI/s72-c/masjid_di_belanda_100924191902.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-3634685317701489429</id><published>2010-08-30T00:05:00.007+08:00</published><updated>2010-08-30T00:05:00.085+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lailatul Qadar'/><title type='text'>Doa di Malam Lailatul Qadar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/THiOPjR0sjI/AAAAAAAAAGY/CWRLvJvyCsk/s1600/doaaaaaaa.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/THiOPjR0sjI/AAAAAAAAAGY/CWRLvJvyCsk/s1600/doaaaaaaa.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pada artikel sebelumnya kita telah membahas tentang &lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2010/08/malam-lailaltul-qadar.html"&gt;keutamaan dan waktu datangnya malam Lailatul Qadar.&lt;/a&gt; Lalu pada kesempatan kali ini saya akan menampilkan tentang doa di Malam Lailatul Qadar beserta dengan tanda-tanda datangnya malam Lailatul Qadar. Apalagi nanti malam adalah sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tanda Malam &lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2010/08/malam-lailaltul-qadar.html"&gt;Lailatul Qadar&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(1) Udara dan angin  sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;لَيْلَةُ  القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ  الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Lailatul  qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas,  juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan  nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi. Haytsami mengatakan  periwayatnya adalah tsiqoh/terpercaya)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(2) Malaikat  menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan  merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada  hari-hari yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(3) Manusia dapat melihat malam  ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(4)  Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada  sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda yang artinya, “Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari  terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.”  (HR. Muslim) (Lihat Shohih Fiqh Sunnah II/149-150)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Do’a di Malam Lailatul Qadar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sangat dianjurkan untuk memperbanyak do’a pada lailatul qadar, lebih-lebih do’a yang dianjurkan oleh suri tauladan kita -Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam- sebagaimana terdapat dalam hadits dari Aisyah. Beliau radhiyallahu ‘anha berkata,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ « قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى »&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Katakan padaku wahai Rasulullah, apa pendapatmu, jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatul qadar. Apa yang aku katakan di dalamnya?” Beliau menjawab, “Katakanlah: ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ (artinya ‘Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku).” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Lihat Ash Shohihah)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga saja kita semua dapat menggapai nikmatnya malam Lailatul Qadar dengan i'tikaf di Masjid&amp;nbsp; dalam "Diklat Menuju Takwa". Amien.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-3634685317701489429?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/3634685317701489429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/08/doa-di-malam-lailatul-qadar.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3634685317701489429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3634685317701489429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/08/doa-di-malam-lailatul-qadar.html' title='Doa di Malam Lailatul Qadar'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/THiOPjR0sjI/AAAAAAAAAGY/CWRLvJvyCsk/s72-c/doaaaaaaa.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-1004133825235373613</id><published>2010-08-28T11:37:00.001+08:00</published><updated>2010-08-28T11:42:25.812+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lailatul Qadar'/><title type='text'>Malam Lailatul Qadar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/THiFb_XNs3I/AAAAAAAAAGU/FlNgOKsHVZ4/s1600/bulannnnnnnn.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="136" src="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/THiFb_XNs3I/AAAAAAAAAGU/FlNgOKsHVZ4/s200/bulannnnnnnn.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tak terasa telah 18 hari kita melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. itu artinya tak lama lagi kita akan bertemu dengan malam Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar (bahasa Arab: لَيْلَةِ الْقَدْرِ ) (malam ketetapan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadhan, yang dalam Al Qur'an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan sebagaimana digambarkan pada Surat Al Qadar, surat ke-97 dalam Al Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;[1] Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. [2] Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?  [3] &lt;b&gt;Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan&lt;/b&gt;. [4] Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. [5] Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. [QS Al Qadar: 1 - 5]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam surah Ad Dukhan dijelaskan pula sebagai malam yang penuh hikmah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;[3]Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. [4] Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, [5] (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul, [6] sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [QS Ad Dukhaan: 3 - 6]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Waktu Terjadinya Malam Lailatul Qadar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadinya lailatul qadar di tujuh malam terakhir bulan ramadhan itu lebih memungkinkan sebagaimana hadits dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ – يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ – فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekian dulu tulisan singkat tentang keutamaan dan waktu datangnya malam Lailatul Qadar. Wassalam &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-1004133825235373613?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/1004133825235373613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/08/malam-lailaltul-qadar.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1004133825235373613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1004133825235373613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/08/malam-lailaltul-qadar.html' title='Malam Lailatul Qadar'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/THiFb_XNs3I/AAAAAAAAAGU/FlNgOKsHVZ4/s72-c/bulannnnnnnn.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-933205747843971965</id><published>2010-08-10T08:00:00.000+08:00</published><updated>2010-08-10T08:00:01.455+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='intermezzo'/><title type='text'>SMS Menjelang Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TF2vJ8hjxUI/AAAAAAAAAGQ/irH8yWAFgKg/s1600/sms.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TF2vJ8hjxUI/AAAAAAAAAGQ/irH8yWAFgKg/s1600/sms.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada kebiasaan unik yang saat ini lagi mewabah di kalangan umat muslim Indonesia. Hape kita akan kebanjiran SMS permohonan maaf menjelang ramadhan. Status facebook, twitter dan email akan kebanjiran pula dengan permohonan maaf dari orang-orang yang kita kenal. Tapi tahukah anda mengapa orang saling meminta maaf menjelang Ramadhan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini didasari oleh doa Malaikat Jibril menjelang Ramadhan ( bulan sya'ban ) saat Rasulullah SAW khutbah Jumat “Ya Allah tolong abaikan puasa umat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Tidak memohon maaf kepada kedua orang tuanya (jika masih hidup). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami istri&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang disekitarnya&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Maka Rasulullah SAW pun mengatakan Amien sebanyak 3 kali. Betapa makbulnya doa tersebut yang diucapkan oleh malaikat saat Rasulullah SAW khutbah Jumat di bulan sya'ban dan di amini oleh Rasulullah SAW beserta sahabat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlepas dari segala pro kontra tentang hadist tersebut ( maklum saya bukan ulama ), pada kesempatan ini saya ingin meminta maaf kepada semua rekan Blogger atas segala kesalahan baik disengaja maupun tidak. Marhaban Yaa Ramadhan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-933205747843971965?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/933205747843971965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/08/sms-menjelang-ramadhan.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/933205747843971965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/933205747843971965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/08/sms-menjelang-ramadhan.html' title='SMS Menjelang Ramadhan'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TF2vJ8hjxUI/AAAAAAAAAGQ/irH8yWAFgKg/s72-c/sms.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-795292654907739992</id><published>2010-08-08T02:43:00.000+08:00</published><updated>2010-08-08T02:43:07.817+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Malaikat Turun di Ka'bah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TF2kZY5zsRI/AAAAAAAAAGM/RUayAduRbHQ/s1600/Video+Malaikat+Turun+di+Atas+Ka%E2%80%99bah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TF2kZY5zsRI/AAAAAAAAAGM/RUayAduRbHQ/s200/Video+Malaikat+Turun+di+Atas+Ka%E2%80%99bah.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Facebooker lagi heboh dengan Video penampakan ‘malaikat’ turun di Ka’bah . &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;Video YouTube&lt;/span&gt; ini diunggah oleh seseorang dengan nama akun richilayla satu tahun yang  lalu. Pada akun tersebut menunjukkan bahwa richilayla berusia 27 tahun dan berdomisili di Australia.  Pada gambar tertulis tanggal pengambilan yaitu pada 10/11/2008 pukul  08.51 waktu setempat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai umat muslim tentunya kita harus percaya bahwa malaikat selalu turun ke bumi. Bukan saja di Ka'bah tetapi diseluruh tempat di dunia ini. Agama Islam mengajarkan kepada umatnya untuk Beriman kepada Malaikat sebagai bagian dari rukun Iman.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang bersifat gaib, diciptakan  dari nur (cahaya), selalu taat, tunduk, dan patuh pada Allah SWT, tidak  pernah ingkar janji kepada-Nya, dan tidak membutuhkan makan dan minum  ataupun tidur. &lt;br /&gt;Mereka tidak mempunyai keinginan apa pun yang bersifat fisik dan juga  kebutuhan yang bersifat materiil. Mereka menghabiskan waktu siang dan  malam untuk mengabdi kepada Allah SWT.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Berdasarkan definisi diatas bahwa malaikat bersifat gaib sangat tidak mungkin rasanya bila malaikat dapat direkam oleh kamera video, apalagi di tanah suci Mekah. Oleh karena itu isu-isu menyesatkan yang tidak bertanggungjawab seperti itu tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-795292654907739992?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/795292654907739992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/08/malaikat-turun-di-kabah.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/795292654907739992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/795292654907739992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/08/malaikat-turun-di-kabah.html' title='Malaikat Turun di Ka&apos;bah'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TF2kZY5zsRI/AAAAAAAAAGM/RUayAduRbHQ/s72-c/Video+Malaikat+Turun+di+Atas+Ka%E2%80%99bah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-7287829907039254055</id><published>2010-07-27T00:09:00.001+08:00</published><updated>2010-07-27T00:14:46.287+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Buah Kejujuran Penjaga Kebun</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TE2y51JkEVI/AAAAAAAAAF0/6iXjWZawwGw/s1600/delima.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TE2y51JkEVI/AAAAAAAAAF0/6iXjWZawwGw/s1600/delima.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada kisah Islami kali ini kita akan membahas kisah tentang Mubarak. Seorang penjaga kebun Delima yang jujur. Suatu ketika pemilik kebun datang berkunjung bersama sahabatnya guna rekreasi sambil menikmati buah delima yang manis dikebunnya. Beliau memanggil Mubarak dan berkata "Tolong petikkan kami beberapa buah delima yang manis". Mubarakpun langsung melaksanakan perintah sang majikan dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, ketika majikannya mencicipi delima yang dipetik Mubarak, tak satupun yang manis. Semuanya masam. Sang majikan marah dan menanyai Mubarak, "Apa kamu tidak bisa membedakan delima yang manis dan yang masam?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Maaf tuan, selama ini Anda tak pernah mengizinkan saya makan buah delima di kebun ini, bagaimana saya bisa membedakan yang delima yang manis dan yang masam?," jawab Mubarak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sang tuan merasa kaget dan tak percaya, bertahun-tahun bekerja di kebun itu, tapi Mubarak tak pernah makan satu buahpun. Maka ia menanyakan hal itu kepada tetangga-tetangganya. Mereka semua menjawab, bahwa Mubarak memang tak pernah makan delima walaupun hanya sebuah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya beberapa hari kemudian sang majikan menemui Mubarak dan bertanya "Aku hanya punya seorang putri, dengan siapa aku harus menikahkannya?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mubarak menjawab dengan tenang, "Tuan, orang Yahudi menikahkan karena kekayaan, orang Nashrani menikahkan karena ketampanan, orang  Jahiliyah menikahkan karena nasab kebangsawanan, sedangkan orang Islam menikahkan karena ketakwaan. Tuan termasuk golongan mana silahkan tuan menikahkan putri tuan dengan cara mereka!"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemilik kebun itu berkata, "Demi Allah, aku hanya akan menikahkan putriku atas dasar ketakwaan. Dan aku belum mendapatkan laki-laki yang lebih bertakwa kepada Allah SWT melebihi dirimu. Maka aku akan menikahkan putriku denganmu."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Subhanallah, ternyata buah kejujuran penjaga kebun yang bernama Mubarak adalah dianugerahkan kebun beserta pemiliknya. Demikianlah balasan Allah SWT terhadap seseorang yang teguh meninggalkan sesuatu karena Allah SWT, maka Insya Allah akan digantikan dengan yang lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang Arab Badui menceritakan, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah memegang tanganku kamudian mengajariku sebagian yang telah Allah ajarkan padanya. Beliau bersabda,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئًا اتِّقَاءَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا أَعْطَاكَ اللَّهُ خَيْرًا مِنْهُ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sesungguhnya, tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena rasa takut kepada Allah 'Azza wa Jalla melainkan Allah akan memberikan kepadamu yang lebih baik darinya. " (HR. Ahmad)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari pernikahan Mubarak dengan putri majikannya lahirlah seorang Abdullah bin Mubarak seorang ulama besar, muhaddis ternama serta seorang dermawan yang kaya. Subhanallah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-7287829907039254055?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/7287829907039254055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/07/buah-kejujuran-penjaga-kebun.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7287829907039254055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7287829907039254055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/07/buah-kejujuran-penjaga-kebun.html' title='Buah Kejujuran Penjaga Kebun'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TE2y51JkEVI/AAAAAAAAAF0/6iXjWZawwGw/s72-c/delima.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-9071197980312583147</id><published>2010-07-23T00:00:00.008+08:00</published><updated>2010-07-24T03:00:01.762+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Gerakan Nasional Indonesia Sayang Anak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TEnmmYBw7BI/AAAAAAAAAFw/3gZD4KRYxPc/s1600/annnnnnnnnnnnnnnnnnn.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TEnmmYBw7BI/AAAAAAAAAFw/3gZD4KRYxPc/s200/annnnnnnnnnnnnnnnnnn.jpg" width="198" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ibnu Qayyim al-Jauziyah telah menyatakan tentang besarnya tanggung jawab mendidik anak, yaitu : “Barang siapa yang melalaikan pendidikan anaknya, yakni dengan tidak mengajarkan hal-hal yang bermanfaat,membiarkan mereka terlantar maka sesungguhnya dia telah berbuat yang sangat buruk”.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada postingan kolaborasi dengan tema Gerakan Nasional Indonesia Sayang Anak yang bersumber dari ajakan sobat sekaligus guru saya Bang Iwan maka saya ingin mengajak rekan-rekan untuk merenung. Apakah kita sebagai orangtua telah memenuhi kewajiban-kewajiban kita terhadap anak?. Soalnya selama ini banyak orangtua yang cenderung menuntut kewajiban anaknya tanpa melaksanakan kewajibannya sebagai orangtua.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Islam telah mengajarkan kepada kita mengenai hal-hal yang dilakukan untuk mencetak generasi penerus yang memiliki akhlak mulia. Beberapa kewajiban kita sebagai orangtua adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Memberikan nama yang baik untuk anak kita. karena nama merupakan doa bagi sang anak serta pada akhirat kelak seluruh umat manusia akan dipanggil berdasarkan nama yang berikan orangtuanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberikan pendidikan yang baik bagi sang anak. Makanya Islam menganjurkan memilih calon ayah/ibu berdasarkan wajah, harta, keturunan dan akhlak ( agamnya ). yang terakhir inilah yang paling diutamakan karena pada dasarnya anak yang baik akan tumbuh bila dibimbing dengan penuh kasih sayang oleh orangtuanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membiayai anak dari rezeki yang halal. Karena bila anak terbiasa makan dari yang haram maka sulit baginya untuk tumbuh dengan baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menikahkannya dengan pasangan yang baik.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah 4 kewajiban dasar kita sebagi orang tua dalam agama Islam. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anak adalah nikmat Allah SWT yang tak ternilai dan pemberian yang tak terhingga. Hari Anak Indonesia yang jatuh pada hari ini dengan tema Gerakan Nasional Indonesia Sayang Anak adalah momentum yang tepat bagi kita sebagai orangtua untuk mengoreksi sampai sejauh mana kita telah memberikan perhatian terhadap anak kita. Rasulullah SAW bersabda, “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya. Seorang imam adalah pemimpin dan dia akan ditanya tentang kepemimpinannya, dan seorang laki-laki adalah pemimpin dalam keluarganya dan dia akan ditanya akan kepemimpinannya” (Muttafaq ‘alaih).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam membimbing anak kita adalah :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Mendidik anak dengan penuh kasih sayang dengan tetap berlandaskan pada ajaran Agama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberikan kasih sayang yang besar dengan penuh keikhlasan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berusaha menjadi teladan yang baik bagi anak kita sehingga anak-anak tidak mencari teladan dari orang lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sabar menghadapi segala bentuk "kenakalan" yang kadang timbul pada saat anak memasuki masa transisi dari setiap tahapan perkembangannya menuju proses kedewasaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perhatikan minat dan bakat anak tanpa berusaha membentuk atau memaksakan anak kita untuk mengikuti keinginan kita yang kadang tidak sesuai bakatnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjadikan anak kita sebagai teman berdiskusi sehingga tatkala terjadi masalah anak tidak mencari penyelesaian diluar rumah ataupun curhat kepada orang lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengajarkan anak kita untuk bersedekah atau membagi rezeki kepada orang-orang yang kurang beruntung untuk menumbuhkan jiwa kepedulian sosial dalam dirinya. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendoakan anak untuk menjadi baik. Inilah yang paling penting, karena salah satu doa yang paling makbul adalah doa orangtua.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berusaha menjadi orangtua bagi semua anak. Walaupun anak kita telah dibimbing dengan baik tapi bergaul dengan lingkungan yang kurang baik tentubnya cepat atau lambat dapat terpengaruh juga. Tapi kalau kita menjadi orangtua bagi semua anak maka Insya Allah akn tercipta lingkungan yang sehat karena semua anggota masyarakat saling peduli satu sama lain dan kalu semua ini terwujud tak akan lagi anak-anak jalanan yang harus putus sekolah karena kekurangan biaya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin itu sedikit tips maupun ajakan dari saya untuk kita semua para orangtua. Marilah berp[astisipasi dalam Gerakan Nasional Indonesia Sayang Anak dengan berusaha menjadi Orang Tua bagi seluruh anak Indonesia terutama yang berada di lingkungan sekitar kita. Jika kita semua mampu mewujudkannya Insya Allah akan terbentuk Generasi Penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia yang memiliki kasih sayang terhadap sesamanya. Wassalam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://amriawan.blogspot.com/" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;" target="_blank"&gt;&lt;img height="40" src="http://i730.photobucket.com/albums/ww309/yuliawan/BANNERKOLABORASI.gif" style="height: 37px; width: 289px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-9071197980312583147?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/9071197980312583147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/07/gerakan-nasional-indonesia-sayang-anak.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/9071197980312583147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/9071197980312583147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/07/gerakan-nasional-indonesia-sayang-anak.html' title='Gerakan Nasional Indonesia Sayang Anak'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TEnmmYBw7BI/AAAAAAAAAFw/3gZD4KRYxPc/s72-c/annnnnnnnnnnnnnnnnnn.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-9203600102469049093</id><published>2010-07-19T20:10:00.001+08:00</published><updated>2010-07-19T20:13:16.885+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Cara Jitu Mendapatkan Bidadari</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TERBS6NuR6I/AAAAAAAAAFo/M3z1xPgPim4/s1600/bidadari.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TERBS6NuR6I/AAAAAAAAAFo/M3z1xPgPim4/s1600/bidadari.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pada kisah islami kali ini saya akan mengisahkan tentang cara jitu mendapatkan bidadari. Tentu saja cara ini berbeda dengan dongeng jaka tarub yang beristrikan bidadari. Tetapi kisah tentang seorang muslim yang sangat taat bernama Ibrahim yang sangat patuh pada perintah ibunya untuk "mendapatkan bidadari".&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu masa di kota Bashrah terdapat wanita ahli ibadah yang bernama Ummu Ibrahim al-Hasyimiyah. Saat itu&amp;nbsp; musuh Islam telah berhasil menyusup ke kantong-kantong perbatasan wilayah Islam sehingga para ulama menganjurkan umat muslim&amp;nbsp; untuk berjihad di jalan Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada saat itu Abdul Wahid bin Zaid al Bashri berdiri di tengah orang-orang berkhutbah menganjurkan mereka berjihad. Ditengah khutbahnya beliau mengisahkan tentang bidadari yang merupakan imbalan bagi sebagian penghuni surga, akibat amalannya diterima oleh Allah, amalan tersebut antara lain adalah jihad.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;'Abdul Wahid mendeskripsikan tentang bidadari dengan alunan kata-kata yang indah sebgai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gadis yang berjalan tenang dan berwibawa&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang yang menyifatkan memperoleh apa yang diungkapkannya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia diciptakan dari segala sesuatu yang baik nan harum&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segala sifat jahat telah dienyahkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah menghiasinya dengan wajah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;yang berhimpun padanya sifat-sifat kecantikan yang luar biasa&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Matanya bercelak demikian menggoda&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pipinya mencipratkan aroma kesturi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lemah gemulai berjalan di atas jalannya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seindah-indah yang dimiliki dan kegembiraan yang berbinar-binar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah kau melihat peminangnya mendengarkannya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika mengelilingkan piala dan bejana&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di taman yang elok yang kita dengar suaranya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap kali angin menerpa tangan itu, bau harumnya menyebar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia memanggilnya dengan cinta yang jujur&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hatinya terisi dengannya hingga melimpah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wahai kekasih aku tidak menginginkan selainnya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan cincin tunangan sebagai pembukanya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Janganlah kau seperti orang yang bersungguh-sungguh ke puncak hajatnya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian setelah itu ia meninggalkannya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak, orang yang lalai tidak akan bisa meminang wanita sepertiku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang meminang wanita sepertiku hanyalah orang yang merengek-rengek&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka sebagian orang bergerak pada sebagian yang lainnya, dan majelis itupun menjadi ramai dan gaduh. Kemudian Ummu Ibrahim yang mengikuti khutbah 'Abdul Wahid ini menyeruak dari tengah orang-orang seraya berkata kepada 'Abdul Wahid,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Wahai Abu 'Ubaid, bukankah engkau tahu anakku Ibrahim. Para pemuka Bashrah meminangnya untuk puteri-puteri mereka, tetapi aku memukul anakku ini di hadapan mereka. Demi Allah, gadis (bidadari) ini mencengangkanku dan aku meridhainya menjadi pengantin untuk puteraku. Ulangi lagi apa yang engkau sebutkan tentang kecantikannya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendengar hal itu ‘Abdul Wahid kembali menyifatkan bidadari, kemudian bersenandung:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wajahnya mengeluarkan cahaya yang kembali mengeluarkan cahaya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sendau guraunya seharum parfum dari parfum murni&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika menginjakkan sandalnya di atas pasir yang sangat gersang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;niscaya seluruh penjuru menjadi hijau, dengan tanpa hujan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tali yang mengikat pinggangnya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti ranting pohon Raihan yang berdaun hijau&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seandainya meludahkan air liurnya dilautan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Niscaya umat manusia merasakan segarnya meminum air lautan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang-orangpun menjadi semakin ramai, lalu Ummu Ibrahim maju seraya berkata kepada ‘Abdul Wahid,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Wahai Abu Ubaid, demi Allah, gadis ini mencengangkanku dan aku meridhainya sebagai pengantin bagi puteraku. Apakah engkau sudi menikahkan puteraku dengan gadis tersebut saat ini juga?, Ambilllah maharnya dariku sebanyak 10.000 dinar, serta bawalah putraku keluar bersamamu menuju peperangan itu. Mudah-mudahan Allah mengaruniakan syahadah (mati syahid) kepadanya, sehingga dia akan memberi syafa’at untukku dan untuk ayahnya pada hari Kiamat.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;‘Abdul Wahidpun menjawab, “Jika engkau melakukannya, niscaya engkau dan anakmu akan mendapatkan keberuntungan yang besar.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian Ummu Ibrahim memanggil puteranya, “Wahai Ibrahim!”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibrahimpun bergegas maju dari tengah orang-orang seraya mengatakan, “Aku penuhi panggilanmu, wahai ibu.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ummu Ibrahim berkata, “Wahai puteraku! Apakah engkau ridha dengan gadis (bidadari) ini sebagai isteri, dengan syarat engkau mengorbankan dirimu di jalan Allah dan tidak kembali dalam dosa-dosa?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemuda ini menjawab, “Ya, demi Allah wahai ibu, aku sangat ridha.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ummu Ibrahim berkata, “Ya Allah, aku menjadikan-Mu sebagai saksi bahwa aku telah menikahkan anakku ini dengan gadis ini dengan pengorbanannya di jalan-Mu dan tidak kembali dalam dosa. Maka, terimalah dariku, wahai sebaik-baik Penyayang.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian ibu ini pergi, lalu datang kembali dengan membawa 10.000 dinar seraya mengatakan, “Wahai Abu ‘Ubaid, ini adalah mahar gadis itu. Bersiaplah dengan mahar ini. “&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abu Ubaidpun menyiapkan para pejuang di jalan Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sang ibu kemudian pergi membelikan kuda yang baik untuk puteranya dan menyiapkan senjata untuknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian berangkatlah rombongan ‘Abdul Wahid yang didalamnya terdapat Ibrahim, ke medan perang. Bersamaan dengannya dibacakanlah QS. At-Taubah:111 yang artinya,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan Surga untuk mereka ...”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika sang ibu hendak berpisah dengan puteranya, maka ia menyerahkan kain kafan dan wangi-wangian kepadanya seraya mengatakan kepadanya, “Wahai anakku, jika engkau hendak bertemu dengan musuh, maka pakailah kain kafan ini dan gunakanlah wangi-wangian ini. Janganlah Allah melihatmu dalam keadaan lemah di jalan-Nya.” Kemudian ia memeluk puteranya dan mencium keningnya seraya mengatakan, “wahai anakku, Allah tidak mengumpulkan antara aku denganmu kecuali di hadapan-Nya pada hari Kiamat.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya marilah kita baca penuturan ‘Abdul Wahid&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;‘Abdul Wahid berkata, “Ketika kami sampai diperbatasan musuh, kemudian terompet pun ditiup, dan mulailah terjadi perang. Saat itu Ibrahim berperang di barisan terdepan. Ia membunuh musuh dalam jumlah yang besar, sampai musuh mengepungnya, kemudian membunuhnya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;‘Abdul Wahid berkata, “Ketika kami hendak kembali ke Bashrah, aku berkata kepada Sahabat-Sahabatku,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;‘Jangan kalian menceritakan kepada Ummu Ibrahim tentang berita yang menimpa puteranya sampai aku mengabarkan kepadanya dengan sebaik-baik hiburan. Sehingga ia tidak bersedih dan pahalanya tidak hilang.’&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika kami sampai di Bashrah, orang-orangpun keluar untuk menyambut kami, dan Ummu Ibrahim pun berada diantara mereka.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;‘Abdul Wahid berkata: “Ketika dia memandangku, ia bertanya, ‘Wahai Abu Ubaid, apakah hadiah dariku diterima sehingga aku diberi ucapan selamat, atau ditolak sehingga aku diberi belasungkawa?’&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akupun menjawab, ‘Hadiahmu telah diterima. Sesungguhnya Ibrahim hidup bersama orang-orang yang hidupdalam keadaan diberi rizki (insyaa Allah)’.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka ibu inipun tersungkur dalam keadaan bersujud kepada Allah karena bersyukur, dan mengatakan, ‘Segala puji bagi Allah yang tidak mengecewakanku dan menerima ibadah dariku.’ Kemudian ia pergi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keesokan harinya, Ummu Ibrahim datang ke masjid yang didalamnya terdapat ‘Abdul Wahid lalu dia berseru, ‘Assalaamu’alaikum wahai Abu ‘Ubaid, ada kabar gembira untukmu’. Selanjutnya dia berkata,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;‘Tadi malam aku bermimpi melihat puteraku, Ibrahim, di sebuah taman yang indah. Di atasnya terdapat kubah hijau, sedangkan dia berada di atas ranjang yang terbuat dari mutiara, dan kepalanya memakai mahkota. Ibrahim berkata,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Wahai ibu, bergembiralah. Sebab maharnya telah diterima dan aku bersanding dengan pengantin wanita.’”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah salah satu kisah ibu-ibu umat Islam terdahulu. Yang dia menyebabkan bangsa Arab dan umat Islam dahulu, menjadi bangsa yang kuat. Umat Islam dahulu menjadi umat yang mempunyai kewibawaan yang besar diantara umat-umat yang lain. Salah satunya adalah upaya dari ibu-ibu dengan menyiapkan anak-anaknya sebagai prajurit pembela Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Marilah para ibu, maupun calon ibu untuk mencontoh segala yang dilakukan oleh ibu-ibu umat Islam ini jaman terdahulu, yang selalu membantu suami dan anaknya dalam rangka mentaati Allah Subhanahu wa ta’ala.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah kisah islami kali ini, semoga kita bisa mengambil hikmahnya umtuk berjihad di jalan Allah SWT. Tapi tentu saja bukan jihad seperti yang dilakukan bom bunuh diri di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-9203600102469049093?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/9203600102469049093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/07/cara-jitu-mendapatkan-bidadari.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/9203600102469049093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/9203600102469049093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/07/cara-jitu-mendapatkan-bidadari.html' title='Cara Jitu Mendapatkan Bidadari'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TERBS6NuR6I/AAAAAAAAAFo/M3z1xPgPim4/s72-c/bidadari.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-8083972503256776525</id><published>2010-07-11T21:39:00.005+08:00</published><updated>2010-07-19T20:18:13.769+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='intermezzo'/><title type='text'>Trio Muslim Timnas Belanda</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TDnEd4JwrXI/AAAAAAAAAFY/TzI2TEdqtF8/s1600/robin.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TDnEd4JwrXI/AAAAAAAAAFY/TzI2TEdqtF8/s200/robin.png" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Piala Dunia 2010 akan sampai pada puncaknya dinihari nanti. Partai puncak akan mempertemukan total footbal ala Belanda melawan tikitaka dari Spanyol. Tapi pada kesempatan kali ini saya tidak akan mengulas tentang peluang kedua tim, melainkan membahas&amp;nbsp; trio muslim di timnas Belanda.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.&amp;nbsp;&lt;b&gt; Robin Van Persie&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tanggal Lahir :                             &lt;/b&gt;6 Agustus 1983&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tinggi :                             &lt;/b&gt;184 cm&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Nomor Punggung :                             &lt;/b&gt;9&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Posisi :                             &lt;/b&gt;Penyerang&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Klub Asal :                             &lt;/b&gt;Arsenal                             (ENG)                         &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Penampilan Bersama Timnas:                         &lt;/b&gt;50&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jumlah Gol Internasional:                         &lt;/b&gt;19&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Penampilan Timnas Pertama:                           Belanda : Rumania&lt;/b&gt;                            (4 Juni 2005)                         &lt;/li&gt;&amp;nbsp;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Robin adalah seorang mualaf. Pengenalannya pada Islam&amp;nbsp; karena persahabatannya  sejak kecil dengan penjaga sekolahnya yang keturunan&amp;nbsp; Maroko.Istrinya juga seorang muslim yang bernama Bouchra dan juga keturunan Maroko.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. &lt;b&gt;Khalid Boulahrouz &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TDnIPpLpOvI/AAAAAAAAAFk/HPonAN0BC8A/s1600/khalidddddddddddd.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TDnIPpLpOvI/AAAAAAAAAFk/HPonAN0BC8A/s200/khalidddddddddddd.png" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Date of Birth:                             &lt;/b&gt;28 December 1981&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Height:                             &lt;/b&gt;184 cm&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Shirt number:                             &lt;/b&gt;12&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Position:                             &lt;/b&gt;Defender&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Current club:                             &lt;/b&gt;VfB Stuttgart                             (GER)                         &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;International Caps:                         &lt;/b&gt;31&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;International Goals:                         &lt;/b&gt;0&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;First international:                           &lt;/b&gt;Netherlands                           -                           Liechtenstein                            (3 September 2004)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sumber : Fifa.com&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Khalid Boulahrouz&amp;nbsp; adalah seorang keturunan Maroko dan Muslim sejak kecil. Dia memiliki delapan saudara. Semenjak masih remaja ia belajar di akademi sepakbola Ajax dan Haarlem. Ketika ia berusia enam belas tahun ayahnya meninggal dan ia harus bertanggung jawab atas keluarganya. Di lapangan hijau, Khalid selalu mendapat julukan “Khalid The Cannibal” karena permainannya yang dapat menakutkan bagi setiap lawan-lawannya. Ia saat ini bermain di klub Bundesliga Jerman VfB Stuttgart.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada kisah duka yang dialami Khalid sewaktu memperkuat Timnas Belanda saat Euro 2008 Swiss, yaitu saat ia lebih memilih memperkuat tim oranye melawan Russia di perempat final. Saat itu istrinya, Sabia, melahirkan putrinya Annisa secara prematur di rumah sakit Lausanne, Belanda. Tak lama kemudian Annisa meninggal dunia. Atas kejadian itu para pemain Belanda kemudian memakai ban hitam di lengan mereka saat bertanding dengan Russia. Pada Maret 2010, Allah mengkaruniai Khalid dan Sabia seorang putri yang sehat dan cantik bernama Amaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.&amp;nbsp;&lt;b&gt; Ibrahim Afellay&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TDnHlDpAG_I/AAAAAAAAAFg/9Tx35gfFffU/s1600/ibrahim.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TDnHlDpAG_I/AAAAAAAAAFg/9Tx35gfFffU/s200/ibrahim.png" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Date of Birth:                             &lt;/b&gt;2 April 1986&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Height:                             &lt;/b&gt;184 cm&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Shirt number:                             &lt;/b&gt;20&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Position:                             &lt;/b&gt;Midfielder&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Current club:                             &lt;/b&gt;PSV Eindhoven                             (NED)                         &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;International Caps:                         &lt;/b&gt;26&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;International Goals:                         &lt;/b&gt;0&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;First international:                           &lt;/b&gt;Slovenia                           -                           Netherlands                            (28 March 2007)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;sumber (Fifa.com) &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibrahim  berasal dari keluarga Maroko Muslim yang telah lama menetap di Belanda.  Ia memulai karir sepakbola di klub amatir USV Elinkwijk di Utrecht. Saat  ini ia bermain pada klub Eredivisie Belanda PSV Eindhoven. Dia dianggap  sebagai salah satu talenta muda paling bersinar pada sepakbola Belanda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada  tahun 2007, Ibrahim dianugerahi Johan Cruijff Award untuk “Young Player  of the Year” di Belanda. Pelatih Belanda saat itu Marco Van Basten yang  melihat talentanya kemudian langsung menariknya ke timnas untuk  memperkuat tim oranye pada laga Euro 2008 Swiss.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah profil singkat trio muslim Timnas Belanda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-8083972503256776525?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/8083972503256776525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/07/trio-muslim-timnas-belanda.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8083972503256776525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8083972503256776525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/07/trio-muslim-timnas-belanda.html' title='Trio Muslim Timnas Belanda'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TDnEd4JwrXI/AAAAAAAAAFY/TzI2TEdqtF8/s72-c/robin.png' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-1774438968475885988</id><published>2010-07-07T20:34:00.003+08:00</published><updated>2010-07-07T20:37:52.925+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Janji Bertemu Di Surga</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TDR0S9DbK8I/AAAAAAAAAFU/h9hRVCqhgbs/s1600/cinta.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TDR0S9DbK8I/AAAAAAAAAFU/h9hRVCqhgbs/s1600/cinta.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja' bin Amr An-Nakha'i, ia berkata, "Adalah di Kufah, terdapat pemuda tampan, dia sangat rajin dan taat. Suatu waktu dia berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha'. Dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata cintanya pada si wanita cantik tak bertepuk sebelah tangan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karena sudah jatuh cinta, akhirnya pemuda itu mengutus seseorang untuk melamar gadis tersebut. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah dojodohkan dengan sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar. Si wanita akhirnya mengirim pesan lewat seseorang untuk si pemuda, bunyinya, 'Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku di rumahku'. Dijawab oleh pemuda tadi melalui orang suruhannya, 'Aku tidak setuju dengan dua alternatif itu, "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabbku akan adzab yang akan menimpaku pada hari yang besar." (Yunus:15)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku takut pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobaranya.'&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata, "Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah? Demi Allah, tak ada seseorang yang lebih berhak untuk bertaqwa kepada Allah dari orang lain. Semua hamba sama-sama berhak untuk itu." Kemudian dia meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan-perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu pada sang pemuda. Tubuhnya mulai kurus karena menahan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal dunia karenanya. Dan pemuda itu seringkali berziarah ke kuburnya, Dia menangis dan mendo'akanya. Suatu waktu dia tertidur di atas kuburanya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya dengan penampilan yang sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya, "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah meninggal?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia menjawab, "Sebaik-baik cinta wahai orang yang bertanya, adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat mengiring menuju kebaikan."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemuda itu bertanya, "Jika demikian, kemanakah kau menuju?" Dia jawab, "Aku sekarang menuju pada kenikmatan dan kehidupan yang tak berakhir. Di Surga kekekalan yang dapat kumiliki dan tidak akan pernah rusak."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemuda itu berkata, "Aku harap kau selalu ingat padaku di sana, sebab aku di sini juga tidak melupakanmu." Dia jawab, "Demi Allah, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku meminta kepada Tuhanku dan Tuhanmu (Allah SWT) agar kita nanti bisa dikumpulkan. Maka, bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Si pemuda bertanya, "Kapan aku bisa melihatmu?" Jawab si wanita: "Tak lama lagi kau akan datang melihat kami." Tujuh hari setelah mimpi itu berlalu, si pemuda dipanggil oleh Allah menuju kehadiratNya, meninggal dunia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah sebuah kisah cinta yang agung dengan berdasarkan janji bertemu di surga. Akankah kita mampu mewujudkannya dengan pasangan masing-masing?. Wassalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-1774438968475885988?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/1774438968475885988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/07/janji-bertemu-di-surga.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1774438968475885988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1774438968475885988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/07/janji-bertemu-di-surga.html' title='Janji Bertemu Di Surga'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TDR0S9DbK8I/AAAAAAAAAFU/h9hRVCqhgbs/s72-c/cinta.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-5008322521699984270</id><published>2010-06-26T08:01:00.001+08:00</published><updated>2010-07-19T20:16:31.837+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Faedah Meninggalkan Zinah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TERCEu0JoZI/AAAAAAAAAFs/E47HPTlx2_U/s1600/xinahhhh.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TERCEu0JoZI/AAAAAAAAAFs/E47HPTlx2_U/s1600/xinahhhh.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ada seorang pemuda yang kerjanya menjual kain. Setiap hari dia memikul kain-kain dagangannya dan berkeliling dari rumah ke rumah. Kain dagangan pemuda ini di kenal dengan nama "Faraqna" oleh orang-orang. Walau pun pekerjaannya sebagai pedagang, tetapi pemuda ini sangat tampan dan bertubuh tegap, setiap orang yang melihat pati menyenanginya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu hari, saat dia berkeliling melewati jalan-jalan besat, gang-gang kecil dan rumah-rumah penduduk sambil berteriak menawarkan dagangannya : "faraqna-faraqna", tiba-tiba ada seorang wanita yang melihatanya. Si wanita itu memanggil dan dia pun menghampirinya. Dia dipersilakan masuk kedalam rumah. Di sini si wanita terpesona melihat ketampanannya dan tumbuhlah rasa cinta dalam hatinya. Lalu si wanita itu berkata : "Aku memanggilmu tidak untuk membeli daganganmu tetapi aku memanggilmu karena kecintaanku kepadamu. Dan dirumah ini sekarang kosong. " Selanjutnya, si wanita ini membujuk dan merayunya agar mau berbuat sesuatu dengan dirinya. Pemuda ini menolak, bahkan dia mengingatkan si wanita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menakut-nakuti dengan azab yang pedih di sisiNya. Tetapi sayang, nasehat itu tidak membuahkan hasil apa-apa, bahkan sebaliknya, si wanita makin berhasrat. Dan memang biasa, orang itu senang dan penasaran dengan hal-hal yang dilarang... Akhirnya, karena si pemuda ini tidak mau melakukan yang haram, si wanita malah mengancam, katanya: "Bila engkau tidak mau menuruti perintahku, aku berteriak pada semua orang dan aku katakan kepada mereka, bahwa engkau telah masuk ke dalam rumahku dan ingin merenggut kesucianku. Dan mereka akan mempercayaiku karena engkau telah berada dalam rumahku, dan sama sekali mereka tidak akan mencurigaiku." Setelah si pemuda itu melihat betapa si wanita itu terlalu memaksa untuk mengikuti keinginannya berbuat dosa, akhirnya dia berkata: "Baiklah, apakah engkau mengizinkan aku untuk ke kamar mandi agar bisa membersihkan diri dulu?" Betapa gembiranya si wanita mendengar jawaban ini, dia mengira bahwa keinginannya sebentar lagi akan terpenuhi. Dengan penuh semangat dia menjawab : "Bagaimana tidak wahai kekasih dan buah hatiku, ini adalah sebuah ide yang bagus."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian masuklah si pemuda itu ke kamar mandi, sementara tubuhnya gemetar karena takut dirinya terjerumus dalam kubangan maksiat. Sebab, wanita itu adalah perangkap syaitan dan tidak ada seorang laki-laki yang menyendiri bersama seorang wanita kecuali syaitan dari pihak ketiga. "Ya Allah, apa yang harus aku perbuat. Berilah aku petunjukMu, Wahai Dzat yang memberi petunjuk bagi orang-orang yang bingung ." Tiba-tiba, timbullah ide dalam benaknya." Aku tahu benar, bahwa termasuk salah satu kelompok yang akan dinaungi oleh Allah dalam naunganNya pada hari yang tidak ada naungan saat itu kecuali naunganNya adalah seorang laki-laki yang diajak berbuat mesum oleh wanita yang mempunyai kedudukan tinggi dan wajah yang cantik, kemudian dia berkata: "Aku takut kepada Allah." Dan aku yakin bahwa orang yang meninggalkan sesuatu karena takut kepadaNya, pasti akan mendapat ganti yang lebih baik... dan seringkali satu keinginan syahwat itu akan penyesalan seumur hidup... Apa yang akan aku dapatkan dari perbuatan maksiat ini selain Allah akan mengangkat cahaya dan nikmatnya iman dari hatiku... Tidak... tidak... Aku tidak akan mengerjakan perbuatan yang haram... Tetapi apa yang akan harus aku kerjakan. Apakah aku harus melemparkan diri dari jendela ini? Tidak bisa, jendela itu tertutup rapat dan sulit dibuka. Kalau begitu aku harus mengolesi tubuhku dengan kotoran yang ada di WC ini, dengan harapan, bila nanti dia melihatku dalam kedaan begini, dia akan jijik dan akan membiarkanku pergi." Ternyata memang benar, ide yang terakhir ini yang dia jalankan. Dia mulai mengolesi tubunya dengan yang ada di situ. Memang menjijikkan. Setelah itu dia menangis dan berkata: "Ya Rabbi, hai Tuhanku, perasaan takutku kepadaMu itulah yang mendorongku melakukan hal ini. Oleh karena itu, karuniakan untukku 'kebaikan' sebagai gantinya." Kemudian dia keluardari kamar mandi, tatkala melihatnya dalam keadaan demikian, si wanita itu berteriak : "keluar kau hai orang gila!" Dia pun cepat-cepat keluar dengan perasaan takut diketahui orang-orang, jika mereka tahu, pasti akan berkomentar macam-macam tentang dirinya. Dia mengambil barang-barang dagangannya kemudian pergi berlalu, sementara orang-orang tertawa melihatnya. Akhirnya dia tiba dirumahnya , di situ dia bernapas lega. lalu menanggalkan pakaiannya, masuk kamar mandi dan mandi membersihkan tubuhnya dengan sebersih-bersihnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian apa yang terjadi? Adakah Allah akan membiarkan hamba dan waliNya begitu saja? Tidak... Ternyata, ketika dia keluar dari kamar mandi, Allah SWT memberikan untuknya sebuah karunia yang besar, yang tetap melekat di tubuhnya sampai dia meninggal dunia, bahkan sampai setelah dia meninggal. Allah telah memberikan untuknya aroma yang harum semerbak yang tercium dari tubuhnya. Semua orang dapat mencium aroma tersebut dari jarak beberapa meter. Sampai akhirnya dia memdapat julukan "Al-miski" (yang harum seperti kasturi). Subhanallah, memang benar, Allah telah memberikan untuknya sebagai ganti dari kotoran yang dapat hilang dalam sekejap dengan aroma wangi yang dapat tercium sepanjang masa. Ketika pemuda itu meninggal dan dikuburkan, mereka tulis diatas kuburanya "Ini kuburan Al-Misky", dan banyak orang yang menziarahinya. Itulah faedah meninggalkan zinah karena kecintaan pada Allah SWT.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, sebagai muslim yang baik marilah kita senantiasa menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi laranganNYA. Insya Allah kita akan mendapatkan balasan yang baik dari Allah SWT.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-5008322521699984270?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/5008322521699984270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/06/faedah-meninggalkan-zinah.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5008322521699984270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5008322521699984270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/06/faedah-meninggalkan-zinah.html' title='Faedah Meninggalkan Zinah'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TERCEu0JoZI/AAAAAAAAAFs/E47HPTlx2_U/s72-c/xinahhhh.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-4106124240858926922</id><published>2010-06-13T15:55:00.001+08:00</published><updated>2010-06-13T16:53:17.718+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Orang Beriman Selalu Menepati Janji</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu hari, pada masa pemerintahan Khalifah Umar, ketika Umar sedang duduk-duduk dengan para sahabatnya, tiga pemuda bangsawan yang tampan memasuki majelisnya. Dua orang di antaranya berkata, “Kami berdua bersaudara. Ketika ayah kami sedang bekerja di ladangnya, dia dibunuh oleh pemuda ini, yang sekarang kami bawa kepada tuan untuk diadili. Hukumlah dia sesuai dengan Kitabullah.” Khalifah ‘Umar menatap orang yang ketiga dan memintanya untuk berbicara.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Walaupun di sana tidak ada saksi sama sekali, Allah, Yang selalu Hadir, mengetahui bahwa mereka berdua berkata yang sebenr-benarnya, ” kata si tertuduh itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Aku sangat menyesal ayah mereka terbunuh di tanganku. Aku orang dusun. Aku tiba di Madinah tadi pagi untuk berziarah ke makam Rasullulah saw. Di pinggir kota, aku turun dari kudaku untuk menyucikan diri dan berwudhu. Kudaku mulai memakan ranting-ranting pohon kurma yang bergelantungan melewati tembok. Segera setelah aku melihatnya, aku menarik kuda menjahui ranting-ranting tersebut. Pada saat itu juga, seorang laki-laki tua yang sedang marah mendekatiku dengan membawa sebuah batu yang besar. Dia melemparkan batu itu ke kepala kidaku, dan kudaku langsung mati. Karena itu aku sangat menyayangi kuda itu, aku kehilangan kendali diri. Aku mengambil batu itu dan melemparkannya kembali ke orang tersebut. Dia roboh dan meninggal. Jika aku ingin melarikan diri, aku dapat saja melakukannya, tetapi kemana? Jika aku tidak mendapatkan hukuman di sini, di dunia ini, aku pasti akan mendapatkan hukuman yang abadi di akhirat nanti. Aku tidak bermaksud membunuh orang itu, tetapi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kenyataannya dia mati di tanganku. Sekarang tuanlah yang berhak mengadili aku.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Khalifah berkata, “Engkau telah melakukan membunuh. Menurut hukum Islam, engkau harus menerima hukuman yang setimpal dengan apa yang telah engkau lakukan.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun pernyataan itu berati satu pengumuman kematian, pemuda itu tetap bersabar; dan dengan tenang dia berkata, “Kalau begitu, laksanakanlah. Namun, aku menanggung satu tanggung jawab untuk menyimpan harta kekayaan anak yatim yang harus aku serahkan kepadanya bial ia telah cukup umur. Aku menyimpan harta tersebut di dalam tanah agar aman. Tak ada seorangpun yang tahu letaknya kecuali aku. Sekarang aku harus menggakinya dan menyerahkan harta tersebut kepada pengawasan orang lain. Kalau tidak, anak yatim itu akan kehikangan haknya. Beri aku tiga hari untuk pergi ke desaku dan menyelesaikan masalah ini.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Umar menjawab, “Permintaanmu tidak dapat dipenuhi kecuali ada orang lain yang bersedia menggatikanmu dan menjadi jaminan untuk nyawamu.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Wahai Amirul Mukminin,” kata pemuda tersebut, “Aku dapat melarikan diri sebelumnya jika aku mau. hatiku sarat dengan rasa takut kepada Allah; yakinlah bahwa aku akan kembali.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Khalifah menolak permintaan itu atas dasar hukum. Pemuda itu memandang kepada para pengkut Rasullulah saw, yang mulia yang berkerumun di sekeliling khalifah. Dengan memilih secara acak, ia menunjuk Abu Dzar Al-Ghifari dan berkata, “Orang ini akan menjadi jaminan bagiku.” Abu Dzar adalah salah satu saeorang sahabat Rasulullah saw, yang paling dicintai dan disegani. Tanpa keraguan sedikit pun, Abu Dzar setuju untuk menggantikan pemuda itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Si tertuduh pun dibebaskan untuk sementara waktu. Pada hari ketiga, kedua penggugat itu kembali ke sidang khalifah. Abu Dzar ada di sana, tetapi tertuduh itu tidak ada. Kedua penuduh itu berkata: “Wahai Abu Dzar, anda bersedia menjadi jaminan bagi seseorang yang tidak anda kenal. Seandainya dia tidak kembali, kami tidal akan pergi tanpa menerima pengganti darah ayah kami.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Khalifah berkata: “Sungguh, bila pemuda itu tidak kembali, kita harus melaksanakan hukuman itu kepada Abu Dzar.” Mendengar kata-kata tersebut, setiap orang yang hadir di sana mulai menangis, karena Abu Dzar, orang yang berakhlak sempurna dan bertingkah laku sangat terpuji, merupakan cahaya dan inpirasi bagi semua penduduk Madinah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika hari ketiga itu mulai berakhir, kegemparan, kesedihan dan kekaguman orang-orang mencapai puncaknya. Tiba-tiba pemuda itu muncul. Dia datang dengan berlari dan dalam keadaan penat, berdebu dan berkeringat. “Aku mohon maaf karena telah membuat Anda khawatir,” dia berkata terengah-engah, “Maafkan aku karena baru tiba pada menit terakhir. Terlalu banyak yang harus aku kerjakan. Padang pasir sangatlah panas dan perjakanan ini teramat panjang. Sekarang aku telah siap, laksanakanlah hukumanku.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian dia berpaling kepada kerumunan massa dan berkata, “Orang yang beriman selalu menepati ucapannya. Orang yang tidak dapat menepati kata-katanya sendiri adalah orang munafik. Siapakah yang dapat melarikan diri dari kematian, yang pasti akan datang cepat atau lambat? Apakah saudara-saudara berpikir bahwa aku akan menghilang dan membuat orang-orang berkata, “Orang-orang Islam tidak kagi menepati ucapannya sendiri?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kerumunan massa itu kemudian berpaking kepada Abu Dzr dan bertanya apakah ia sudah mengetahui sifat yang terpuji dari pemuda tersebut. Abu Dzar menjawa, “Tidak, sama sekali. Tetapi, saya tidak merasa mampu untuk menolaknya ketika dia memilih saya, karena hal itu sesuai dengan asas-asas kemuliaan. Haruskah saya menjadi orang yang membuat rakyat berkata bahwa tak ada lagi perasaan haru dan kasih sayang yang tersisa dalam Islam?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hati dan perasaan kedua penuduh itu tersentuh dan bergetar. Mereka lalu menarik tuduhannya, seraya berkata, “Apakah kami harus menjadi orang yang membuat rakyat berkata bahwa tiada lagi rasa belas kasihan di dalam Islam?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber : http://jaen2006.wordpress.com &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-4106124240858926922?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/4106124240858926922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/06/orang-beriman-selalu-menepati-janji.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4106124240858926922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4106124240858926922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/06/orang-beriman-selalu-menepati-janji.html' title='Orang Beriman Selalu Menepati Janji'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-5871436200630114364</id><published>2010-06-05T10:04:00.001+08:00</published><updated>2010-06-15T15:41:52.253+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>Takluknya Sang Playboy</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TAmwpZYnDlI/AAAAAAAAAFA/gbEVbOKNqqA/s1600/playboy222.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TAmwpZYnDlI/AAAAAAAAAFA/gbEVbOKNqqA/s320/playboy222.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wajah sepupuku yang satu ini memang sangat tampan. Bila diperhatikan wajahnya tak kalah ganteng dari Bertrand ataupun Christian Sugiono. Mungkin pengaruh nama yang diberikan orangtuanya yaitu Yusuf mirip nama seorang nabi yang terkenal karena keelokan parasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yusuf tumbuh menjadi anak yang sangat tampan dengan rambut gondrong semakin menambah ketampanannya di mata kaum Hawa. Pernah suatu ketika kami makan di fast food yang terkenal di salah satu Mall di Makassar, belum sampai lima menit, pelayan membawakan secarik kertas berisi nama dan nomor hp seorang gadis yang tak jauh dari tempat duduk kami.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu persatu cewek memang bertekuk lutut dihadapannya, saking banyaknya dia pernah memacari lima orang gadis sekaligus. Semuanya berwajah cantik dan rela berkorban apa saja buat sang playboy. Namun seiring perjalanan waktu Yusuf mulai sadar akan kekeliruannya di masa lalu yang berhenti sekolah waktu SMP sementara dia mulai berpikir untuk mencari pekerjaan yang mapan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua hasil jerih payahnya mencari nafkah dibelikan ijazah palsu dan berangkat ke Bali dengan tujuan mencari nafkah. Sebagai orang terdekatnya berkali-kali saya melarangnya tapi dia nekad juga.Hampir Lima bulan disana dia tidak mendapatkan kerja apa-apa dan hampir saja tergoda untuk menjadi "cowboys in paradise".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya dia kembali ke Makassar tanpa membawa apa-apa selain hutang kepada beberapa orang. Diapun mulai mencari jalan keluar dan mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Setelah bergonta-ganti gabung dengan kajian Islam akhirnya dia menemukan jalan menjadi Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Melalui organisasi ini pula beliau mendapatkan jodoh karena iman kepada Allah SWT.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah SWT menerima takluknya sang playboy dengan memberinya hidayah dan kemantapan iman. Sebagi bukti bahwa apabila kita bersandar kepada Allah SWT, Insya Allah selalu ada jalan keluar dari kesulitan. Setelah menikah Yusuf pun mendapat kepercayaan dari seorang sahabat untuk menjualkan barangnya keliling daerah. Alhamdulillah sekarang mantan playboy itu telah mampu berdikari dengan melepaskan dari dari pemberi modal dan menjadikannya rekan bisnis. Semoga engkau tetao istiqamah di jalan Allah SWT hingga akhir hayat. Amien.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada dua hikmah yang bisa dipetik dari kisah nyata diatas :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pintu tobat dankasih sayang Allah SWT selalu terbuka bagi hamba_NYA sebelum nafas sampai di tenggorokan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pintu rezki akan semakin terbuka dengan pernikahan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah kisah Islami kali ini sebagai bahan renungan, semoga bermanfaat bagi kita semua. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-5871436200630114364?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/5871436200630114364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/06/takluknya-sang-palyboy.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5871436200630114364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5871436200630114364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/06/takluknya-sang-palyboy.html' title='Takluknya Sang Playboy'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TAmwpZYnDlI/AAAAAAAAAFA/gbEVbOKNqqA/s72-c/playboy222.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-6713672574131665991</id><published>2010-06-01T13:06:00.000+08:00</published><updated>2010-06-01T13:06:14.900+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muamalat'/><title type='text'>Memotong (Menyembelih) Hewan Secara Islami</title><content type='html'>Tadi pagi merupakan hari istimewa bagiku. Soalnya hari ini adalah pertama kalinya mempraktekkan selama ini teori tentang tatacara menyembelih hewan secara Islami. Akhirnya timbul ide untuk membuat postingan tentang tatacara menyembelih hewan secara Islami.&lt;br /&gt;Cara menyembelih hewan dalam Islam dikenal dengan dua cara yaitu :&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dzabh (menyembelih dengan posisi hewan berbaring) yaitu memotong tenggorokan, kerongkongan dan dua urat lehernya. Adapun tatacaranya adalah hewan dibaringkan pada sisinya yang sebelah kiri dan menghadap ke kiblat setelah menyiapkan pisau (alat penyembelihan ) yang tajam lalu kita membaca Bismillah wallahuakbar atau bismillah saja sesuai sesuai Firman Allah SWT&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; … وَلا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “ Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika&amp;nbsp; menyembelihnya ….” (QS. Al An’am : 121). Setelah itu kita meletakkan pisau pada hewan sembelihan dan memotong tenggorokan, kerongkongan dan urat lehernya dalam satu gerakan.&lt;br /&gt;2. Nahr ( menyembelih dengan posisi hewan berdiri ) yaitu menusuk unta pada tempat menggantungkan kalung pada leher agar alat penyembelihan dapat mencapai hati sehingga binatang yang disembelih mati dengan cepat. &lt;br /&gt;Adapun tatacaranya adalah penyembelih mengikat kaki kiri depan unta dan dalam keadaan berdiri kemudian penyembelih menusuk leher unta dengan membaca Bismillahwallahu akbar. Penyembelih terus menusuk unta sampai tembus ke hatinya hingga unta mati.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TASVF4GbIZI/AAAAAAAAAE4/fVHxTUe4qL8/s1600/Image00004.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="298" src="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TASVF4GbIZI/AAAAAAAAAE4/fVHxTUe4qL8/s400/Image00004.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Demikianlah tatacara menyembelih hewan secara Islami semoga bermanfaat bagi kita semua. Wassalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-6713672574131665991?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/6713672574131665991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/06/memotong-menyembelih-hewan-secara.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6713672574131665991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6713672574131665991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/06/memotong-menyembelih-hewan-secara.html' title='Memotong (Menyembelih) Hewan Secara Islami'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/TASVF4GbIZI/AAAAAAAAAE4/fVHxTUe4qL8/s72-c/Image00004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-2330338357540911779</id><published>2010-05-27T13:59:00.005+08:00</published><updated>2010-05-27T14:02:23.590+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Bidadari Khusus Untuk Umar Ra</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu khulafaur Rasyidin yang  terkenal adalah Umar r.a. Sejak beliau memeluk Islam, umat muslim mulai  berani menampakkan keislamannya. Sejak beliau masuk Islam, maka umat  muslim terang-terangan melakukan ibadah dengan bebas, sebab kaum kafir  Quraisy sangat takut pada umar r.a.&lt;br /&gt;Selain hal tersebut, umar r.a  adalah salah satu sahabat yang menyebabkan turunnya beberapa ayat Al  Quran sebagai jawaban atas pertanyaan beliau. Ayat tentang hijab dan  bolehnya berhubungan dengan Isteri di malam bulan ramadhan adalah salah  satu contohnya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karena keistimewaan umar r.a tersebut, maka Allah  SWT menciptakan &lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/wanita-dunia-lebih-utama-dari-bidadari.html"&gt;bidadari &lt;/a&gt;khusus untuk umar r.a di surga. Hal ini  diceritakan oleh Rasulullah SAW tatkala beliau malakukan perjalanan  mir'aj. Pada saat di surga beliau melihat bidadari yang sedang  bercengkrama. namun ada seorang bidadari yang special dan berbeda dengan  lainnya yang tampak menyendiri dan sangat pemalu. Maka nabi Muhammad  SAW bertanya kepada Jibril as "siapakah bidadari itu dan mengapa dia  menyendiri" maka malaikat Jibril menjawab " Bidadari itu khusus  diciptakan untuk sahabatmu umar r.a. Pernah suatu ketika ia membayangkan  tentang keindahan surga yang engkau ceritakan. Beliau menginginkan  bidadari yang berbeda dengan bidadari yang lainnya. Beliau menginginkan  bidadari yang berkulit hitam manis, bagian atas matnya berwarna biru dan  bagian bawah matanya berwarna merah serta memiliki sifat yang pemalu.  Mengetahui keinginan umar r.a maka ALLAH SWT langsung menciptakan  bidadari khusus untuknya sebagai balasan atas ketakwaannya.&lt;br /&gt;Demikianlah balasan Allah SWT tehadap hambaNYA yang sangat taat pada perintahNYA. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-2330338357540911779?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/2330338357540911779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/bidadari-khusu-untuk-umar-ra.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2330338357540911779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2330338357540911779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/bidadari-khusu-untuk-umar-ra.html' title='Bidadari Khusus Untuk Umar Ra'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-2431443068456527178</id><published>2010-05-22T10:53:00.000+08:00</published><updated>2010-05-22T10:53:23.127+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Tips Jitu Menangkal Tuyul</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S_dGyXT2K1I/AAAAAAAAAEo/oMhdbkAAP8w/s1600/tuyul.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="151" src="http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S_dGyXT2K1I/AAAAAAAAAEo/oMhdbkAAP8w/s200/tuyul.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baru-baru ini masyarakat Bekasi dihebohkan dengan penemuan tuyul yang konon katanya sering mencuri uang milik warga. Sebenarnya istilah tuyul tidak dikenal dalam satu nashpun baik dalam Al-qur'an dan hadis. Namun dari sisi "musamma' (yang dinamai ) maka ia betul-betul ada. Jin yang berprofesi sebagai pencuri berita maupun harta telah ditunjukkan dalan banyak dalil. Seperti yang pernah saya kisahkan pada tulisan sebelumnya &lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/tatkala-syaitan-berkata-jujur.html"&gt;Tatkala Syaitan Berkata Jujur&lt;/a&gt;, itu adalah salah satu contoh jin pencuri harta. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara fitrah tentunya sangat menjengkelkan jika kita kehilangan uang ataupun barang berharga lainnya yang hilang diambil oleh makhluk halus yang tidak kasat mata. Namun sebagai seorang muslim jangan sampai karena harta yang sifatnya sementara kita lalu mengorbankan aqidah dengan mendatangi&amp;nbsp; paranormal dan dukun yang tukang dusta dan pembohong untuk mencegah tindakan tuyul atau jin tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini saya akan memberikan tips jitu menangkal Tuyul.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Membaca Surah Al Baqarah untuk mengusir jin dan syaitan dari dalam rumah&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Membaca Ayat Kursi, QS Al Ikhlas, QS Al Falaq, QS An Nas setiap selesai shalat dan sebelum tidur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membaca Dua Ayat terakhir dari Surah Al Baqarah &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membaca Wirid tersebut dibawah ini 1x, 3x, 100x tiap habis shalat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;لاَاِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ المْلُُكُ وَلَهُ  الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلّ ِشَيْئٍ قَدِ يْرٌ&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;” Tidak ada illah ( yang berhaq di ibadahi dengan benar ) selain Allah yang maha Esa,tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu ”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keutamaan wirid ini: Barang siapa yang membacanya sebanyak 100 X dalam sehari maka ditulis seratus kebaikan, dihapus darinya seratus keburukan, dan baginya pelindung dari syaitan pada hari itu hingga sore hari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;( HR. Al-Bukhori no.3293 )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya masih banyak tips jitu menagkal gangguan jin dan syaitan, tapi saya pikir keempat tips tersebut sudah cukup jitu jika dilaksanakan dengan baik dan diiringi dengan ibadah yang bagus pula pada Allah SWT. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-2431443068456527178?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/2431443068456527178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/tips-jitu-menangkal-tuyul.html#comment-form' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2431443068456527178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2431443068456527178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/tips-jitu-menangkal-tuyul.html' title='Tips Jitu Menangkal Tuyul'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S_dGyXT2K1I/AAAAAAAAAEo/oMhdbkAAP8w/s72-c/tuyul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-7280075218059715350</id><published>2010-05-19T12:31:00.000+08:00</published><updated>2010-05-19T12:31:21.599+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Apa hebatnya kalau MISS USA seorang Muslim?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S_Npgi5GcBI/AAAAAAAAAEg/oAkxV-E-9pY/s1600/riamm.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="148" src="http://2.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S_Npgi5GcBI/AAAAAAAAAEg/oAkxV-E-9pY/s200/riamm.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini lagi heboh di berbagai media cetak tentang pemenang MISS USA 2010. Hal ini disebabkan karena untuk pertama kalinya peraih gelar Miss USA adalah wanita keturunan Arab dan seorang muslim. Rima Fakih akhrinya berhasil memikat para dewan juri melalui pernyataannya bahwa asuransi kesehatan sebaiknya melindungi para pengguna pil KB.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fakih, wanita berusia 24 tahun ini merupakan warga keturunan Arab-Amerika karena keluarga besarnya hijrah ke Amerika dari Lebanon beberapa tahun yang lalu. Namun ia tidak datang dari keluarga yang fanatik atau penganut milisi Islam.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ajang pemilihan miss USA 2010 ini merupakan bagian dari acara miss universe milik Donald Trump. Acara ini mengklaim bahwa mereka mengkombinasikan Beauty, Brain dan Behaviour. Jadi pemenangnya bukan hanya harus cantik secara lahiriah tetapi juga harus cerdas dan memiliki sikap yang baik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau hanya untuk menilai kecantikan kenapa mesti kontestan memakai bikini berlenggak lenggok di catwalk. Sedangkan menurut Islam hal ini jelas sekali dilarang. Seorang wanita cerdas dan memiliki sikap yang baik tentu tidak akan rela mengeksploitasi lekuk tubuhnya secara gratis di depan umum. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin pada kesempatan ini saya hanya menghimbau mengapa kita harus berpatokan pada beauty, brain dan behaviour yang ditetapkan oleh bangsa barat. Melihat ulasan diatas saya kembali mempertanyakan Apa hebatnya kalu MISS USA seorang Muslim?. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-7280075218059715350?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/7280075218059715350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/apa-hebatnya-kalau-miss-usa-seorang.html#comment-form' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7280075218059715350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7280075218059715350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/apa-hebatnya-kalau-miss-usa-seorang.html' title='Apa hebatnya kalau MISS USA seorang Muslim?'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S_Npgi5GcBI/AAAAAAAAAEg/oAkxV-E-9pY/s72-c/riamm.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-1193348555164270022</id><published>2010-05-17T14:06:00.000+08:00</published><updated>2010-05-17T14:06:00.107+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Donor ASI menurut Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimanapun hebatnya susu formula, belum ada yang mampu menandingi &lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/manfaat-asi-bagi-bayi.html"&gt;manfaat ASI bagi bayi&lt;/a&gt;. Komposisi nutrien yang terkandung di dalam ASI sangat tepat dan ideal untuk tumbuh kembang bayi, selain juga memenuhi kebutuhan dasar anak akan kasih sayang dan stimulasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini di Indonesia lagi ngetrend donor ASI. Hal ini dilakukan karena tidak sedikit Ibu yang tidak dapat menyusui bayinya sementara di lain pihak banyak para ibu yang memiliki ASI berlimpah sehingga sayang untuk dibuang dan memilih untuk mendonorkannya. Di Indonesia kegiatan seperti ini diwadahi oleh AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimanakah donor ASI menurut Islam? Dalam pandangan Islam, bayi yang mendapat ASI dari ibu lain sebetulnya bukan hal baru. Soalnya Rasulullah SAW mendapatkan ASI melalui ibu susuan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anak yang mendapat ASI dari donor sama hukumnya dengan anak kandung, yaitu mahram, tetapi bukan dalam hal ahli waris. Begitu juga anak-anak si ibu susu menjadi saudara sepersusuan anak-anak tersebut sehingga jatuh hukum tahrim atau haram kawin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenai hukum pemberian donor ASI ini, ada beberapa mazhab. "Empat mazhab menyebutkan, apa pun cara pemberiannya, baik disusui langsung atau diperah, meski cuma diberikan satu kali, tetap memberi dampak hukum adanya hubungan mahram" Menurut ust Faizah dari Komisi Fatwa MUI.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun ust Yusuf Qardhawi mengatakan ada beberapa syarat sebelum ditetapkan sebagai saudara sesusuan diantaranya sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- menyusui langsung (bukan minum ASI peras),&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- dilakukan selama 5 hari berturut-turut,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- anak berusia dibawah 2 tahun, &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- dan si bayi tidak minum apapun kecuali asi (eksklusif).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlepas dari perbedaan pendapat tersebut, kalau menurut saya untuk mencegah terjadinya kesalahan sebaiknya tiap donor ASI mengenal keluarga bayi sehingga bisa memperluas Ukhuwah Islamiyah. Sehingga kelak jika si bayi besar bisa mencegah terjadinya perkawinan dengan saudara sesusuan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenai cara pemberian, ust. Faizah merekomendasikan agar diberikan langsung atau disusui langsung. "Ikatan batinnya lebih kuat jika anak disusui langsung dari payudara ibunya. Selain itu, komposisi ASI yang diberikan langsung juga mungkin lebih baik daripada yang sudah diperah dan disimpan dalam kulkas," ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dikutip dari berbagai sumber. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-1193348555164270022?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/1193348555164270022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/donor-asi-menurut-islam.html#comment-form' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1193348555164270022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1193348555164270022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/donor-asi-menurut-islam.html' title='Donor ASI menurut Islam'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-8458066345227468404</id><published>2010-05-16T17:14:00.000+08:00</published><updated>2010-05-16T17:14:26.910+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Nasehat Rasulullah SAW pada Abu Dzar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada kisah islami kali ini kita akan membahas nasehat Rasulullah SAW pada Abu Dzar a-Ghifffari r.a. Beginilah petikan percakapannya :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku berkata kepada Nabi Muhammad SAW, "Ya Rasulullah, berwasiatlah kepadaku." Beliau bersabda, "Aku wasiatkan kepadamu untuk bertaqwa kepada Allah, karena ia adalah pokok segala urusan." "Ya Rasulullah, tambahkanlah." pintaku.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Hendaklah engkau senantiasa membaca Al Qur`an dan berdzikir kepada Allah SWT, karena hal itu merupakan cahaya bagimu dibumi dan simpananmu dilangit." "Ya Rasulullah, tambahkanlah." kataku. "Janganlah engkau banyak tertawa, karena banyak tawa itu akan mematikan hati dan menghilangkan cahaya wajah." "Lagi ya Rasulullah." "Hendaklah engkau pergi berjihad karena jihad adalah kependetaan ummatku." "Lagi ya Rasulullah." "Cintailah orang-orang miskin dan bergaullah dengan mereka." "Tambahilah lagi." "Katakanlah yang benar walaupun pahit akibatnya." "Tambahlah lagi untukku." "Hendaklah engkau sampaikan kepada manusia apa yang telah engkau ketahui dan mereka belum mendapatkan apa yang engkau sampaikan. Cukup sebagai kekurangan bagimu jika engkau tidak mengetahui apa yang telah diketahui manusia dan engkau membawa sesuatu yang telah mereka dapati (ketahui)."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian beliau memukulkan tangannya kedadaku seraya bersabda,"Wahai Abu Dzar, Tidaklah ada orang yang berakal sebagaimana orang yang mau bertadabbur (berfikir), tidak ada wara` sebagaimana orang yang menahan diri (dari meminta), tidaklah disebut menghitung diri sebagaimana orang yang baik akhlaqnya."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah beberapa nasehat yang disampaikan Rasulullah SAW kepada salah seorang sahabat terdekatnya. Semoga kita semua sebagai umat Rasulullah SAW dapat melaksanakan nasehat tersebut sebagi wujud kecintaan kepada beliau. Wassalam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-8458066345227468404?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/8458066345227468404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/nasehat-rasulullah-saw-pada-abu-dzar.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8458066345227468404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8458066345227468404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/nasehat-rasulullah-saw-pada-abu-dzar.html' title='Nasehat Rasulullah SAW pada Abu Dzar'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-3328884602002544368</id><published>2010-05-15T01:19:00.005+08:00</published><updated>2010-05-15T09:58:09.787+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Tiga Hari Bersama Penghuni Surga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad dan An-Nasa'i, Anas bin Malik menceritakan sebuah kejadian yang dialaminya pada sebuah majelis bersama Rusulullah SAW.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anas bercerita, "Pada suatu hari kamu duduk bersama Rasulullah SAW., kemudian beliau bersabda, "Sebentar lagi akan muncul dihadapan kalian seorang laki-laki penghuni surga." Tiba-tiba muncullah laki-laki Anshar yang janggutnya basah dengan air wudhunya. Dia mengikat kedua sandalnya pada tangan sebelah kiri."&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Esok harinya, Rasulullah SAW. berkata begitu juga, "Akan datang seorang lelaki penghuni surga." Dan munculah laki-laki yang sama. Begitulah Nabi mengulang sampai tiga kali.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika majelis Rasulullah selesai, Abdullah bin Amr bin Al-Ash r.a. mencoba mengikuti seorang lelaki yang disebut oleh Nabi sebagai penghuni surga itu. Kemudian dia berkata kepadanya dia berkata kepadanya, "Saya ini bertengkar dengan ayah saya, dan saya berjanji kepada ayah saya bahwa selama tiga hari saya tidak akan menemuinya. Maukah kamu memberi tempat pondokan buat saya selama hari-hari itu ?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abdullah mengikuti orang itu ke rumahnya, dan tidulah Abdullah di rumah orang itu selaga tiga malam. Selama itu Abdullah ingin menyaksikan ibadah apa gerangan yang dilakukan oleh orang itu yang disebut oleh Rasulullah sebagai penghuni surga. Tetapi selama itu pula dia tidak menyaksikan sesuatu yang istimewa di dalam ibadahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kata Abdullah, "Setelah lewat tiga hari aku tidak melihat amalannya sampai-sampai aku hampir-hampir meremehkan amalannya, lalu aku berkata, Hai hamba Allah, sebenarnya aku tidak bertengkar dengan ayahku, dan tidak juga aku menjauhinya. Tetapi aku mendengar Rasulullah SAW. berkata tentang dirimu sampai tiga kali, "Akan datang seorang darimu sebagai penghuni surga." Aku ingin memperhatikan amalanmu supaya aku dapat menirunya. Mudah-mudahan dengan amal yang sama aku mencapai kedudukanmu."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu orang itu berkata, "Yang aku amalkan tidak lebih daripada apa yang engkau saksikan". Ketika aku mau berpaling, kata Abdullah, dia memanggil lagi, kemudian berkata, "Demi Allah, amalku tidak lebih daripada apa yang engkau saksikan itu. Hanya saja aku tidak pernah menyimpan pada diriku niat yang buruk terhadap kaum Muslim, dan aku tidak pernah menyimpan rasa dengki kepada mereka atas kebaikan yang diberikan Allah kepada mereka." Lalu Abdullah bin Amr berkata, "Beginilah bersihnya hatimu dari perasaan jelek dari kaum Muslim, dan bersihnya hatimu dari perasaan dengki. Inilah tampaknya yang menyebabkan engkau sampai ke tempat yang terpuji itu. Inilah justru yang tidak pernah bisa kami lakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memberikan hati yang bersih, tidak menyimpan prasangka yang jelek terhadap kaum Muslim kelihatannya sederhana tetapi justru amal itulah yang seringkali sulit kita lakukan. Mungkin kita mampu berdiri di malam hari, sujud dan rukuk di hadapan Allah SWT, akan tetapi amat sulit bagi kita menghilangkan kedengkian kepada sesama kaum Muslim, hanya karena kita duga pahamnya berbeda dengan kita. Hanya karena kita pikir bahwa dia berasal dari golongan yang berbeda dengan kita. Atau hanya karena dia memperoleh kelebihan yang diberikan Allah, dan kelebihan itu tidak kita miliki. "Inilah justru yang tidak mampu kita lakukan, " kata Abdullah bin Amr (Hayat Al-Shahabah, II, 520-521).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada halaman yang sama, Al-Kandahlawi menceritakan suatu hadis tentang sahabat Nabi yang bernama Abu Dujanah. Ketika Abu Dujanah sakit keras, sahabat yang lain berkunjung kepadanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi menakjubkan, walaupun wajahnya pucat pasi, Abu Dujanah tetap memancarkan cahayanya, bahkan pada akhir hayatnya. Kemudian sahabatnya bertanya kepadanya, "Apa yang menyebabkan wajah Anda bersinar?" Abu Dujanah menjawab, "Ada amal yang tidak pernah kutinggalkan dalam hidup ini. Pertama, aku tidak pernah berbicara tentang sesuatu yang tidak ada manfaatnya. Kedua, aku selalu mengahadapi sesama kaum Muslim dengan hati yang bersih, yang oleh Al-Quran disebut qalbun salim".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Al-Quran menyebut kata qalbun salim ini ketika Allah SWT. berfirman tentang suatu hari di hari kiamat, ketika tidak ada orang yang selamat dengan harta dan kekayaannya kecuali yang membawa hati yang bersih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada hari itu tidak ada manfaatnya di hadapan Allah SWT, harta dan anak-anak kecuali orang yang datang dengan hati yang bersih (QS 26:88-89).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di dalam Islam, Rasulullah yang mulia sejak awal dakwahnya mengajarkan kepada kaum Muslim untuk memperlakukan kaum Muslim yang lain sebagai saudara-saudaranya. Al-Quran mengatakan bahwa salah satu tanda orang yang beriman ialah menjalin persaudaraan dengan sesama kaum beriman lain. Al-Quran menggunakan kalimat yang disebut adat al-hasr, yaitu "innama" -artinya yang tidak sanggup memelihara persaudaraan itu tidak termasuk orang yang beriman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam Al-Ghazali ketika menyebutkan ayat ini juga menegaskan bahwa orang yang beriman sajalah yang dapat memelihara persaudaraan dengan sesama kaum Muslim. Hanya yang beriman yang bisa menumbuhkan kasih sayang kepada kaum Muslim. Rasulullah SAW. menegaskan ayat ini dengan sabdanya : "Tidak beriman di antara kamu sebelum kamu mencintai saudaranya seperti dia mencintai dirinya sendiri."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah yang mulia menyebutkan bahwa salah satu tanda orang yang beriman ialah mempunyai kecintaan yang tulus terhadap kaum Muslim. Dan dalam riwayat yang lain, Rasulullah SAW. bersabda : "Agama adalah kecintaan yang tulus."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh As-Suyuthi dalam kitabnya, Ad-Durr Al-Mantsur. Ketika sampai pada ayat yang mengatakan bahwa Allah menolak segolongan manusia dengan segolongan manusia yang lain, pada surah Al-Baqarah, As-Suyuthi meriwayatkan hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Thabrani bahwa Rasulullah SAW. bersabda, "Setiap masa ada orang yang sangat dekat dengan Allah (yang oleh Rasulullah disebut ABDAL). Kalau salah seorang di antara mereka mati, maka Allah akan menggantikannya dengan orang lain. Begitulah orang itu selalu ada di tengah-tengah masyarakat."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah mengatakan bahwa berkat kehadiran mereka Allah menyelamatkan suatu masyarakat dari bencana. Karena merekalah Allah menurunkan hujan, karena merekalah Allah menumbuhkan tetanaman, dan karena merekalah Allah mengidupkan dan mematikan. Sehingga para sahabat bertanya kepada Rasulullah, "Apa maksudnya karena merekalah Allah menghidupkan dan mematikan?" Rasulullah menjawab : "Kalau mereka berdoa agar Allah memanjangkan usia seseorang, maka Allah panjangkan usianya. Kalau mereka berdoa agar orang zalim itu binasa, maka Allah binasakan mereka". Kemudian Rasulullah bersabda : "Orang ini mencapai kedudukan yang tinggi bukan karena banyak shalatnya, bukan karena banyak puasanya, bukan pula karena banyaknya ibadah hajinya, tetapi karena dua hal : yaitu memiliki sifat kedermawanan dan kecintaan yang tulus kepada sesama kaum Muslim."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-3328884602002544368?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/3328884602002544368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/tiga-hari-bersama-penghuni-surga.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3328884602002544368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3328884602002544368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/tiga-hari-bersama-penghuni-surga.html' title='Tiga Hari Bersama Penghuni Surga'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-5689230709166094690</id><published>2010-05-08T09:55:00.004+08:00</published><updated>2010-05-14T19:43:22.207+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Wanita Yang Pertama Masuk Surga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tulisan yang lalu kita telah membahas tentang &lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/wanita-dunia-lebih-utama-dari-bidadari.html"&gt;wanita dunia yang lebih utama dari bidadari&lt;/a&gt;. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang wanita pertama yang masuk Surga. Wanita tersebut adalah ummul mukminin Khadijah r.a yang mendampingi Muhammad SAW. selama dua puluh enam tahun, yakni enam belas tahun sebelum dilantik menjadi Nabi, dan sepuluh tahun sesudah masa kenabian. Beliau adalah isteri Rasulullah SAW yang paling dicintai dan hanya terpisah karena kematian. Tahun wafatnya disebut “Tahun Kesedihan” (‘Aamul Huzni).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khadijah r.a adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;orang pertama sekali beriman kepada Rasulullah SAW. ketika wahyu pertama turun dari langit. Tidak ada yang mendahuluinya. Ketika Rasulullah SAW menceritakan pengalamannya pada peristiwa turunnya wahyu pertama melalui malaikat Jibril , dimana beliau merasa ketakutan dan menggigil menyaksikan bentuk Jibril a.s dalam rupa aslinya, maka Khadijahlah yang pertama dapat mengerti makna peristiwa itu dan menghiburnya, sambil berkata: “Bergembiralah dan tenteramkanlah hatimu. Demi Allah SWT yang menguasai diri Khadijah r.a, engkau ini akan menjadi Rasul bagi umat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah SWT tidak akan mengecewakanmu. Bukankah engkau orang yang sentiasa berusaha untuk menghubungkan tali persaudaraan? Bukankah engkau selalu berkata benar? Bukankah engkau sentiasa menyantuni anak yatim piatu, menghormati tamu dan mengulurkan bantuan kepada setiap orang yang ditimpakesusahan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khadijah r.a membela suaminya dengan harta dan dirinya di dalam menegakkan kalimah tauhid, serta selalu menghiburnya dalam suka dan duka yang dialaminya dari gangguan kaumnya yang masih ingkar terhadap kebenaran agama Islam, menangkis segala serangan caci maki yang dilancarkan oleh bangsawan-bangsawan dan hartawan Quraisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka suatu hal yang wajar kalau Khadijah r.a mendapat keistimewaan khusus yang tidak dimiliki oleh wanita-wanita lain yaitu, menerima ucapan salam dari Allah SWT melalui malaikat Jibril a.s kepada Rasulullah SAW. disertai salam dari Jibril a.s peribadi untuk disampaikan kepada Khadijah radiallahu ‘anha serta dihiburnya dengan jaminan surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesetiaan Khadijah r.a diimbangi oleh cinta Rasulullah SAW yang sangat besar kepadanya. Rasulullah SAW pernah bersabda: “Wanita yang utama dan yang pertama akan masuk Surga ialah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad SAW., Maryam binti ‘Imran dan Aisyah binti Muzaahim, isteri Fir’aun”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sedikit kisah tentang ummul mukminin Khadijah Ra, semoga para wanita bisa menjadikan beliau sebagai teladan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-5689230709166094690?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/5689230709166094690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/wanita-yang-pertama-masuk-surga.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5689230709166094690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5689230709166094690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/05/wanita-yang-pertama-masuk-surga.html' title='Wanita Yang Pertama Masuk Surga'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-2631791297836488574</id><published>2010-04-26T13:09:00.006+08:00</published><updated>2010-05-15T01:14:20.487+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadist'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Wanita Dunia Lebih Utama dari Bidadari</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baru saja bangsa Indonesia memperingati hari kartini sebagai wujud emansipasi wanita. Hal itu mengelitik saya untuk menuliskan tentang wanita dunia lebih utama dari bidadari yang merupakan pasangan orang beriman di surga.&lt;br /&gt;Berikut ini saya akan menampilkan hadist yang menyatakan bahwa wanita dunia lebih utama dari bidadari. Imam Ath-Thabrany mengisahkan dalam sebuah hadist, dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, dia berkata, “Saya berkata, ‘Wahai Rasulullah, jelaskanlah kepadaku firman Allah tentang bidadari-bidadari yang bermata jeli’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Bidadari yang kulitnya putih, matanya jeli dan lebar, rambutnya berkilau seperti sayap burung nasar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata lagi, “Jelaskan kepadaku tentang firman Allah, ‘Laksana mutiara yang tersimpan baik’.” (Al-waqi’ah : 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Kebeningannya seperti kebeningan mutiara di kedalaman lautan, tidak pernah tersentuh tangan manusia.”&lt;br /&gt;Saya berkata lagi, “Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku firman Allah, ‘Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik’.” (Ar-Rahman : 70)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Akhlaknya baik dan wajahnya cantik jelita”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata lagi, Jelaskan kepadaku firman Allah, ‘Seakan-akan mereka adalah telur (burung onta) yang tersimpan dengan baik’.” (Ash-Shaffat : 49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Kelembutannya seperti kelembutan kulit yang ada di bagian dalam telur dan terlindung kulit telur bagian luar, atau yang biasa disebut putih telur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata lagi, “Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku firman Allah, ‘Penuh cinta lagi sebaya umurnya’.” (Al-Waqi’ah : 37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Mereka adalah wanita-wanita yang meninggal di dunia pada usia lanjut, dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah tatkala mereka sudah tahu, lalu Dia menjadikan mereka sebagai wanita-wanita gadis, penuh cinta, bergairah, mengasihi dan umurnya sebaya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jeli, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak tampak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertanya, “Karena apa wanita dunia lebih utama daripada mereka?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata, “Wahai Rasulullah, salah seorang wanita di antara kami pernah menikah dengan dua, tiga, atau empat laki-laki lalu meninggal dunia. Dia masuk surga dan mereka pun masuk surga pula. Siapakah di antara laki-laki itu yang akan menjadi suaminya di surga?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Wahai Ummu Salamah, wanita itu disuruh memilih, lalu dia pun memilih siapa di antara mereka yang akhlaknya paling bagus, lalu dia berkata, ‘Wahai Rabb-ku, sesungguhnya lelaki inilah yang paling baik akhlaknya tatkala hidup bersamaku di dunia. Maka nikahkanlah aku dengannya’. Wahai Ummu Salamah, akhlak yang baik itu akan pergi membawa dua kebaikan, dunia dan akhirat.”&lt;br /&gt;Berdasarkan hadist diatas jelaslah bahwa wanita dunia lebih utama dari bidadari, tetapi bukan sembarang wanita. Melainkan wanita shalehah yang bagus shalatnya, puasanya dan ibadahnya kepada Allah SWT. Oleh karena itu para wanita muslimah, marilah mengejar keutamaan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-2631791297836488574?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/2631791297836488574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/wanita-dunia-lebih-utama-dari-bidadari.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2631791297836488574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2631791297836488574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/wanita-dunia-lebih-utama-dari-bidadari.html' title='Wanita Dunia Lebih Utama dari Bidadari'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-5514234504882165797</id><published>2010-04-24T09:38:00.004+08:00</published><updated>2010-05-15T01:15:14.151+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='intermezzo'/><title type='text'>Planet Aqidah di Mata Sahabat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini adalah hari istimewa buat saya karena bisa istirahat sejenak dari rutinitas kantor yang lumayan padat pada bulan ini. Muncul ide dalam pikiran bagaimana sich penilaian&lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/tag-perdana.html"&gt; Planet Aqidah di Mata Sahabat&lt;/a&gt; setelah muncul di bulan desember 2009. Akhirnya saya mencoba menyusun beberapa pertanyaan yang kira-kira bisa menggambarkan posisi &lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/award-dari-sahabat-untuk-sahabat.html"&gt;Planet Aqidah di Mata Sahabat&lt;/a&gt;. Berikut ini beberapa pertanyaan yang saya buat :&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Apa sich kekurangan Planet Aqidah di Mata Sahabat?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah kecepatan loading blog ini sudah memenuhi standar sahabat?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apa saran sahabat untuk perbaikan Planet Aqidah?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah tiga pertanyaan sederhana yang saya buat untuk mengukur&lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/sms-dari-sahabat.html"&gt; Planet Aqidah di Mata Sahabat&lt;/a&gt;. Semoga sahabat bersedia memberi jawaban di kolom komentar dengan jujur. Bukankah filosof pernah berkata "Katakanlah kebenaran itu walaupun pahit". Tapi saya akan sangat berterima kasih jika sahabat memberikan jawaban dalam postingan blog sobat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-5514234504882165797?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/5514234504882165797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/planet-aqidah-di-mata-sahabat.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5514234504882165797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5514234504882165797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/planet-aqidah-di-mata-sahabat.html' title='Planet Aqidah di Mata Sahabat'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-3989196493432807939</id><published>2010-04-18T09:20:00.000+08:00</published><updated>2010-04-18T09:20:45.804+08:00</updated><title type='text'>Sekali-sekala (Once in a while): Problem</title><content type='html'>&lt;a href="http://sesekali.blogspot.com/2010/03/problem.html#links"&gt;Sekali-sekala (Once in a while): Problem&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;good article. its so funny.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-3989196493432807939?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://sesekali.blogspot.com/2010/03/problem.html#links' title='Sekali-sekala (Once in a while): Problem'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/3989196493432807939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/sekali-sekala-once-in-while-problem.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3989196493432807939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3989196493432807939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/sekali-sekala-once-in-while-problem.html' title='Sekali-sekala (Once in a while): Problem'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-5933371016712200997</id><published>2010-04-17T03:49:00.003+08:00</published><updated>2010-04-18T09:17:03.252+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='intermezzo'/><title type='text'>Tag Perdana</title><content type='html'>Setelah kesibukan di dunia nyata agak berkurang hati ini ga dapat menahan kerinduan untuk segera blogging. Ternyata dapat tag perdana dari sahabatku Munir Ardi. Ini adalah tagnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apakah nama profile blog-mu? Apa artinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Blogger Pinrang sebagai wujud kecintaan kepada tanah kelahiran, sekaligus memperkenalkan kepada sahabat blogger tentang suatu daerah di Indonesia. Walaupun saat blogwalking maupun berkomentar sering pakai nama asli karena penulisannya singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt; 2. Apakah nama blog-mu, apa artinya dan mengapa dinamakan seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini diberi nama Planet Aqidah yang menggambarkan suatu tempat untuk memperbaiki aqidah, khususnya aqidah penulisnya sendiri. Oleh karena itu blog ini kadang berisi kisah-kisah yang patut untuk kita terapkan dalam hidup dan kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 3. Sejak kapan mulai tertarik untuk membuat karya tulisan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu waktu masih SMP pernah diutus dalam lomba menulis puisi, cuma sayang bakat itu sudah mulai berkurang....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 4. Apa motivasimu membuat blog ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivasinya adalah agar bisa memperluas persahabatan sesama blogger sekaligus mengasah kembali kemampuan menulis yang sudah mulai tumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 5. Siapa yang menginspirasimu untuk membuat blog?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fais Wahid (adik saya) dan sahabatku Munir Ardi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 6. Siapa(-siapa) teman bloger yang mengajari dan membantumu membuat blog? (say something for apreciation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fais Wahid pemilik Faiz Net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sekarang sudah punya berapa blog? Apa aja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima&lt;br /&gt;       3 di blogspot, 2 di wordpress. Cuma sayang baru planet aqidah yang sering di update&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 8. Pertanyaan-pertanyaan di atas dihibahkaan kepada :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bojalinuxer.blogspot.com"&gt;Boja Linuxer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://belajarhukumindonesia.blogspot.com"&gt;Belajar Hukum&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sesekali.blogspot.com"&gt;Cheqna&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cyberdreambox.blogspot.com"&gt;Inge Dream Box&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://meriaku.com"&gt;Meria&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-5933371016712200997?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/5933371016712200997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/tag-perdana.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5933371016712200997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5933371016712200997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/tag-perdana.html' title='Tag Perdana'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-6484094767176633228</id><published>2010-04-11T14:09:00.005+08:00</published><updated>2010-04-12T00:42:00.668+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='intermezzo'/><title type='text'>Award dari sahabat untuk sahabat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S8FpQgH5UDI/AAAAAAAAAEQ/IQSbSqretNs/s1600/awaaaaaaaaaaaaard.png"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 90px; height: 100px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S8FpQgH5UDI/AAAAAAAAAEQ/IQSbSqretNs/s200/awaaaaaaaaaaaaard.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5458759955571626034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai orang yang baru belajar dalam dunia blogger saya belum terlalu tahu arti sebuah award. Setelah blog walking ke beberapa blog ternyata award merupakan suatu bentuk penghargaan yang diberikan rekan sesama blogger buat mempererat tali silaturrahim.&lt;br /&gt;Alhamdulillah setelah beberapa bulan blogging ternyata planet aqidah mendapatkan dua buah award. Award pertama datang dari sahabat setia saya dalam rangka ulang tahun blogger bertuah yaitu Munir Ardi dan HAPIA MESIR&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Award kedua datang dari berita unik dengan gambar yang cukup manis. Dua award tersebut nyaris saja terlupakan karena berbagai kesibukan di dunia nyata maupun kesibukan blogwalking.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S8H1yvrsGzI/AAAAAAAAAEY/S-iRSJ7w46g/s1600/Award+dari+teman.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 115px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S8H1yvrsGzI/AAAAAAAAAEY/S-iRSJ7w46g/s200/Award+dari+teman.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5458914475491728178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak lengkap rasanya jika award dari sahabat tidak saya teruskan buat sahabat yang lain sebagai bentuk penghargaan. Award pertama saya berikan buat &lt;a href="http://uniqenews.blogspot.com/"&gt;berita unik&lt;/a&gt;. Sedangkan award yang kedua saya teruskan buat Lima orang sahabat yang menjadi tukang koment top di planet aqidah. Sahabat tersebut adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://www.hapiamesir.org"&gt;HAPIA MESIR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://smp3lembang.blogspot.com"&gt;Munir Ardi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://aulad-15.blogspot.com"&gt;Artikel Islami&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://nuansapena.blogspot.com"&gt;Nuansa Pena&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://nensa-makemoneyonlinefromhyip.blogspot.com"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Nensa Moon&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-6484094767176633228?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/6484094767176633228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/award-dari-sahabat-untuk-sahabat.html#comment-form' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6484094767176633228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6484094767176633228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/award-dari-sahabat-untuk-sahabat.html' title='Award dari sahabat untuk sahabat'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S8FpQgH5UDI/AAAAAAAAAEQ/IQSbSqretNs/s72-c/awaaaaaaaaaaaaard.png' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-2494837992160011701</id><published>2010-04-10T20:10:00.002+08:00</published><updated>2010-04-10T20:40:14.967+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Shalat Mencegah Perbuatan Keji dan Mungkar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada seorang lelaki yang merayu-rayu seorang wanita agar mau melakukan zina dengannya. Segala jurus tipu daya ia lakukan untuk meruntuhkan keteguhan iman sang wanita. Memang, lelaki itu ganteng sekali, ditambah lagi ia sangat kaya dikampungnya. Tentu saja tidak sedikit wanita yang menaruh hati padanya. Bagaimana dengan wanita yang dirayunya itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tersebut sebetulnya sudah bersuami. Ia adalah seorang istri yang taat kepada suaminya. Suaminya sendiri adalah seorang yang taat pula. Perihal rayuan lelaki itu ia adukan kepada suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai suamiku, lelaki kaya yang tinggal disebelah sana itu seringkali menggoda aku. Ia tinggal masih sekampung dengan kita. Tiap kali ia berpapasan denganku, atau kebetulan saja bertemu dengannya, pasti saja ia merayu-rayu aku agar mau berbuat zina dengannya. Ia terus-menerus melakukan hal itu padaku. Apa yang harus aku perbuat, suamiku ?" Sang suami menanggapi istrinya dengan tenang-tenang saja. " Katakan kepada laki-laki itu bahwa engkau akan mau menuruti godaannya, yaitu berzina dengannya. Cuma, dia mesti memenuhi satu persyaratan dahulu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan patuh istrinya kemudian mendengarkan terus apa yang dikatakan oleh suami tercintanya. Setelah itu pergilah ia menemui laki-laki yang sering mengganggunya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mengetahui siwanita yang selalu diincarnya datang mencarinya, bukan main gembira perasaannya. Hatinya berbunga-bunga. Akhirnya kesampaian juga apa yang menjadi keinginannya selama ini kepada wanita cantik itu. Dengan penuh ketidaksabaran ia menantikan apa yang akan dikatakan sang wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku akan mau berbuat zina denganmu sebagaimana yang selalu engkau katakan kepadaku dalam rayuan-rayuanmu selama ini !" Mendengar kesediaan wanita itu, lelaki tersebut langsung berseri-seri wajahnya. Pikirnya, apapun yang dikehendaki wanita ini akan ia penuhi asalkan ia mau berzina bersamanya. Sungguh ia tak dapat menahan keinginannya melihat kecantikan dan keelokan tubuh wanita tersebut yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apapun akan kupenuhi demi kamu. Seandainya engkau punya permintaan, katakan. Apakah kamu butuh uang atau apa saja. Pendeknya, aku akan memenuhi apa saja yang engkau inginkan dariku ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Baiklah, Aku tak meminta uang atau materi apa pun. Permintaanku sederhana dan mudah saja." Dengan rasa tak sabar yang terbaca dari air mukanya, laki-laki-laki itu terus mendesak siwanita agar ia mengutarakan persyaratan yang ia kehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ayo, katakan apa saja, aku pasti akan memenuhinya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sebelum kita sama-sama melakukan perbuatan itu, aku minta agar kamu mau melakukan sholat berjamaah bersama suamiku. Tidak banyak, hanya empat puluh subuh saja secara terus menerus. Tidak boleh terputus." Mengetahui cuma itu permintaan siwanita, maka dengan bersemangat si laki-laki tersebut menyatakan kesangggupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah kisahnya. Mulai sejak ia berjanji, maka sholat subuhlah ia sebagaimana permintaan itu. Hingga pada sholat subuh yang keempat puluh berlangsung, yakni setelah janji itu terpenuhi, maka si wanita telah bersiap-siap untuk memenuhi janjinya. Rupanya, si laki-laki-laki telah bertekun karena keinginan hatinya, demikian pikir si wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergilah si wanita menemui laki-laki tersebut. Begitu mereka bertemu, apa yang terjadi ? Ternyata kejadian menjadi terbalik. Si wanita mencoba merayu-rayu si laki-laki itu untuk memenuhi keinginannya. Namun apa jawab laki-laki itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku kini sudah bertaubat kepada Allah SWT, wahai perempuan ! Aku tidak mau lagi melakukan perbuatan terkutuk seperti itu !" Mendengar cerita sang istri, perihal jawaban si laki-laki yang tempo hari menggodanya, sang suami wanita itu memanjatkan doa` kepada Allah SWT . "Maha Benar Allah SWT ! Firman-Nya adalah benar. Bahwa shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Diceritakan oleh Imam Naisaburi r.a )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-2494837992160011701?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/2494837992160011701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/shalat-mencegah-perbuatan-keji-dan.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2494837992160011701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2494837992160011701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/shalat-mencegah-perbuatan-keji-dan.html' title='Shalat Mencegah Perbuatan Keji dan Mungkar'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-6558277576805734866</id><published>2010-04-06T22:32:00.002+08:00</published><updated>2010-04-06T22:48:01.231+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>SMS dari Sahabat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tatkala hati gundah gulana dan kehilangan inspirasi untuk membuat tulisan baru, ternyata ada sms dari sahabat atau lebih tepatnya seniorku waktu kuliah (k lita susanti).  Beliau mengirimkan sms sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata perbedaan kita dengan Rasullullah SAW hanya sedikit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sedikit tidur, kita &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sedikit&lt;/span&gt;-sedikit tidur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sedikit makan kita sedikit-&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sedikit&lt;/span&gt; makan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sedikit marah, kita &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sedikit&lt;/span&gt;-sedikit marah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sedikit mengeluh, kita &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sedikit&lt;/span&gt;-sedikit mengeluh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sedikit bergurau, kita&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; sedikit&lt;/span&gt;-sedikit bergurau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sedikit harta, kita &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sedikit&lt;/span&gt;-sedikit harta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sedikit-sedikit beramal, kita&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; sedikit&lt;/span&gt; beramal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sedikit-sedikit berkorban untuk Islam, kita &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sedikit&lt;/span&gt; berkorban untuk Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sedikit-sedikit istighfar pada Allah SWT, kita &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sedikit&lt;/span&gt; Istighfar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sedikit-sedikit shalat lail, kita &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sedikit&lt;/span&gt; shalat lail&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kita bisa mulai mengejar perbedaan yang "sedikit" itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-6558277576805734866?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/6558277576805734866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/sms-dari-sahabat.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6558277576805734866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6558277576805734866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/sms-dari-sahabat.html' title='SMS dari Sahabat'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-4682725525795476514</id><published>2010-04-05T21:11:00.004+08:00</published><updated>2010-04-05T21:22:14.925+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Masjid Darussalam Lolos dari Kebakaran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada hari Jumat terjadi Kebakaran hebat di  Pasar Kebayoran Lama. Namun Uniknya Masjid Darussalam lolos dari kebakaran tersebut. Masjid yang berada di  lantai tiga tersebut tidak tersentuh api sedikit pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  penjaga masjid tersebut, Masjid Darussalam seharusnya ikut terbakar  karena dekat dengan mesin &lt;em&gt;blower&lt;/em&gt; dan gudang Ramayana.  "Seharusnya masjid ini pun ikut terbakar karena ruang mesin &lt;em&gt;blower&lt;/em&gt;  meledak dan jaraknya hanya sekitar dua meter," ungkap Uju Haerudin saat  ditemui di masjid tersebut.&lt;br /&gt;Uju pun kemudian  menunjukkan kepada posisi gedung  Ramayana yang memang berdekatan. Terlihat ruang mesin &lt;em&gt;blower &lt;/em&gt;Ramayana  yang terbakar dekat dengan gubuk yang terbuat dari kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gubuk ini tepat di depan ruang mesin. Waktu  kebakaran, ruangan ini meledak. Ya logikanya (api) menyambar gubuk ini  dan merambat ke kubah masjid," ungkap Uju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dinding  yang memisahkan Ramayana dengan masjid tersebut pun justru ambruk ke  dalam gedung Ramayana sendiri. "Ini kan tinggi, kenapa enggak jatuhnya  ke arah atap masjid. Inilah mukjizat Allah," ucapnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan  pantauan, ruang mesin &lt;em&gt;blower&lt;/em&gt; masih panas dan dari atas kubah  masjid asap masih mengepul dari puing-puing sisa kebakaran Ramayana.  "Ini gudang Ramayana tepat bersebelahan dengan masjid ini. Di sini pasti  banyak barang-barang yang mudah terbakar, tapi syukurlah masjid ini  masih berdiri kokoh," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kedua toilet masjid  tersebut ikut terbakar karena posisinya tepat berada di bawah ruang  mesin &lt;em&gt;blower&lt;/em&gt;. Sampai saat ini, air di masjid tidak ada karena  kebakaran tersebut merusak kolam penampungan air yang berada tepat di  atas masjid tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kompas. com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-4682725525795476514?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/4682725525795476514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/masjid-darussalam-lolos-dari-kebakaran.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4682725525795476514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4682725525795476514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/masjid-darussalam-lolos-dari-kebakaran.html' title='Masjid Darussalam Lolos dari Kebakaran'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-2534794069317476309</id><published>2010-04-02T11:02:00.005+08:00</published><updated>2010-04-03T05:37:02.238+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadist'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Keutamaan Surah Al Kahfi di hari Jumat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Surah Al Kahfi disebut juga Ashabul Kahf adalah surah ke-18 dalam Al Qur'an. Surah ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Dinamai Al-Kahf dan Ashabul Kahf yang artinya Penghuni-Penghuni Gua. Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surah ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya. Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa buah cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung pelajaran-pelajaran yang amat berguna bagi kehidupan manusia. Terdapat beberapa hadits  Rasulullah  SAW yang menyatakan keutamaan membaca surah ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada kesempatan ini saya akan mengingatkan kembali pada saudaraku sesama muslim tentang keutamaan membaca Surah Al Kahfi di hari Jumat. Baik itu pada malam jumat maupun hari Jumat. Membaca surat Al Kahfi adalah suatu hal yang sangat dianjurkan (mustahab) di hari Jumat karena kandungan pahala yang sangat besar sebagaimana Hadist Rasulullah SAW&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6471)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya disebutkan pula dalam hadist yang lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan kedua hadist diatas maka dapat dilihat dengan jelas keutamaan membaca surah Al Kahfi baik pada malam jumat maupun pada hari Jumat. Oleh karena itu semoga kita semua dapat melaksanakan amalan tersebut seumur hidup kita. Wassalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-2534794069317476309?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/2534794069317476309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/keutamaan-membaca-surah-al-kahfi-di.html#comment-form' title='22 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2534794069317476309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2534794069317476309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/04/keutamaan-membaca-surah-al-kahfi-di.html' title='Keutamaan Surah Al Kahfi di hari Jumat'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>22</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-6865857291868145129</id><published>2010-03-29T13:00:00.003+08:00</published><updated>2010-03-29T13:31:22.903+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Ummu Syuhada</title><content type='html'>Wanita itu sudah tua, namun semangat perjuangannya tetap menyala seperti wanita yang masih muda. Setiap tutur kata yang dikeluarkannya selalu menjadi motivasi orang disekitarnya. Maklumlah, ia memang seorang penyair dua zaman, beliau bernama Al-Khansa bin Amru. Dia merupakan wanita yang terkenal cantik dan pandai di kalangan orang Arab. Dia pernah bersyair mengenang kematian saudaranya yang bernama Sakhr :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap mega terbit, dia mengingatkan aku pada Sakhr, malang. Akupun masih teringat padanya setiap matahari hilang di ufuk barat Kalaulah bukan karena banyaknya orang menangis di sampingku karena jenasahnya, niscaya aku bunuh diriku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Khansa memeluk Islam, keberanian dan kepandaiannya bersyair telah digunakan untuk mengobarkan semangat para pejuang Islam. Ia mempunyai empat orang putera yang semuanya pandai bersyair dan dididik berjuang dengan berani. Kemudian puteranya itu telah diserahkan untuk berjuang demi kemenangan dan kepentingan Islam. Khansa telah mengajar anaknya sejak kecil  agar jangan takut menghadapi peperangan  dan cobaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 14 Hijriyah, Khalifah &lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/bidadari-khusus-untuk-umar-ra.html"&gt;Umar Bin Khattab&lt;/a&gt; menyediakan satu pasukan tempur untuk menentang Persia. Semua Umat Islam dari berbagai kabilah dikerahkan untuk menuju ke medan perang, maka terkumpullah  41,000 orang tentera. Khansa telah mengarahkan keempat puteranya agar ikut berjihad dalam perang suci itu. Khansa sendiri juga ikut ke medan perang dalam satuan wanita yang bertugas merawat dan menaikkan semangat pejuang Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah nasehat Khansa kepada putera-puteranya yang akan ke medan perang, "Wahai anak-anakku! Kamu telah memilih Islam dengan ikhlas. Kemudian kamu berhijrah dengan ikhlas. Demi Allah, yang tiada tuhan selain Dia, sesungguhnya kalian adalah putera dari seorang lelaki dan seorang wanita. Aku tidak pernah mengkhianati ayahmu, ibu tidak pernah merendahkan keturunan kalian, dan aku tidak pernah mengubah hubungan kalian. Kalian telah tahu pahala yang disediakan oleh Allah kepada kaum muslimin dalam memerangi kaum kafir itu. Ketahuilah bahwasanya tempat yang kekal itu lebih baik daripada tempat yang binasa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Khansa membacakan satu ayat dari surah Ali Imran yang artinya "Wahai orang yang beriman! Sabarlah, dan sempurnakanlah kesabaran itu, dan teguhkanlah kedudukan kamu, dan patuhlah kepada Allah, semoga menjadi orang yang beruntung." Putera-putera Khansa tertunduk khusyuk mendengar nasihat bunda yang disayanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seterusnya Khansa berkata, "Jika kalian bangun esok pagi, insya Allah dalam keadaan selamat, maka keluarlah untuk berperang dengan musuh kamu. Gunakanlah semua pengalamanmu dan mohonlah pertolongan dari Allah. Jika kamu melihat api pertempuran semakin hebat dan kamu dikelilingi oleh api peperangan yang sedang bergejolak, masuklah ke dalamnya. Dan dapatkanlah puncaknya ketika terjadi pertempuran, semoga kalian akan berhasil mendapat balasan di tempat yang abadi, dan tempat tinggal yang kekal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subuh esoknya semua tentara Islam sudah berada di tikar sembahyang masing-masing untuk mengerjakan perintah Allah yaitu shalat Subuh, kemudian berdoa semoga Allah memberikan mereka kemenangan atau syurga. Kemudian Saad bin Abu Waqas panglima besar Islam telah memberikan perintah agar bersiap untuk memulai jihad. Perang satu lawan satu pun berlangsung dua hari. Pada hari ketiga bermulalah pertempuran besar-besaran. 41,000 orang pasukan Islam melawan pasukan Persia yang berjumlah 200,000 orang. Pasukan Islam mendapat tentangan hebat, namun mereka tetap yakin akan pertolongan Allah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putera-putera Khansa maju untuk merebut peluang memasuki syurga. Berkat dorongan dan nasehat dari ibunya, mereka tidak sedikit pun merasa takut. Sambil mengibas-ngibaskan pedang, salah seorang dari mereka berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai saudara-saudaraku! Ibu tua kita yang banyak pengalaman itu, telah memanggil kita semalam dan memberi nasehat. Semua mutiara yang keluar dari mulutnya sangat berguna. Insya Allah akan kita buktikan dalam waktu dekat ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia maju melawan setiap musuh yang datang. Seterusnya disusul pula oleh anak kedua maju dan menentang setiap musuh yang menyerang. Dengan semangat yang berapi-api ia berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Demi Allah! Kami tidak akan melanggar nasehat dari ibu tua kami Nasehatnya wajib ditaati dengan ikhlas. Segeralah bertempur, segeralah bertarung dan menggempur musuh-musuh bersama-sama sampai kalian melihat kehancuran Persia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak Khansa yang ketiga pula segera melompat dengan beraninya dan berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh ibu tua kami tetap tegas dan tidak goyah. Beliau telah mengarahkan kita agar bertindak berani dan berakal cemerlang Itulah nasehat seorang ibu tua yang sangat sayang terhadap anak-anaknya. Mari! Segera maju ke medan tempur dan segeralah untuk mempertahankan diri. Dapatkan kemenangan yang bakal membawa kegembiraan di dalam hati atau tempuhlah kematian yang bakal mewarisi kehidupan yang abadi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak keempat menghunus pedang dan melompat menyusul kakaknya. Untuk menaikkan semangatnya ia pun berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukanlah aku putera Khansa', bukanlah aku anak jantan Dan bukanlah pula karena 'Amru yang pujiannya sudah lama terkenal, Kalau aku tidak membuat pasukan asing yang berkelompok-kelompok itu terjerumus ke jurang bahaya dan musnah dimangsa oleh senjataku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergjihadlah keempat putera Khansa dengan tekad bulat untuk mendapatkan syurga diiringi oleh doa munajat ibunya yang berada di garis belakang. Pertempuran berlangsung hebat. Pasukan Islam pada mulanya kebingungan dan kacau karena pasukan persia menggunakan pasukan gajah di barisan depan, sementara pasukan berjalan kaki berlindung di belakang binatang besar itu. Namun pasukan Islam dapat mencederakan gajah-gajah itu dengan memanah mata dan bahagian-bahagian lainnya. Gajah yang cedera itu marah dengan menghempaskan tuan yang menungganginya, menginjak-injak tentara Persia yang lannya. Kesempatan ini digunakan oleh pihak Islam untuk memusnahkan mereka. Panglima perang bermahkota Persia dapat dipenggal kepalanya, akhirnya mereka lari  menyeberangi sungai dan dipanah oleh pasukan Islam hingga air sungai menjadi merah. Pasukan Persia kalah telak, dari 200,000 tentaranya hanya sebagian kecil saja yang dapat menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam lega. Kini mereka mengumpulkan pasukan Islam yang gugur. Ternyata yang beruntung menemui syahid di medan Kadisia itu berjumlah 7000 orang. Dan dari 7,000 orang syuhada itu terbujur empat orang anak Khansa. Saat itu juga ramailah pasukan Islam yang datang menemui Khansa memberitahukan bahwa keempat anaknya telah mati syahid. Al-Khansa menerima berita itu dengan tenang dan gembira. Al-Khansa terus memuji Allah dengan ucapan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Segala puji bagi Allah, yang telah memuliakanku dengan mensyahidkan mereka, dan aku mengharapkan dari Tuhanku, agar Dia mengumpulkan aku dengan mereka di tempat tinggal yang kekal dengan rahmat-Nya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Khansa kembali ke Madinah bersama para perajurit yang masih hidup dengan meninggalkan jenasah puteranya di medan pertempuran Kadisia. Dari peristiwa peperangan itu pula wanita penyair ini mendapat gelaran kehormatan '&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ummu Syuhada&lt;/span&gt; yang artinya ibu kepada orang-orang yang mati syahid."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-6865857291868145129?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/6865857291868145129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/ummu-syuhada.html#comment-form' title='20 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6865857291868145129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6865857291868145129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/ummu-syuhada.html' title='Ummu Syuhada'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-5166904585837172750</id><published>2010-03-27T15:56:00.003+08:00</published><updated>2010-03-27T16:19:45.878+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Kesaksian Sehelai Bulu Mata</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;Pada kisah kemarin kita telah membahas tentang &lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/unta-menjadi-saksi.html"&gt;kesaksian seekor unta&lt;/a&gt;  sebagai bukti kasih sayang Allah SWT kepada hambaNya. Kali ini kita akan  membahas kisah islami tentang kesaksian bulu mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, pada hari kiamat nanti ada seorang hamba Allah SWT yang sedang diadili dan timbangan kejahatannya sangat berat dibanding kebaikannya.Tetapi ia bersikeras membantah,”Tidak. Demi langit dan bumi, sungguh itu tidak benar.Saya tidak melakukan semua itu, “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, malaikat berkata,”Tetapi semua saksi mengatakan bahwa engkau telah menjerumuskan dirimu sendiri kedalam dosa.”Orang itu menoleh kekiri dan kekanan lalu ke segenap penjuru.Tetapi anehnya, ia tidak melihat seorangpun kecuali dirinya di tempat itu.&lt;br /&gt;Makanya ia pun membantah ” Dimana saksi yang anda maksud? Disini tidak ada orang lain kecuali aku dan suaramu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.”Inilah saksi-saksi itu,” ujar malaikat.&lt;br /&gt;Mata berkata "Sayalah yang memandangi"&lt;br /&gt;Telinga berkata "Saya yang mendengar.”&lt;br /&gt;Hidung pun tidak ketinggalan ”Saya yang mencium&lt;br /&gt;Bibir ikut mengaku,”Saya yang merayu.”&lt;br /&gt;Tangan meneruskan,”Saya yang memegang,”&lt;br /&gt;Kaki menyusul.”Saya yang dipakai lari ketika ketahuan.”&lt;br /&gt;Semua saksi yang bicara memberatkan terdakwa sehingga orang tersebut tak mampu lagi mengelak dan pasrah akan keputusan yang bakal dia terima, tapi tiba-tiba muncul saksi baru yaitu sehelai bulu mata. "Ijinkan saya bersaksi" kata bulu mata dengan lembut. Baiklah anda diterima menjadi saksi. Jawab Malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulu mata itupun berkata,”Terus terang saja, pada saat tengah malam yang lengang menjelang ajalnya, aku pernah dibasahinya dengan air mata. Saat itu, ia menangis menyesali segala perbuatan buruknya. Bukankah nabinya pernah berjanji, bahwa apabila ada seorang hamba yang bertobat, walaupun selembar bulu matanya yang terbasahi air mata, dia sudah diharamkan dari ancaman api neraka?Maka saya sehelai bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahwa ia telah melakukan tobat sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut dibebaskan dari neraka dan diantarkan kesurga.Sampai terdengar suara bergema kepada para penghuni surga,”Lihatlah, Hamba Allah ini masuk surga karena pertolongan sehelai bulu mata.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-5166904585837172750?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/5166904585837172750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/kesaksian-sehelai-bulu-mata.html#comment-form' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5166904585837172750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5166904585837172750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/kesaksian-sehelai-bulu-mata.html' title='Kesaksian Sehelai Bulu Mata'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-1519053469471986724</id><published>2010-03-25T23:26:00.003+08:00</published><updated>2010-03-25T23:30:35.137+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='saksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unta'/><title type='text'>Unta Menjadi Saksi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada zaman Rasulullah s.a.w, ada seorang Yahudi yang menuduh seorang Muslim mencuri untanya. Maka dia datangkan empat orang saksi palsu dari golongan munafik. Nabi s.a.w lalu memutuskan hukum unta itu milik orang Yahudi dan memerintahkan untuk memotong tangan Muslim itu, sehingga orang Muslim itu kebingungan. Maka ia pun mengangkatkan kepalanya menengadah ke langit seraya berkata, "Tuhanku, Engkau Maha Mengetahui bahwa sesungguhnya aku tidak mencuri unta itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya orang Muslim itu berkata kepada Nabi s.a.w, "Wahai Rasulullah, sungguh keputusanmu itu adalah benar, akan tetapi mintalah keterangan dari unta ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Nabi s.a.w bertanya kepada unta itu, "Hai unta, milik siapakah engkau ini ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unta itu menjawab dengan kata-kata yang fasih dan terang, "Wahai Rasulullah, aku adalah milik orang Muslim ini dan sesungguhnya para saksi itu adalah dusta."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Rasulullah s.a.w berkata kepada orang Muslim itu, "Hai orang Muslim, beritahukan kepadaku, apakah yang engkau perbuat, sehingga Allah SWT menjadikan unta ini dapat berbicara perkara yang benar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab orang Muslim itu, "Wahai Rasulullah, aku tidak tidur di waktu malam sehingga lebih dahulu aku membaca salawat ke atas engkau sepuluh kali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah s.a.w bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau telah selamat dari hukum potong tanganmu di dunia dan selamat juga dari seksaan di akhirat nantinya dengan sebab berkatnya engkau membaca salawat untukku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang membaca salawat itu sangat dianjurkan oleh agama sebab pahala-pahalanya sangat tinggi di sisi Allah. Lagi pula boleh melindungi diri dari segala macam bencana yang menimpa, baik di dunia dan di akhirat nanti. Sebagaimana dalam kisah tadi, orang Muslim yang dituduh mencuri itu mendapat perlindungan daripada Allah melalui seekor unta yang menjadi saksi. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-1519053469471986724?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/1519053469471986724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/unta-menjadi-saksi.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1519053469471986724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1519053469471986724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/unta-menjadi-saksi.html' title='Unta Menjadi Saksi'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-8644713100141754300</id><published>2010-03-21T15:02:00.008+08:00</published><updated>2010-03-21T16:11:28.178+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='intermezzo'/><title type='text'>Iseng Membawa Bencana</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Pada postingan kali ini saya akan mengulas bahwa ternyata iseng bisa membawa bencana. Bermula dari pengen nyoba domain co.cc biar keren tapi yang terjadi justru sebaliknya. domain blog ini awalnya http://planetaqidah.blogspot.com akhirnya menjadi planetaqidah.co.cc. saya pikir perubahan ke co.cc akan mempercepat kecepatan loading blog tapi ternyata tidak ada perubahan yang signifikan.&lt;br /&gt;Oleh karena itu saya kembali ke habitat asal domain blogspot.com tempat blog ini mulai berdiri. Awalnya saya berpikir semua uneg-uneg, saran, maupun kritikan teman-teman di kolom komentar akan hilang, namun Alhamdulillah ternyata muncul kembali setelah di refresh.&lt;br /&gt;Berdasarkan pengalaman diatas ternyata memang sebelum melakukan perubahan sana sini sebaiknya banyak bertanya pada om google atau teman-teman blogger lain yang lebih ahli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-8644713100141754300?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/8644713100141754300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/iseng-membawa-bencana.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8644713100141754300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8644713100141754300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/iseng-membawa-bencana.html' title='Iseng Membawa Bencana'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-4667205335198531221</id><published>2010-03-19T10:06:00.000+08:00</published><updated>2010-03-19T10:22:58.082+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masjid'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Orang Miskin Bangun Masjid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin teman-teman tidak akan percaya bahwa seorang miskin bisa bangun masjid. Tapi ini adalah fakta yang dilakukan oleh Khairuddin yang telah membangun Masjid yang diberi nama Shanke Yadem” (Anggap Saja Sudah Makan). Sangat aneh bukan? Dibalik Masjid yang namanya paling aneh tersebut ada cerita yang sangat menarik dan mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya begini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah kawasan Al-Fateh, di pinggiran kota Istanbul ada seorang yang wara’ dan sangat sederhana, namanya Khairuddin Afandi. Setiap kali ke pasar ia tidak membeli apa-apa. Saat merasa lapar dan ingin makan atau membeli sesuatu, seperti buah, daging atau manisan, ia berkata pada dirinya: Anggap saja sudah makan yang dalam bahasa Turkinya “ Shanke Yadem” .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, apa yang dia lakukan setelah itu? Uang yang seharusnya digunakan untuk membeli keperluan makanannya itu dimasukkan ke dalan kotak (tromol)… Begitulah yang dia lakukan setiap bulan dan sepanjang tahun. Ia mampu menahan dirinya untuk tidak makan dan belanja kecuali sebatas menjaga kelangsungan hidupnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun Khairuddin Afandi konsisten dengan amal dan niatnya yang kuat untuk mewujudkan impiannya membangun sebuah masjid. Tanpa terasa, akhirnya Khairuddin Afandi mampu mengumpulkan dana untuk membangun sebuah masjid kecil di daerah tempat tinggalnya. Bentuknyapun sangat sederhana, sebuah pagar persegi empat, ditandai dengan dua menara di sebelah kiri dan kanannya, sedangkan di sebelah arah kiblat ditengahnya dibuat seperti mihrab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Khairuddin berhasil mewujudkan cita-ciatanya yang amt mulia itu dan masyarakat di sekitarnyapun keheranan, kok Khairuddin yang miskin itu di dalam dirinya tertanam sebuah cita-cita mulia, yakni membangun sebuah masjid dan berhasil dia wujudkan. Tidak bayak orang yang menyangka bahwa Khairud ternyata orang yang sangat luar biasa dan banyak orang yang kaya yang tidak bisa berbuat kebaikan seperti Khairuddin Afandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah masjid tersebut berdiri, masyarakat penasaran apa gerangan yang terjadi pada Khairuddin Afandi. Mereka bertanya bagaimana ceritana seorang yang miskin bisa membangun masjid. Setelah mereka mendengar cerita yang sangat menakjubkan itu, merekapun sepakat memberi namanya dengan: “Shanke yadem” (Angap Saja Saya Sudah Makan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah seorang miskin rela menyisihkan uang makannya untuk ditabung bukan untuk memperbaiki rumahnya tetapi digunakan untuk membangun bekal istana di Akhirat. Coba bandingkan dengan keadaan kita yang kadang lupa menyumbang untuk kegiatan agama?. Mudah-mudahan kisah ini bisa menjadi motivasi bagi kita semua. Wassalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dikutip seperlunya dari haxims.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-4667205335198531221?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/4667205335198531221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/mungkin-kita-tak-percaya-jika-tidak.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4667205335198531221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4667205335198531221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/mungkin-kita-tak-percaya-jika-tidak.html' title='Orang Miskin Bangun Masjid'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-5566291892542740714</id><published>2010-03-17T13:13:00.001+08:00</published><updated>2010-03-17T13:13:50.430+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadist'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Faedah Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya kaum fakir dari golongan para sahabat Muhajirin mendatangi Rasulullah s.a.w. lalu berkata: "Orang-orang yang memiliki harta banyak itu sama pergi yakni meninggal dunia  dengan membawa derajat yang tinggi-tinggi dan kenikmatan yang kekal. Sebabnya ialah karena mereka bersembahyang sebagaimana kita bersembahyang, mereka berpuasa sebagaimana kita berpuasa, lagi mereka mempunyai kelebihan dari harta-harta mereka dan dapat mereka gunakan untuk beribadat haji, berumrah, berjihad serta bersedekah." Beliau s.a.w. lalu bersabda:&lt;br /&gt;"Tidakkah engkau semua suka kalau saya ajarkan kepadamu semua sesuatu yang dengannya itu engkau semua dapat mencapai pahala orang yang telah mendahuluimu dan dapat mendahului orang yang sesudahmu. Juga tiada seorangpun yang lebih utama pahalanya daripadamu semua, selain orang yang mengerjakan sebagaimana yang engkau kerjakan itu?" Mereka menjawab: "Baiklah, ya Rasulullah." Beliau s.a.w. bersabda: "Hendaklah engkau semua membaca tasbih, tahmid dan takbir sehabis shalat - wajib -sebanyak tigapuluh tiga kali masing-masing."&lt;br /&gt;Abu Shalih yang meriwayatkan Hadis ini dari Abu Hurairah, ketika ditanya bagaimana cara menyebutkan tasbih, tahmid dan takbir itu, lalu menjawab: "Orang yang berzikir itu supaya mengucapkan: "Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar - Maha Suci Allah dan segenap puji bagi Allah dan Allah adalah Maha Besar." Sehingga jumlah semuanya itu ada tigapuluh tiga kali. (Muttafaq Alaih)&lt;br /&gt;Imam Muslim menambahkan dalam riwayatnya: "Lalu kembalilah kaum fakir dari golongan sahabat Muhajirin itu kepada Rasulullah s.a.w. lalu mereka berkata: "Saudara-saudara kita yakni orang-orang yang berharta sudah sama mendengar apa yang kita kerjakan ini, kemudian merekapun mengerjakan seperti itu pula." Rasulullah s.a.w. lalu bersabda: "Yang sedemikian itu adalah keutamaan Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendaki."&lt;br /&gt;Hikmah yang diambil dari hadist diatas adalah bahwa faedah membaca tasbih, tahmid dan takbir adalah dapat mencapai pahala orang yang telah mendahului kita dan dapat mendahului orang yang sesudah kita sepanjang dia tidak melakukan yang kita kerjakan. Ini adalah salah satu bukti kasih sayang Allah SWT kepada hambaNya. Wassalam.&lt;br /&gt;Sumber : Riyadlus Salihin Hadist No. 1415.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-5566291892542740714?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/5566291892542740714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/faedah-membaca-tasbih-tahmid-dan-takbir.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5566291892542740714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5566291892542740714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/faedah-membaca-tasbih-tahmid-dan-takbir.html' title='Faedah Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-1159910292316355397</id><published>2010-03-14T15:59:00.000+08:00</published><updated>2010-03-14T16:02:14.843+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Makna dibalik Lima Perintah Aneh</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abu Laits as-Samarqandi pernah bercerita bahwa ayahnya pernah menceritakan bahwa Nabi  kadangkala menerima perintah melaui mimpi. Salah seorang Nabi yang menerima wahyu melalui mimpi , pada suatu malam bermimpi dan diperintahkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;Besok pagi engkau harus menuju ke Barat dan melaksanakan 5 perintah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Apa yang kamu lihat maka makanlah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sembunyikan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terimalah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan Engkau Putuskan harapan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Larilah darinya&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keesokan paginya Nabi tersebut berangkat menuju ke Barat guna melaksanakan Lima Perintah Aneh tersebut. Saat menuju ke Barat yang pertama dia lihat adalah bukit. “Wah tidak mungkin saya bias melaksanakan perintah ini, mana mungkin saya bias memakan bukit”. Tapi karena ketaatannya maka beliaupun terus mendekati bukit tersebut, ketika sudah dekat bukit tersebut mengecil seperti roti sehingga Nabi tersebut dapat dengan mudah memakannya. Beliaupun mengucapkan Alhamdulillah karena rasanya sangat nikmat laksana madu. Lalu beliau melanjutkan perjalanannya dan menemukan mangkuk emas yang menurut perintah harus disembunyikan. Maka beliau menggali lubang dan menanam mangkuk tersebut. Namun setiap kali ditanam, mangkuk emas tersebut muncul kembali. Akhirnya nabi tersebut berkata “Aku telah melaksanakan PerintahMU” maka beliau melanjutkan perjalanannya.&lt;br /&gt;Ditengah perjalanan sang Nabi melihat burung kecil yang dikejar oleh Elang. Burung tersebut berkata “ Wahai Nabi Allah tolonglah aku”. Maka nabi tersebut mengambil burung itu dan memasukkannya ke dalam bajunya. Akhirnya Sang Elang menghampiri Nabi tersebut dan berkata “Wahai Nabi Allah aku sangat lapar dan mengejar burung itu dari pagi. Tolong janganlah putuskan harapanku dari rezekiku”. Akhirnya sang Nabi mengiris pahanya dan memberikannya kepada Elang karena teringat perintah keempat.&lt;br /&gt;Sang Nabi melanjutkan perjalanannya dan menemukan bangkai yang sangat busuk, maka beliau melaksanakan perintah kelima dengan lari dari bau bangkai tersebut. Setelah melaksanakan Lima Perintah aneh tersebut, nabipun pulang ke rumah. Di rumah beliau berdoa “Ya Allah aku telah melaksanakan perintahMU sebagaimana dalam mimpiku, tolong jelaskanlah makna lima perintah tersebut”.&lt;br /&gt;Akhirnya melalui mimpi Allah SWT menjelaskan :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Yang engkau makan itu adalah marah. Awalnya akan seperti bukit tapi jika kamu mampu menahannya maka akan lebih manis dari madu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mangkuk emas itu adalah simbol kebaikan. Walau disembunyikan pasti akan nampak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Burung Kecil itu simbol amanah. Jika sudah menerima amanah seseorang maka jagalah amanah tersebut dengan baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Permohonan Elang adalah simbol bahwa jika orang meminta bantuan kepadamu, maka usahakanlah membantunya walaupun engkau sendiri membutuhkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bangkai busuk itu adalah simbol ghibah. Maka larilah dari orang-orang  yang sedang berghibah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah nasehat yang diberikan Allah SWT kepada NabiNYA untuk disampaikan pada hamba Allah SWT. Semoga bermanfaat. Wassalam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-1159910292316355397?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/1159910292316355397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/makna-dibalik-lima-perintah-aneh.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1159910292316355397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1159910292316355397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/makna-dibalik-lima-perintah-aneh.html' title='Makna dibalik Lima Perintah Aneh'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-2868723137315152219</id><published>2010-03-08T12:51:00.000+08:00</published><updated>2010-03-08T12:51:17.351+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Tatkala Syaitan Berkata Jujur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tatkala Nabi Adam AS diciptakan oleh Allah SWT maka seluruh makhluk bersujud kepada nabi Adam AS kecuali syaitan. Hal ini disebabkan karena kesombongannya dan merasa lebih memulia dari Adam yang diciptakan dari tanah. Akhirnya syaitanpun dilengserkan dari kedudukannya yang dulunya mulia menjadi dilaknat oleh Allah SWT. Namun sebelum dihukum syaitan mengajukan permintaan untuk dipanjangkan umurnya dan diberikan kesempatan untuk menggoda Adam dan anak cucunya (manusia). Karena Allah SWT sangat pemurah maka permintaan syaitanpun dikabulkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun pada artikel kali ini kita akan membahas tatkala syaitan berkata jujur. Mungkin terlintas dibenak teman-teman, apakah mungkin syaitan yang hobinya menyesatkan manusia bisa berkata jujur?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baiklah tanpa berlama-lama lagi saya akan menampilkan kembali kisah tatkala Abu Hurairah ditugaskan untuk menjaga gudang zakat di bulan ramadhan. Tatkala melaksanakan tugasnya Abu Hurairah menangkap seorang pencuri. “Aku akan mengadakan kamu ke Rasulullah SAW” kata Abu Hurairah. Mendengar hal tersebut, sang pencuri berkata “Tolong jangan adukan saya,&amp;nbsp; karena tanggungan saya banyak sedangkan saya orang miskin”. Akhirnya Abu Hurairah melepaskannya krena berpikir Bukankah zakat untuk orang miskin?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keesokan harinya Rasulullah SAW berkata “Apa yang dilakukan tawananmu semalam Abu Hurairah?”. Abu Hurairah menjawab bahwa ia kasihan melihatnya karena miskin dan memerlukan makanan. “Dia bohong, nanti malam dia akan datang lagi” Kata Rasulullah SAW.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan ternyata betul, pencuri itu datang lagi dan tertangkap lagi. Tapi dia menjawab seperti jawaban kemarin malam dan berjanji tidak akan datang lagi maka Abu Hurairah melepaskannya. Keesokan harinya Rasulullah bertanya lagi dan jawaban Abu Hurairah tetap sama maka Rasulullah SAW berkata “ Dia bohong dan akan datang lagi nanti malam”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendengar kata-kata Rasulullah maka Abu Hurairah bertekad tak akan memberi ampun bila pencuri itu datang lagi. Ternyata betul pencuri itu dating lagi dan tertangkap oleh Abu Hurairah. “Kali ini kamu akan kubawa ke Rasulullah SAW karena sudah dua kali kamu berjanji tapi kamu selalu melanggarnya”. Melihat keseriusan Abu Hurairah maka pencuri itu berkata “Lepaskan saya dan kamu akan saya ajari kalimat yang berguna”. Maka Abu Hurairah bertanya “Kalimat Apakah itu?”. Maka pencuri itu menjawab “Bacalah Ayat Kursi sebelum tidur maka tuan akan selalu dipelihara Allah SWT dari gangguan syaitan sampai pagi”. Akhirnya pencuri itupun dilepaskan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keesokan harinya Abu Hurairah menghadap Rasulullah menceritakan pengalamannya semalam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Apa yang dilakukan tawananmu?” Tanya Rasulullah SAW&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“ dia mengajariku untuk membaca ayat kursi sebelum tidur. Katanya jika membaca ayat kursi maka Allah SWT akan menjaga kita dari gangguan syaitan sampai pagi” Jawab Abu Hurairah. “Pencuri itu berkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap pendusta. Tahukah kamu siapa pencuri yang bertemu denganmu tiap malam?&amp;nbsp; Tanya Rasulullah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Saya tidak tahu” Jawab Abu Hurairah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Itulah Syaitan” Kata Rasulullah SAW.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah kisah islami kali ini. Wassalam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-2868723137315152219?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/2868723137315152219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/tatkala-syaitan-berkata-jujur.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2868723137315152219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2868723137315152219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/tatkala-syaitan-berkata-jujur.html' title='Tatkala Syaitan Berkata Jujur'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-5581704547658526217</id><published>2010-03-03T13:05:00.000+08:00</published><updated>2010-03-03T13:10:54.448+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Mengubah Hinaan Menjadi Doa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang mengubah hinaan menjadi doa. Dalam kehidupan sehari-hari tak jarang tatkala memulai usaha atau pekerjaan maka banyak dukungan dari keluarga tapi tidak sedikit pula yang memberikan cemoohan ataupun hinaan. Oleh karena itu saya ingin menyajikan suatu kisah nyata perjuangan seorang pemuda muslim dalam mengubah hinaan menjadi doa yang makbul baginya. Maklum aja blogger pinrang adalah penggemar kisah nyata untuk dijadikan motivasi. :)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu waktu ada seorang anak sebut saja Rudi (maklum identitas asli dirahasiakan) hidup di tengah keluarga sederhana yang hidup pas-pasan. Tetapi orangtuanya ngotot untuk membiayai kuliahnya karena orangtuanya menganggap bahwa  Ilmu jauh lebih bermanfaat dari harta. &lt;br /&gt;Akhirnya Rudipun kuliah di Universitas Hasanuddin yang merupakan salah satu Universitas terbesar di Indonesia Timur. Disaat masa akhir kuliahnya tetangganya berkata "Percuma saja orangtua Rudi membiayai kuliah anaknya, tokh dia tidak akan mungkin dapat kerja". Mendengar cibiran tetangganya Rudi hanya terdiam seraya berdoa " Ya Allah, buktikanlah bahwa omongan orang itu tidak benar karena sesungguhNya Engkulah yang Maha Kuasa".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktupun terus berjalan sampai akhirnya Rudi menyelesaikan kuliahnya. Keberuntungan berpihak kepadanya karena tidaklama berselang penerimaan cpns terbuka. Rudipun mengadu nasib dan mencoba keberuntungannya. Tetangganya pun kembali berkata " Percuma saja dia mendaftar, toh dia tidak akan mungkin jadi pns". Rudi hanya diam dan kembali berdoa " Ya Allah, buktikanlah bahwa omongan orang itu tidak benar karena  sesungguhNya Engkaulah yang Maha Kuasa".&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum tes pns dimulai cobaan kembali datang. Seorang keluarga Rudi yang dekat dengan pejabat menawarkan untuk masuk pns lewat jalan tol dengan biaya lima puluh juta rupiah. Rudi hanya menjawab bahwa orangtuanya tidak mampu dan bukankah menyogok dan disogok akan masuk neraka?. Kerabatnyapun berkata "Terserah kamu saja tapi yakinlah kamu tidak akan lulus jika jujur". Rudipun kembali berdoa " Ya Allah, buktikanlah bahwa omongan orang itu tidak benar karena  sesungguhNya Engkaulah yang Maha Kuasa". Alhamdulillah setelah pengumuman Rudi ternyata lulus pns dan anak tetangganya justru tidak lulus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah kisah Rudi dan kesabarannya. Hikmah yang bisa dipetik dari kisah ini adalah :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Janganlah membalas hinaan orang dengan emosi tapi bersabarlah karena sesungguhnya Allah SWT bersaba orang yang sabar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Janganlah pernah menganggap enteng orang lain karena belum tentu kita lebih baik dari orang terseb &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah kisah kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua. Wassalam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-5581704547658526217?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/5581704547658526217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/mengubah-hinaan-menjadi-doa.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5581704547658526217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5581704547658526217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/03/mengubah-hinaan-menjadi-doa.html' title='Mengubah Hinaan Menjadi Doa'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-6111115935055060733</id><published>2010-02-26T09:09:00.001+08:00</published><updated>2010-03-21T15:55:07.236+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Perumpamaan Petunjuk dan Ilmu</title><content type='html'>Dari Abu Musa r.a., katanya: "Nabi s.a.w. bersabda: "Perumpamaan dari petunjuk dan ilmu yang dengannya saya diutus oleh Allah itu adalah seperti hujan yang mengenai bumi. Di antara bumi itu ada bagian yang baik, yaitu dapat menerima air, kemudian dapat pula menumbuhkan rumput dan lalang yang banyak sekali, menahan masuknya air dan selanjutnya dengan air yang bertahan itu Allah lalu memberikan kemanfaatan kepada para manusia, karena mereka dapat minum daripadanya, dapat menyiram dan bercocok tanam. Ada pula hujan itu mengenai bagian bumi yang lain, yang ini hanyalah merupakan tanah rata lagi licin. Bagian bumi ini tentulah tidak dapat menahan air dan tidak pula dapat menumbuhkan rumput. Jadi yang sedemikian itu adalah contohnya orang pandai dalam agama Allah dan petunjuk serta ilmu yang dengannya itu saya diutus, dapat pula memberikan kemanfaatan kepada orang tadi, maka orang itupun mengetahuinya - mempelajarinya, kemudian mengajarkannya - yang ini diumpamakan bumi yang dapat menerima air atau dapat menahan air, dan itu puIalah contohnya orang yang tidak suka mengangkat kepala untuk menerima petunjuk dan ilmu tersebut. Jadi ia enggan menerima petunjuk Allah yang dengannya itu saya dirasulkan  ini contohnya bumi yang rata serta licin." (Muttafaq 'alaih)&lt;br /&gt;Sumber : Riyadlus Salihin&lt;br /&gt;Kesimpulan dari hadist diatas adalah bahwa orang yang mendapat ilmu yang baik maka ia senantiasa mengamalkan petunjuk yang didapat sedangkan orang yang tidak mendapat hidayah petunjuk/ ilmu yang diperoleh berlalu begitu saja seperti yang sering dikatakan oleh Guru “ Masuk Telinga Kanan Keluar Telinga Kiri”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-6111115935055060733?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/6111115935055060733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/perumpamaan-petunjuk-dan-ilmu_25.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6111115935055060733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6111115935055060733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/perumpamaan-petunjuk-dan-ilmu_25.html' title='Perumpamaan Petunjuk dan Ilmu'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-3084786092509168055</id><published>2010-02-24T09:07:00.000+08:00</published><updated>2010-02-24T09:07:00.735+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Pentingnya Rasa Malu</title><content type='html'>Malu adalah akhlak seorang muslim bahkan malu merupakan pedoman Muslim dan penegak hidupnya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya :&lt;br /&gt;“ Iman itu bercabang tujuh puluh lebih atau enam puluh lebih, yang paling utama adalah kalimat Laa Ilaaha Illalah dan yang paling rendah adalah menyingkirkan rintangan dari jalanan dan malu termasuk cabang iman”. ( HR Bukhari Muslim ).&lt;br /&gt;Dalam salah satu hadist yang lain Rasulullah SAW bersabda&lt;br /&gt;“ Rasa malu dan iman keduanya selalu bersamaan maka jika salah satunya hilang maka hilanglah yang lain darinya” ( HR Al Hakim )&lt;br /&gt;Melihat kedua hadist tersebut diatas mengingatkan kita pentingnya rasa malu bagi umat Islam. Keimanan membuat mukmin melakukan kebaikan dan meninggalkan kemaksiatan sedangkan malu mencegah manusia untuk tidak bersyukur atau mengambil sesuatu yang bukan haknya. Seorang pemalu akan mencegah dirinya dari berkata buruk, berbuat buruk dan menjaga cela dari dosa cemoohan. Sesungguhnya rasa malu itu tidaklah menimbulkan sesuatu kecuali kebaikan. Sebagaimana hadist rasulullah SAW yang artinya : “ Malu itu tidak mendatangkan kecuali kebaikan” ( HR Bukhari Muslim ).&lt;br /&gt;Rasa Malu yang dimaksud disini bukanlah seperti rasa malu yang kadang salah ditempatkan. Rasa Malu tidak menghalangi umat Islam untuk maju dalam memperjuangkan haknya atau dalam membela kepentingan umat.&lt;br /&gt;Pentingnya rasa malu ditekankan kepada malu berbuat kejahatan bukan rasa malu untuk maju dalam kebaikan. Bukankah waktu masih SD kita diajar pernah diajarkan peribahasa “Malu Bertanya Sesat di Jalan”. &lt;br /&gt;Ibnu Mas’ud pernah memberi nasehat “Malulah kamu semua kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya malu, jagalah kepala dan yang ditangkapnya, perut dan apa yang dikandungnya, ingatlah kematian dan perubahannya menjadi tanda setelah kematian”. Rasulullah SAW bersabda yang artinya :&lt;br /&gt;“Allah SWT lebih berhak untuk dimalui (oleh seseorang) daripada manusia lain” (HR Bukhari).&lt;br /&gt;Oleh karena itu semoga rasa malu tidak hilang dalam diri kita semua sehingga kita bisa terpelihara dari berbuat dosa yang dilaknat Allah SWT. Amien.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-3084786092509168055?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/3084786092509168055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/pentingnya-rasa-malu.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3084786092509168055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3084786092509168055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/pentingnya-rasa-malu.html' title='Pentingnya Rasa Malu'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-8551782595794656400</id><published>2010-02-22T09:06:00.001+08:00</published><updated>2010-02-22T09:06:51.985+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Manfaat ASI bagi Bayi</title><content type='html'>Air Susu Ibu atau biasa disingkat ASI merupakan karunia ALLAH SWT yang diberikan kepada ibu yang baru saja melahirkan. Karena telah diramu secara istimewa maka ASI merupakan makanan paling ideal bagi bayi yang baru lahir.&lt;br /&gt;ASI mengandung minyak omega 3 asam linoleat alfa yang merupakan zat penting bagi perkembangan otak dan retina manusia khususnya bagi bayi yang baru lahir. Oleh karena itu banyak pakar kedokteran dan Farmasi yang menganjurkan untuk minum omega 3 sejak masa kehamilan. &lt;br /&gt;Penelitian yang dilakukan di Universitas Bisbol mengungkapkan bahwa bayi yang mendapatkan ASI memiliki kemungkinan lebih kecil untuk menderita penyakit jantung. Hal ini disebabkan karena pengerasan pembuluh arteri dapat disebabkan oleh asam-asam lemak tak jenuh sedangkan bayi yang meminum ASI mendapatkan asupan lemak yang seimbang dengan kadar yang cukup sehingga kemungkinan pengerasan arteri yang mempengaruhi jantung.&lt;br /&gt;Sebenarnya susu formula yang tersedia di pasaran saat ini memiliki kandungan yang mirip dengan Air Susu Ibu. Tapi beberapa penelitian membuktikan bahwa ASI jauh lebih baik dari susu formula. Saya kira penelitian tersebut membuktikan bahwa bagaimanapun sempurnanya buatan manusia, pasti tidak akan mampu menandingi buatan Allah SWT.&lt;br /&gt;Oleh karena itu melalui blog ini saya mengajak para Ibu untuk memberikan ASI ekslusif kepada bayinya selama dua tahun. Sesuai Firman Allah SWT :&lt;br /&gt;Qs.Luqman Ayat 14&lt;br /&gt;وَوَصَّيْنَا الإنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Kami perintahkan kepada manusia kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu&lt;br /&gt;( Tulisan Qur’an karya Alm. Elin Amelia )&lt;br /&gt;Demikianlah artikel kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Wassalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-8551782595794656400?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/8551782595794656400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/manfaat-asi-bagi-bayi.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8551782595794656400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8551782595794656400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/manfaat-asi-bagi-bayi.html' title='Manfaat ASI bagi Bayi'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-6910567500888725717</id><published>2010-02-20T09:21:00.000+08:00</published><updated>2010-02-20T09:32:05.328+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='intermezzo'/><title type='text'>Fatamorgana Bukan Fatamorgana</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fatamorgana adalah fenomena optik yang biasa terlihat di ladang es atau padang pasir. Karena efek pencahayaan tersebut maka mata kadang tertipu saat mendekatinya. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas fatamorgana yang bukan merupakan fatamorgana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu blog sahabat saya Setiawan Dirgantara berjudul&amp;nbsp; &lt;a href="http://amriawan.blogspot.com/" target="_blank"&gt;Fatamorgana&lt;/a&gt;&amp;nbsp; dengan alamat http://amriawan.blogspot.com. Blog ini menyajikan beragam informasi yang bemanfaat bagi kita. Mulai dari tips seputar blog, resensi film, obyek wisata dll yang semuanya berguna untuk kita baca. Mengunjungi blog ini bagaikan berada dalam suatu fatamorgana tapi setelah masuk di dalamnya ternyata isinya bukanlah ilusi melainkan informasi unik yang sayang untuk dilewatkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penampilan blog ini juga sangat "cantik" karena setiap tulisannya memiliki efek pelangi. Pengaturan isi blog juga sangat rapi, sehingga cocok buat pemula seperti saya buat dijadikan contoh. Penulisnya "setiawan dirgantara" merupakan orang yang sangat ramah dan memperlakukan semua blogger dengan ramah. Makanya tak heran jika alexa rank blog ini berada dibawah kisaran seratus ribu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tatkala Planet Aqidah baru berdiri bung setiawan Dirgantara termasuk orang pertama yang follow di blog ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melihat berjuta kelebihan yang dimiliki maka wajar bila blog ini masuk dalam kategori 10 blog terbaik 2009.&amp;nbsp; Indikatornya adalah google page ranknya tinggi, alexa rendah dan masih banyak lagi indikator lainnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah tulisan saya kali ini. Selamat buat Bung Setiawan Dirgantara semoga tetap sukses dengan Fatamorgana. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-6910567500888725717?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/6910567500888725717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/fatamorgana-bukan-fatamogana.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6910567500888725717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6910567500888725717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/fatamorgana-bukan-fatamogana.html' title='Fatamorgana Bukan Fatamorgana'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-3069548381723421083</id><published>2010-02-12T13:22:00.001+08:00</published><updated>2010-02-12T13:22:25.784+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Bergaul dengan Baik Syarat Masuk Surga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW bersabda “ Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri” (Hadist Riwayat Bukhari Muslim ). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hadist tersebut diatas menunjukkan bahwa Agama Islam mengajarkan umatnya untuk saling menyayangi sesama muslim dan kita dianggap belum beriman bila belum mencintai saudara sepenuh hati. Jadi tatkala saudara kita mendapatkan rezki, hidayah atau kebaikan maka kita akan bersukacita dengan tulus tanpa rasa iri, dengki atupun perasaan buruk lainnya. Sebaliknya tatkala saudara kita muslim tertimpa bencana maka kita wajib untuk membantunya dengan ikhlas tanpa mengharapkan balasan karena balasan terbaik hanya dating dari Allah SWT. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam hadist yang lain Rasulullah SAW bersabda “ Siapa yang ingin diselamatkan dari Neraka dan masuk ke dalam surga maka hendaknya kematian menjemputnya dalam keadaan ia beriman kepada Allah SWT dan hari akhir dan hendaknya ia bergaul dengan orang lain dengan sesuatu yang ia ingin mereka lakukan padanya”. ( Hadist Riwayat Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hadist diatas menegaskan bahwa salah satu syarat masuk surga adalah bergaul dengan baik. Perlakukanlah orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan sebagaiman peribahasa yang diajarkan waktu kecil “Cubitlah dirimu sebelum mencubit orang lain”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melihat kedua hadist diatas jelas bahwa Islam mengajarkan kita untuk mencintai saudara sesama muslim bagaikan soulmate kita dan Islam juga mengajarkan etika bergaul yang baik sebagai syarat masuk surga. Wassalam. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-3069548381723421083?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/3069548381723421083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/bergaul-dengan-baik-syarat-masuk-surga.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3069548381723421083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3069548381723421083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/bergaul-dengan-baik-syarat-masuk-surga.html' title='Bergaul dengan Baik Syarat Masuk Surga'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-5812905520139514143</id><published>2010-02-10T09:53:00.000+08:00</published><updated>2010-02-10T09:53:37.582+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Pacaran Islami Vs Nikah dengan Istri Generik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang pacaran Islami versus nikah. Menurut saya pacaran adalah hubungan antara dua individu yang berbeda jenis kelamin dan bukan mahram tanpa ikatan resmi. Banyak ustadz gaul yang mencari popularitas menyatakan bahwa pacaran itu boleh asal secara Islami. Tapi kalau menurut saya tidak ada gunanya kalau hanya pacaran mending langsung aja menikah. Mengapa saya katakan demikian? Ada beberapa alasan :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Islam mengajarkan kepada kita untuk tidak berkhalwat ( berduaan ) dengan orang yang bukan mahram. Sedangkan kalau orang lagi di mabuk cinta pasti terus ingin berduaan dengan kekasih pujaan hati.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang yang berpacaran pasti ingin berjalan-jalan dengan wanita pujaan hati, sedangkan Islam mengajarkan bahwa wanita tidak boleh berpergian tanpa disertai mahramnya. Emangnya ada anak muda yang mau pacaran bila bonyok ceweknya ikut bila sang kekasih diajak jalan?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Islam mengajarkan kepada kita untuk tidak menyentuh apalagi meraba wanita yang bukan mahram. Tapi bila orang pacaran dan dimabuk cinta biasanya ajaran seperti ini dilanggar dan bisa saja menjerumuskan ke zinah. Seperti yang lagi heboh pada kisah nova yang lari dengan pacarnya. Naudzubillah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Melihat banyaknya larangan dalam pergaulan dengan lawan jenis maka saya menganjurkan kepada Pria untuk menahan pandangan dan lebih baik segera menikah setelah mampu. Percayalah sobat bahwa pacaran setelah nikah itu jauh lebih indah. Satu lagi saran saya bahwa cepat2lah menikah dan banyklah berdoa agar dapat isteri &lt;b&gt;"generik"&lt;/b&gt; mutu terjamin harga terjangkau. Maaf kalau saya pakai istilah itu, maklum sebagai apoteker banyak berhubungan dengan obat. Wassalam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-5812905520139514143?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/5812905520139514143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/pacaran-islami-vs-nikah-dengan-istri.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5812905520139514143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/5812905520139514143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/pacaran-islami-vs-nikah-dengan-istri.html' title='Pacaran Islami Vs Nikah dengan Istri Generik'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-7836805112839153344</id><published>2010-02-06T11:27:00.000+08:00</published><updated>2010-02-06T11:27:26.627+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Abd Qadir Jaelani dan Perampok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada kisah islami kali ini saya akan menuliskan tentang Abd Qadir Jaelani dan perampok sebagai persembahan khusus buat &lt;b&gt;HAPIA MESIR&lt;/b&gt; sahabat saya yang hebat dan telah mengingatkan untuk segera membuat postingan terbaru.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu hari &lt;b&gt;Abd Qadir Jaelani&lt;/b&gt; sedang mengembalakan kambing sebagai rutinitasnya sehari-hari. Namun hari itu terjadi peristiwa aneh dimana saat mengembalakan kambing, hewan tersebut berbalik dan berkata " Behentilah.......... Engkau tidak ditakdirkan untuk menjadi seorang penggembala maupun petani". Melihat kejadian itu &lt;b&gt;Abd Qadir Jaelani &lt;/b&gt;langsung berlari ketakutan pulang ke rumah. Sesampai di rumah sang Ibu kaget melihat anaknya yang tampak pucat dan berkata " Ada apa wahai ananda tercinta, kenapa engkau telihat pucat?". Sang anakpun bercerita mengenai kejadian kambing aneh tersebut. Setelah selesai menceritakan kisahnya &lt;b&gt;Abd Qadir Jaelani &lt;/b&gt;meminta izin kepada ibunya untuk menuntut Ilmu di Iraq yang saat itu terkenal maju dalam bidang Ilmu Pengetahuan.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Mendengar permintaan anaknya sang Ibupun terharu. " Ibu akan mengijinkan ananda berangkat walaupun itu sangat berat bagi Ibu. Ibu hanya berpesan agar kamu jangan berbohong dan senantiasa berkata &lt;b&gt;jujur&lt;/b&gt; dalam situasi apapun". Ibunyapun memberikan bekal 100 Dinar kepada anaknya dan menjahitkannya di bawah ketiak bajunya agar bisa tehindar dari Perampok.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya Abd Qadir Jaelani berangkat dengan rombongan Kabilah menuju ke Iraq. Namun ditengah perjalanan rombongan Kabilah tersebut dihadang oleh perampok. satu persatu anggota rombongan kabilah tersebut diperiksa dan diambil barangnya oleh perampok. Saat perampok tesebut tiba pada seorang anak yang berpakaian sangat lusuh, perampok itu berkata "Apa yang engkau miliki?". Sang anak yang tidak lain adalah &lt;b&gt;Abd Qadir Jaelani &lt;/b&gt;menjawab " Aku memiliki 100 Dinar yang tersimpan dibawah ketiakku". Melihat pakaian sang anak yang lusuh perampok itupun pergi karena tidak percaya. Saat perampok yang kedua datang dengan pertanyaan yang sama, sang anakpun menjab dengan jawaban yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya anak tersebut dibawah menghadap kepala perampok. "Apa yang engkau miliki?" tanya big bos perampok tersebut. " Aku memiliki 100 Dinar yang tersimpan dibawah ketiakku" jawab sang anak seperti jawabannya kepada kedua perampok sebelumnya. Pemimpin perampok itupun memerintahkan sang anak untuk digeledah dan tenyata benar ditemukan sebuah kantung berisi uang seratus dinar. "Kenapa kamu mengatakan bahwa dibawah ketiakmu tedapat uang seratus Dinar padahal itu bukan jumlah yang sedikit dan kami juga tidak mengetahuinya?". tanya permpok itu lagi. Abd Qadir Jaelani menjawab bahwa itu adalah amanat dari ibunya untuk senantiasa berkata jujur dan dia tidak ingin mengkhianati pesan Ibunya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pimpinan Perampok itupun menangis dan berkata " Anak ini masih kecil tapi sudah takut untuk berbohong sedangkan kita sudah bertahun-tahun melaksanakan kejahatan dan lupa pada &lt;b&gt;Allah SWT&lt;/b&gt;". Akhirnya sang perampok itupun sadar dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah kisah islami kali ini, semoga bermanfaat. wassalam. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-7836805112839153344?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/7836805112839153344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/abd-qadir-jaelani-dan-perampok.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7836805112839153344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7836805112839153344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/02/abd-qadir-jaelani-dan-perampok.html' title='Abd Qadir Jaelani dan Perampok'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-9130886676858791852</id><published>2010-01-25T11:14:00.000+08:00</published><updated>2010-01-25T11:14:00.409+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Tiga Bayi Yang Bisa Berbicara </title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah berbicara ketika masih dalam buaian (bayi) kecuali tiga orang, Isa bin Maryam. Beliau bersabda, 'Dulu, dikalangan Bani Israil terdapat seorang laki-laki yang ahli ibadah. Ia dipanggil dengan nama Juraij. Ia membangun tempat ibadahnya dan melakukan ibadah di dalamnya'. Beliau bersabda, "orang-orang Bani Israil menyebut-nyebut tentang (ketekunan) ibadah Juraij, sehingga berkatalah seorang pelacur dari mereka, 'Jika kalian mnghendaki aku akan memberinya ujian'. Mereka berkata, 'Kami menghendakinya'. Perempuan itu lalu mendatanginya dan menawarkan diri kepadanya. Tetapi Juraij tidak mempedulikannya. Lalu ia berzina dengan seorang gembala yang meneduhkan kambing gembalaannya ke dekat tempat ibadah Juraij. Akhirnya iapun hamil dan melahirkan seorang bayi. Orang-orang bertanya, 'Hasil perbuatan siapa?' Ia menjawab, 'Juraij'. Maka mereka mendatanginya dan memaksanya turun. Mereka mencaci, memukulinya dan merobohkan tempat ibadahnya'. Juraij bertanya, apa yang terjadi dengan kalian?' Mereka menjawab, 'Engkau telah berzina dengan pelacur ini, sehingga ia melahirkan seorang bayi'. Ia bertanya 'Dimana dia?' Mereka menjawab, 'Itu dia!' Beliau bersabda, 'Juraij lalu berdiri dan shalat kemudian berdo'a. Setelah itu ia menghampiri sang bayi lalu mencoleknya seraya berkata, 'Demi Allah, wahai bayi, siapa ayahmu?' Sang bayi menjawab, 'Aku adalah anak tukang gembala'. Serta merta orang-orangpun menghambur kepada Juraij dan menciuminya. Mereka berkata kami akan membangun tempat ibadahmu dari emas'. Ia menjawab aku tidak membutuhkan yang demikian, tetapi bangunlah ia dari tanah sebagaimana yang semula'. Beliau bersabda, 'Ketika seorang ibu memangku anaknya menyususi tiba-tiba lewat seorang penunggang kuda yang mengenakan tanda pangkat, maka ia pun berkata, 'Ya Allah, jadikanlah anakku seperti dia'. Beliau bersabda, 'Maka bayi itu meninggalakan tetek ibunya dan menghadap kepada penunggang kuda seraya berdo'a, 'Ya Allah jangan kau jadikan aku seperti dia'. Lalu ia kembali lagi ke tetek ibunya dan menghisapnya'. Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata, 'Seakan-akan aku melihat Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam menirukan gerakan si bayi dan meletakkan jarinya di mulut lalu menghisapnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu ibunya melalui seorang wanita hamba sahaya yang sedang dipukuli. Sang ibu berkata, 'Ya Allah, jangan jadikan anakku seperti dia'. Beliau bersabda, 'Bayi itu lalu meninggalkan tetek ibunya dan menghadap kepada wanita hamba sahaya itu seraya berdo'a, 'Ya Allah jadikanlah aku seperti dia'. Beliau bersabda, 'Dan pembicaraan itu berulang. Sang ibu berkata (kepada anaknya), 'Dibelakangku berlalu seorang penunggang kuda yang mengenakan tanda pangkat lalu aku berkata, 'Ya Allah, jadikanlah anakku seperti dia'. Lantas engkau berkata, 'Ya Allah, jangan jadikan aku seperti dia'. Lalu aku berlalu dihadapan wanita hamba sahaya ini dan aku katakan, 'Ya Allah, jangan jadikan anakku seperti dia'. Lalu engkau berkata, 'Ya Allah jadikanlah aku seperti dia'. Bayi itu berkata, 'Wahai ibu, sesungguhnya penunggang kuda yang mengenakan tanda pangkat itu adalah orang yang sombong di antara orang-orang yang sombong. Sedang terhadap hamba sahaya wanita itu, orang-orang berkata, 'Dia berzina, padahal ia tidak berzina. Dia mencuri, padahal ia tidak mencuri'. Sedang hamba sahaya tersebut berkata, 'cukuplah Allah sebagai pelindungku'.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(HR. Al-Bukhari, 6/511, Ahmad dan ini adalah lafazh beliau, Muslim dalam Al-Adab.)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-9130886676858791852?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/9130886676858791852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/tiga-bayi-yang-bisa-berbicara.html#comment-form' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/9130886676858791852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/9130886676858791852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/tiga-bayi-yang-bisa-berbicara.html' title='&lt;blink&gt;Tiga Bayi Yang Bisa Berbicara &lt;/blink&gt;'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-7488350506719761339</id><published>2010-01-22T11:11:00.000+08:00</published><updated>2010-01-22T11:11:00.186+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Shalat Mencegah Perbuatan Keji Dan Mungkar</title><content type='html'>Ada seorang lelaki yang merayu-rayu seorang wanita agar mau melakukan zina dengannya. Segala jurus tipu daya ia lakukan untuk meruntuhkan keteguhan iman sang wanita. Memang, lelaki itu ganteng sekali, ditambah lagi ia sangat kaya dikampungnya. Tentu saja tidak sedikit wanita yang menaruh hati padanya. Bagaimana dengan wanita yang dirayunya itu ? &lt;br /&gt;Wanita tersebut sebetulnya sudah bersuami. Ia adalah seorang istri yang taat kepada suaminya. Suaminya sendiri adalah seorang yang taat pula. Perihal rayuan lelaki itu ia adukan kepada suaminya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai suamiku, lelaki kaya yang tinggal disebelah sana itu seringkali menggoda aku. Ia tinggal masih sekampung dengan kita. Tiap kali ia berpapasan denganku, atau kebetulan saja bertemu dengannya, pasti saja ia merayu-rayu aku agar mau berbuat zina dengannya. Ia terus-menerus melakukan hal itu padaku. Apa yang harus aku perbuat, suamiku ?" Sang suami menanggapi istrinya dengan tenang-tenang saja. " Katakan kepada laki-laki itu bahwa engkau akan mau menuruti godaannya, yaitu berzina dengannya. Cuma, dia mesti memenuhi satu persyaratan dahulu". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan patuh istrinya kemudian mendengarkan terus apa yang dikatakan oleh suami tercintanya. Setelah itu pergilah ia menemui laki-laki yang sering mengganggunya itu. &lt;br /&gt;Begitu mengetahui siwanita yang selalu diincarnya datang mencarinya, bukan main gembira perasaannya. Hatinya berbunga-bunga. Akhirnya kesampaian juga apa yang menjadi keinginannya selama ini kepada wanita cantik itu. Dengan penuh ketidaksabaran ia menantikan apa yang akan dikatakan sang wanita. &lt;br /&gt;"Aku akan mau berbuat zina denganmu sebagaimana yang selalu engkau katakan kepadaku dalam rayuan-rayuanmu selama ini !" Mendengar kesediaan wanita itu, lelaki tersebut langsung berseri-seri wajahnya. Pikirnya, apapun yang dikehendaki wanita ini akan ia penuhi asalkan ia mau berzina bersamanya. Sungguh ia tak dapat menahan keinginannya melihat kecantikan dan keelokan tubuh wanita tersebut yang indah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apapun akan kupenuhi demi kamu. Seandainya engkau punya permintaan, katakan. Apakah kamu butuh uang atau apa saja. Pendeknya, aku akan memenuhi apa saja yang engkau inginkan dariku ". &lt;br /&gt;" Baiklah, Aku tak meminta uang atau materi apa pun. Permintaanku sederhana dan mudah saja." Dengan rasa tak sabar yang terbaca dari air mukanya, laki-laki-laki itu terus mendesak siwanita agar ia mengutarakan persyaratan yang ia kehendaki. &lt;br /&gt;" Ayo, katakan apa saja, aku pasti akan memenuhinya". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sebelum kita sama-sama melakukan perbuatan itu, aku minta agar kamu mau melakukan sholat berjamaah bersama suamiku. Tidak banyak, hanya empat puluh subuh saja secara terus menerus. Tidak boleh terputus." Mengetahui cuma itu permintaan siwanita, maka dengan bersemangat si laki-laki tersebut menyatakan kesangggupannya. &lt;br /&gt;Demikianlah kisahnya. Mulai sejak ia berjanji, maka sholat subuhlah ia sebagaimana permintaan itu. Hingga pada sholat subuh yang keempat puluh berlangsung, yakni setelah janji itu terpenuhi, maka si wanita telah bersiap-siap untuk memenuhi janjinya. Rupanya, si laki-laki-laki telah bertekun karena keinginan hatinya, demikian pikir si wanita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergilah si wanita menemui laki-laki tersebut. Begitu mereka bertemu, apa yang terjadi ? Ternyata kejadian menjadi terbalik. Si wanita mencoba merayu-rayu si laki-laki itu untuk memenuhi keinginannya. Namun apa jawab laki-laki itu ? &lt;br /&gt;"Aku kini sudah bertaubat kepada Allah SWT, wahai perempuan ! Aku tidak mau lagi melakukan perbuatan terkutuk seperti itu !" Mendengar cerita sang istri, perihal jawaban si laki-laki yang tempo hari menggodanya, sang suami wanita itu memanjatkan doa` kepada Allah SWT . "Maha Benar Allah SWT ! Firman-Nya adalah benar. Bahwa shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Diceritakan oleh Imam Naisaburi r.a )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-7488350506719761339?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/7488350506719761339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/shalat-mencegah-perbuatan-keji-dan.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7488350506719761339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7488350506719761339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/shalat-mencegah-perbuatan-keji-dan.html' title='Shalat Mencegah Perbuatan Keji Dan Mungkar'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-3051760643561480538</id><published>2010-01-21T11:08:00.000+08:00</published><updated>2010-01-21T11:08:00.299+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Pencuri Yang Bertaqwa </title><content type='html'>Ada seorang pemuda yang bertakwa, tetapi dia sangat lugu. Suatu kali dia belajar pada seorang Syaikh. Setelah lama menuntut ilmu, sang syaikh menasehati dia dan teman-temannya : "Kaian tidak boleh menjadi beban orang lain. Sesungguhnya, seorang alim yang menadahkan tangannya kepada orang-orang berharta, tak ada kebaikan dalam dirinya. Pergilah kalian semua dan bekerjalah dengan pekerjaan ayah kalian masing-masing. Sertakanlah selalu ketakwaan kepada Allah dalam menjalankan pekerjaan tersebut." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pergilah pemuda tadi menemui ibunya seraya bertanya : "Ibu, apakah pekerjaan yang dulu dikerjakan ayahku?" Sambil bergetar ibunya menjawab : "Ayahmu sudah meninggal. Apa urusanmu dengan pekerjaan ayahmu?" Si pemuda ini terus memaksa agar diberitahu, tetapi si ibu selalu mengelak. Namun akhirnya si ibu terpaksa angkat bicara juga, dengan nada jengkel dia berkata : "Ayahmu itu dulu seorang pencuri." &lt;br /&gt;Pemuda itu berkata : "Guruku memerintahkan kami - murid-muridnya, untuk bekerja seperti pekerjaan ayahnya dan dengan ketakwaan kepada Allah dalam menjalankan pekerjaan tersebut." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya menyela : "Hai, apakah dalam pekerjaan mencuri itu ada ketakwaan?" Kemudian anaknya yang begitu polos menjawab : "Ya, begitu kata guruku." Lalu dia pergi bertanya kepada orang-orang dan belajar bagaimana para pencuri itu melakukan aksinya. Sekarang dia mengetahui tehnik mencuri. Inilah saatnya beraksi. Dia menyiapkan alat-alat mencuri, kemudian shalat isya' dan menunggu sampai semua orang tidur. Sekarang dia keluar rumah untuk menjalankan profesi ayahnya, seperti perintah sang guru (syaikh). Dimulailah dengan rumah tetangganya. Saat hendak masuk ke dalam rumah dia ingat pesan syaikhnya agar selalu bertakwa. Padahal mengganggu tetangga tidaklah termasuk takwa. Akhirnya, rumah tetangga itu ditinggalkannya. Ia lalu melewati rumah lain, dia berbisik pada dirinya : "Ini rumah anak yatim, dan Allah memperingatkan agar kita tidak memakan harta anak yatim." Dia terus berjalan dan akhirnya tiba di rumah seorang pedagang kaya yang tidak ada penjaganya. Orang-orang sudak tahu bahwa pedagang ini memiliki harta yang melebihi kebutuhannya. "Ha, di sini", gumamnya. Pemuda tadi memulai aksinya. Dia berusaha membuka pintu dengan kunci-kunci yang disiapkannya. Setelah berhasil masuk rumah itu ternyata besar dan banyak kamarnya. Dia berkeliling di dalam rumah, sampai menemukan tempat penyimpanan harta. Dia membuka sebuah kotak, didapatinya emas, perak dan uang tunai dalam jumlah yang banyak. Dia tergoda untuk mengambilnya. Lalu dia berkata : "Eh, jangan, syaikhku berpesan agar aku selalu bertakwa. Barangkali pedagang itu belum mengeluarkan zakat hartanya. Kalau begitu, sebaiknya aku keluarkan zakatnya terlebih dahulu." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengambil buku-buku catatan di situ dan menghidupkan lentera kecil yang dibawanya. Sambil membuka lembaran buku-buku itu dia menghitung. Dia memang pandai berhitung dan berpengalaman dalam pembukuan. Dia hitung semua harta yang ada dan memperkirakan berapa zakatnya. Kemudian dia pisahkan harta yang akan dizakatkan. Dia masih terus menghitung dan menghabiskan waktu berjam-jam. Saat menoleh, dia lihat fajar telah menyingsing. Dia berbicara sendiri : "Ingat takwa kepada Allah! Kau harus melaksanakan shalat dulu!" Kemudian dia keluar menuju ruang tengah rumah, lalu berwudhu di bak air untuk selanjutnya melakukan shalat sunnah. Tiba-tiba tuan rumah itu terbangun. Dilihatnya dengan penuh keheranan, ada lentera kecil yang menyala. Dia lihat pula kotak hartanya dalam keadaan terbuka dan ada orang sedang melakukan shalat. Isterinya bertanya : "Apa ini&lt;br /&gt;?" Dijawab suaminya : "Demi Allah, aku juga tidak tahu." lalu dia menghampiri pencuri itu: "Kurang ajar, siapa kau dan ada apa ini?" Si pencuri berkata : "Shalat dulu, baru bicara . Ayo pergilah berwudhu' lalu shalat bersama. Tuan rumahlah yang berhak jadi imam." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena khawatir pencuri itu membawa senjata si tuan rumah menuruti kehendaknya. Tetapi wallahu a'lam, bagaimana dia bisa shalat. Selesai shalat dia bertanya : "Sekarang, coba ceritakan, siapa kau dan apa urusanmu?" Dia menjawab : "Saya ini pencuri". "Lalu apa yang kau perbuat dengan buku-buku catatanku itu?", tanya tuan rumah lagi. Si pencuri menjawab : "Aku menghitung zakat yang belum kau keluarkan selama enam tahun. Sekarang aku sudah menghitungnya dan juga sudah akau peisahkan agar kau dapat memberikannya pada orang yang berhak". Hampir saja tuan rumah itu dibuat gila karena terlalu keheranan. Lalu dia berkata : "Hai, ada apa denganmu sebenarnya. Apa kau ini gila?" Mulailah si pencuri itu bercerita dari awal. Dan setelah tuan rumah itu mendengar ceritanya dan mengetahui ketepatan serta kepandaiannya dalam menghitung, juga kejujuran kata-katanya, juga mengetahui manfaat zakat, dia pergi menemui isterinya. Mereka berdua dikaruniai seorang puteri. Setelah keduanya berbicara, tuan rumah itu kembali menemui si pencuri, kemudian berkata : "Bagaimana sekiranya kalau kau aku nikahkan dengan puteriku. Aku akan angkat engkau menjadi sekretaris dan juru hitungku. Kau boleh tinggal bersama ibumu di rumah ini. Kau kujadikan mitra bisnisku." Ia menjawab : "Aku setuju." Di pagi hari itu pula sang tuan memanggil para saksi untuk acara akad nikah puterinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-3051760643561480538?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/3051760643561480538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/pencuri-yang-bertaqwa.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3051760643561480538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3051760643561480538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/pencuri-yang-bertaqwa.html' title='&lt;blink&gt;Pencuri Yang Bertaqwa &lt;/blink&gt;'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-1850353700498147501</id><published>2010-01-20T00:40:00.000+08:00</published><updated>2010-01-20T01:00:52.846+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Pakai Burka Bayar Denda?</title><content type='html'>&lt;div class="content" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S1XihUYExtI/AAAAAAAAADQ/6hMG2hEvidw/s1600-h/burka.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="95" src="http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S1XihUYExtI/AAAAAAAAADQ/6hMG2hEvidw/s200/burka.jpg" width="116" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Salah satu ajaran Islam adalah menganjurkan wanita untuk memakai jilbab yang dapat menutupi seluruh tubuh. Yang dimaksud adalah cadar yang sampai sekarang masih menjadi khilafiyah wajib atau sunnah.&lt;br /&gt;Namun ada kabar menyedihkan bagi teman yang beragama Islam dimana saudari kita&amp;nbsp; muslim di Prancis yang mengenakan burka terancam akan dikenai denda sebesar 750 euro (sekitar Rp 9 juta). Perihal denda tersebut dicantumkan dalam rancangan undang-undang (RUU) yang diperkenalkan pimpinan mayoritas parlemen Prancis.&lt;br /&gt;Jean-Francois Cope yang memimpin partai UMP di Majelis Nasional mengatakan, kaum pria yang memaksa istri-istri mereka mengenakan burka juga akan dikenai denda yang bahkan lebih berat.&lt;br /&gt;"Usulan ini akan melarang menutupi wajah di tempat-tempat publik dan di jalan-jalan, dengan pengecualian event-event budaya khusus atau karnaval," kata Cope pada media Le Figaro seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (8/1/2010).&lt;br /&gt;Dikatakan Cope, RUU ini akan disampaikan dalam dua pekan mendatang. RUU baru akan masuk untuk diperdebatkan di parlemen setelah pemilihan regional Maret mendatang.&lt;br /&gt;Pimpinan mayoritas parlemen Prancis itu menekankan, burka harus dilarang untuk membela hak-hak kaum perempuan. "Kita bisa mengukur modernitas masyarakat dengan caranya memperlakukan dan menghormati perempuan," ujar Cope.&lt;br /&gt;Saat ini kubu-kubu politik di Prancis terpecah soal apakah akan melarang burka. Kubu oposisi, partai Sosialis pekan ini menyatakan menolak aturan soal pelarangan burka. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan hidayah kepada mereka yang merupakan negara yang "katanya" menjunjung HAM. Mohon doa dari teman teman muslim di seluruh dunia.&lt;br /&gt;Dikutip seperlunya dari detik.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-1850353700498147501?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/1850353700498147501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/pakai-burka-bayar-denda.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1850353700498147501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1850353700498147501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/pakai-burka-bayar-denda.html' title='&lt;blink&gt;Pakai Burka Bayar Denda?&lt;/blink&gt;'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_L1ARgXDMdyI/S1XihUYExtI/AAAAAAAAADQ/6hMG2hEvidw/s72-c/burka.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-855070850688490609</id><published>2010-01-19T11:07:00.000+08:00</published><updated>2010-03-21T15:02:23.414+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='intermezzo'/><title type='text'>Nasehat Untuk Istri </title><content type='html'>Teman-teman ikhwan yang belum menikah, pada kesempatan kali ini saya akan mereview syair yang sangat terkenal yang berisi nasehat untuk istri maupun calon istri. Dan bagi akhwat pelajarilah baik-baik nasehat ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Istri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan ataupun perkawinan,&lt;br /&gt;Membuka tabir rahasia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami yang menikahi kamu,&lt;br /&gt;Tidaklah semulia Muhammad,&lt;br /&gt;Tidaklah setakwa Ibrahim,&lt;br /&gt;Pun tidak setabah Ayub,&lt;br /&gt;Atau pun segagah Musa,&lt;br /&gt;Apalagi setampan Yusuf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justeru suamimu hanyalah pria akhir zaman,&lt;br /&gt;Yang punya cita-cita,&lt;br /&gt;Membangun keturunan yang soleh ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan ataupun Perkawinan,&lt;br /&gt;Mengajar kita kewajiban bersama,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami menjadi pelindung, Kamu penghuninya,&lt;br /&gt;Suami adalah Nakoda kapal, Kamu navigatornya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami bagaikan balita yang nakal, Kamu adalah penuntun kenakalannya,&lt;br /&gt;Saat Suami menjadi Raja, Kamu nikmati anggur singasananya,&lt;br /&gt;Seketika Suami menjadi bisa, Kamu lah penawar obatnya,&lt;br /&gt;Seandainya Suami masinis  yang lancang, sabarlah memperingatkannya ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan ataupun Perkawinan,&lt;br /&gt;Mengajarkan kita perlunya iman dan takwa,&lt;br /&gt;Untuk belajar meniti sabar dan redha,&lt;br /&gt;Karena memiliki suami yang tak segagah mana,&lt;br /&gt;Justeru Kamu akan tersentak dari alpa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu bukanlah Khadijah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang begitu sempurna di dalam menjaga&lt;br /&gt;Pun bukanlah Hajar,&lt;br /&gt;yang begitu setia dalam sengsara&lt;br /&gt;Cuma wanita akhir zaman,&lt;br /&gt;Yang berusaha menjadi solehah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-855070850688490609?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/855070850688490609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/nasehat-untuk-istri.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/855070850688490609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/855070850688490609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/nasehat-untuk-istri.html' title='&lt;blink&gt;Nasehat Untuk Istri &lt;/blink&gt;'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-2757972772922818783</id><published>2010-01-18T17:45:00.000+08:00</published><updated>2010-01-18T17:45:18.777+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Foto Pre Wedding &amp; Rebonding Haram?</title><content type='html'>&lt;div class="bd"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="text-align: justify;"&gt;   Pada saat ini sudah menjadi trend bagi calon pengantin untuk mengabadikan foto pra wedding mereka buat dicetak di undangan. Saat pengambilan gambar mereka berpose dengan mesra bagaikan Romi dan Juliet. Tapi apakah mereka sudah layak berpose seperti itu? Hukum Islam melarang kita untuk bekhalwat apalagi berpose mesra dengan menampilkan aurat.&lt;br /&gt;Selain foto pra wedding kebiasaan lain adalah rebonding. Mereka teinpirasi pada bintang mandarin yang terkenal pada meteor garden yang maaf saya lupa namanya. Rambut ikal keriting yang telah diberikan Allah SWT tidak disyukuri dan ingin dijadikan lurus. Ingatlah wahai manusia jangan sampai kita dikatakan kufur nikmat.&amp;nbsp; Larangan untuk rebonding terutama bagi wanita single dinyatakan haram, karena dianggap dapat mengundang terjadinya maksiat.&lt;br /&gt;Demikianlah dua hal dari beberapa rumusan yang dihasilkan pada pertemuan Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Juru bicara bahtsul masa'il FMP3 se-Jawa Timur, Muhammad Nabiel Haroen, menegaskan setiap rumusan yang dihasilkan bersifat tidak mengikat. Penerapannya dikembalikan ke masyarakat, dengan tanggung jawab juga ditanggung masing-masing pribadi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Intinya kami membuat rumusan untuk saran, bukan fatwa. Yang mempercayai kami anjurkan menjalankannya, bagi yang tidak sebisa mungkin bisa memahaminya dan bersaha menjalankannya," pungkas Nabiel.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus terang sebagai seorang muslim kita patut memuji keberanian FMP3 menghasilkan keputusan walaupun belum menjadi fatwa tapi setidaknya menjadi informasi bermanfaat bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dikutip seperlunya dari detik.com&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-2757972772922818783?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/2757972772922818783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/foto-pre-wedding-rebonding-haram.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2757972772922818783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2757972772922818783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/foto-pre-wedding-rebonding-haram.html' title='Foto Pre Wedding &amp; Rebonding Haram?'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-4745725181691607040</id><published>2010-01-16T11:03:00.000+08:00</published><updated>2010-01-16T11:16:14.518+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Balasan Ratusan Kali Lipat Dari Allah SWT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Al-Fudhail bin Iyadh, ia berkata, seorang laki-laki menceritakan kepadaku: "Ada laki-laki yang keluar membawa benang tenun, lalu ia menjualnya satu dirham untuk membeli tepung. Ketika pulang, ia melewati dua orang laki-laki yang masing-masing menjambak kepal kawannya. Ia lalu bertanya, 'Ada apa?' Orang pun memberitahunya bahwa keduanya bertengkar karena uang satu dirham. Maka, ia berikan uang satu dirham kepada keduanya, dan iapun tak memiliki sesuatu. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia lalu mendatangi isterinya seraya mengabarkan apa yang telah terjadi. Sang isteri lalu mengumpulkan perkakas rumah tangga. Laki-laki itu pun berangkat kembali untuk menggadaikannya, tetapi barang-barang itu tidak laku. Tiba-tiba kemudian ia berpapasan dengan laki-laki yang membawa ikan yang menebar bau busuk. Orang itu lalu berkata kepadanya, 'Engkau membawa sesuatu yang tidak laku, demikian pula dengan yang saya bawa. Apakah Anda mau menukarnya dengan barang (daganganku)?' Ia pun mengiakan. Ikan itu pun dibawanya pulang. Kepada isterinya ia berkata, 'Dindaku, segeralah urus (masak) ikan ini, kita hampir tak berdaya karena lapar!' Maka sang isteri segera mengurus ikan tersebut. Lalu dibelahnya perut ikan tersebut. Tiba-tiba sebuah mutiara keluar dari perut ikan tersebut &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wanita itu pun berkata gembira, 'Suamiku, dari perut ikan ini keluar sesuatu yang lebih kecil daripada telur ayam, ia hampir sebesar telur burung dara'. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suaminya berkata, 'Perlihatkanlah kepadaku!' Maka ia melihat sesuatu yang tak pernah dilihatnya sepanjang hidupnya. Pikirannya melayang, hatinya berdebar. Ia lalu berkata kepad isterinya, 'Tahukah engkau berapa nilai meutiara ini?' 'Tidak, tetapi aku mengetahui siapa orang yang pintar dalam hal ini', jawab suaminya. Ia lalu mengambil mutiara itu. Ia segera pergi ke tempat para penjual mutiara. Ia menghampiri kawannya yang ahli di bidang mutiara. Ia mengucapkan salam kepadanya, sang kawan pun menjawab salamnya. Selanjutnya ia berbicar kepadanya seraya mengeluarkan sesuatu sebesar telur burung dara. 'Tahukah Anda, berapa nilai ini?, ia bertanya. Kawannya memperhatikan barang itu begitu lama, baru kemudian ia berkata, 'Aku menghargainya 40 ribu. Jika Anda mau, uang itu akan kubayar kontan sekarang juga kepadamu. Tapi jika Anda menginginkan harga lebih tinggi, pergilah kepada si fulan, dia akan memberimu harga lebih tinggi dariku'. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka ia pun pergi kepadanya. Orang itu memperhatikan barang tersebut dan mengakui keelokannya. Ia kemudian berkata, 'Aku hargai barang itu 80 ribu. Jika Anda menginginkan harga lebih tinggi, pergilah kepada si fulan, saya kira dia akan memberi harga lebih tinggi dariku'. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segera ia bergegas menuju kepadanya. Orang itu berkata, 'Aku hargai barang itu 120 ribu. Dan saya kira, tidak ada orang yang berani menambah sedikitu pun dari harga itu!' 'Ya', ia pun setuju. Lalu harta itu ditimbangnya. Maka pada hari itu, ia membawa dua belas kantung uang. Pada masing-masingnya terdapat 10.000 dirham. Uang itu pun ia bawa ke rumahnya untuk disimpan. Tiba-tiba di pintu rumahnya ada seorang fakir yang meminta-minta. Maka ia berkata, 'Saya punya kisah, karena itu masuklah'. Orang itu pun masuk. Ia berkata, 'Ambillah separuh dari hartaku ini. Maka, orang fakir itu mengambil enam kantung uang dan dibawanya. Setelah agak menjauh, ia kembali lagi seraya berkata, 'Sebenarnya aku bukanlah orang miskin atau fakir, tetapi Allah Ta'ala telah mengutusku kepadamu, yakni Dzat yang telah mengganti satu dirhammu dengan 20 qirath. Dan ini yang diberikanNya kepadamu adalah baru satu qirath daripada-nya, dan Dia menyimpan untukmu 19 qirath yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga kisah ini menjadi hikmah bagi kita bahwa Allah SWT akan memberikan balasan ratusan kjali lipat sepanjang kita Ikhlas dalam bersedekah. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh :  Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-4745725181691607040?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/4745725181691607040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/memberi-satu-dirham-lalu-allah-swt.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4745725181691607040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4745725181691607040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/memberi-satu-dirham-lalu-allah-swt.html' title='Balasan Ratusan Kali Lipat Dari Allah SWT'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-3004960693332104758</id><published>2010-01-14T11:01:00.003+08:00</published><updated>2010-03-26T14:40:35.598+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Aqidah Pemuda Tampan</title><content type='html'>Pada postingan terdahulu kita telah membahas &lt;a href="http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/kejujuran-dan-tauhid-seorang-pemuda.html"&gt;Kejujuran dan tauhid seorang pemuda&lt;/a&gt;, maka kali ini kita akan membahas Aqidah Pemuda Tampan. Pada masa Bani Israil ada seorang pemuda yang ketampanannya tidak tertandingkan. Dia bekerja sebagai penjual keranjang dari pelepah kurma. Pada suatu hari, saat dia berkeliling dengan membawa keranjang dagangannya, ada seorang wanita yang keluar dari rumah seorang raja Bani Israil. Demi melihatnya, si wanita dengan cepat masuk kembali ke dalam rumah untuk membertahukan pada putri raja: "Di pintu tadi saya melihat seorang pemuda yang menjual keranjang, tak pernah saya melihat pemuda setampan dia." Sang putri berkata: "Suruh dia masuk." Si wanita tadi keluar dan mengajak masuk pemuda itu. Setelah dia masuk, pintu dikunci rapat. Lalu datanglah sang putri menemuinya dengan wajah dan bagian lehernya terbuka. Maka si pemuda berkata: "Hai, tutuplah (auratmu), semoga Allah memaafkanmu!" Dengan terus terang si wanita menjawab: "Kami tidak memanggilmu untuk membeli daganganmu, akan tetapi untuk melakukan sesuatu." Si wanita pun mulai menggoda dan merayunya. Sementara pemuda itu berkata: "Takutlah kamu kepada Allah," sang putri malah mengancam: "Bila kau tidak mengikuti keinginanku, aku akan beritahukan kepada raja bahwa kau masuk untuk memaksa diriku berbuat macam-macam." Kemudian pemuda itu mengajukan permintaan: "Tolong sediakan untukku air untuk berwudhu." Jawab sang putri: "Oh rupanya kau masih mencari alasan?! Hai pembantu, tolong sediakan untuknya air wudhu di atas mahligai itu," sebuah tempat yang tidak mungkin pemuda itu bisa kabur dari situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pemuda itu tiba di mahligai, dia berdo'a: "Ya Allah, sungguh aku sekarang telah dijak untuk bermaksiat kepadaMu, tetapi aku memilih untuk melemparkan diri dari atas mahligai ini keluar kamar dan tidak jatuh dalam perbuatan dosa." Kemudian dia membaca basmalah lalu melemparkan dirinya. Saat itu pula Allah menurunkan malaikatNya yang memegang kedua ketiak pemuda itu sehingga dia jatuh dalam keadaan berdiri di atas kedua kakinya. Ketika sampai di tanah dia berkata: "Ya Allah, bila Engkau berkehendak, karuniakanlah kepadaku rizki hingga aku tak perlu lagi berdagang keranjang-keranjang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengabulkan do'anya. Allah mengirimkan untuknya sekawanan belalang yang terbuat dari emas, maka diambilnya sampai bajunya terisi penuh. Setelah itu dia berkata:"Ya Allah, bila ini merupakan rizki yang Engkau karuniakan kepadaku dari dunia ini, maka karuniakanlah untukku keberhahan di dalamnya. Tapi, bila rizki ini akan mengurangi jatahku yang tersimpan di sisiMu di akhirat nanti, maka aku tidak membutuhkannya." Tiba-tiba terdengar suara yang mengatakan bahwa ini hanyalah satu dari dua puluh lima bagian pahala atas kesabaranmu menanggung derita saat melemparkan dirimu dari tempat yang tinggi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dia berkata: "Kalau begitu ya Allah, aku tidak membutuhkan sesuatu yang nanti akan mengurangi jatahku yang ada padaMu di akhirat." Maka diambillah kembali emas-emas itu oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-3004960693332104758?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/3004960693332104758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/melemparkan-diri-agar-tak-jatuh-dalam.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3004960693332104758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/3004960693332104758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/melemparkan-diri-agar-tak-jatuh-dalam.html' title='Aqidah Pemuda Tampan'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-20792460138133082</id><published>2010-01-09T10:52:00.000+08:00</published><updated>2010-01-11T20:30:07.383+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Dapat Isteri Karena Batal Mencuri</title><content type='html'>Di Damaskus, ada sebuah mesjid besar, namanya mesjid Jami' At-Taubah. Dia adalah sebuah masjid yang penuh keberkahan. Di dalamnya ada ketenangan dan keindahan. Sejak tujuh puluh tahun, di masjid itu ada seorang syaikh pendidik yang alim dan mengamalkan ilmunya. Dia sangat fakir sehingga menjadi contoh dalam kefakirannya, dalam menahan diri dari meminta, dalam kemuliaan jiwanya dan dalam berkhidmat untuk kepentingan orang lain.&lt;br /&gt;Saat itu ada pemuda yang bertempat di sebuah kamar dalam masjid. Sudah dua hari berlalu tanpa ada makanan yang dapat dimakannya. Dia tidak mempunyai makanana ataupun uang untuk membeli makanan. Saat datang hari ketiga dia merasa bahwa dia akan mati, lalu dia berfikir tentang apa yang akan dilakukan. Menurutnya, saat ini dia telah sampai pada kondisi terpaksa yang membolehkannya memakan bangkai atau mencuri sekadar untuk bisa menegakkan tulang punggungnya. Itulah pendapatnya pada kondisi semacam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid tempat dia tinggal itu, atapnya bersambung dengan atap beberapa rumah yang ada disampingnya. Hal ini memungkinkan sesorang pindah dari rumah pertama sampai terakhir dengan berjalan diatas atap rumah-rumah tersebut. Maka, dia pun naik ke atas atap masjid dan dari situ dia pindah kerumah sebelah. Di situ dia melihat orang-orang wanita, maka dia memalingkan pandangannya dan menjauh dari rumah itu. Lalu dia lihat rumah yang di sebelahnya lagi. Keadaannya sedang sepi dan dia mencium ada bau masakan berasal dari rumah itu. Rasa laparnya bangkit, seolah-olah bau masakan tersebut magnet yang menariknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah-rumah dimasa itu banyak dibangun dengan satu lantai, maka dia melompat dari atap ke dalam serambi. Dalam sekejap dia sudah berada di dalam rumah dan dengan cepat dia masuk ke dapur lalu mengangkat tutup panci yang ada disitu. Dilihatnya sebuah terong besar dan sudah dimasak. Lalu dia ambil satu, karena rasa laparnya dia tidak lagi merasakan panasnya, digigitlah terong yang ada ditangannya dan saat itu dia mengunyah dan hendak menelannya, dia ingat dan timbul lagi kesadaran beragamanya. Langsung dia berkata, 'A'udzu billah! Aku adalah penuntut ilmu dan tinggal di mesjid , pantaskah aku masuk kerumah orang dan mencuri barang yang ada di dalamnya?' Dia merasa bahwa ini adalah kesalahn besar, lalu dia menyesal dan beristigfar kepada Allah, kemudian mengembalikan lagi terong yang ada ditangannya. Akhirnya dia pulang kembali ketempat semula. Lalu ia masuk kedalam masjid dan mendengarkan syaikh yang saat itu sedang mengajar. Karena terlalu lapar dia tidak dapat memahami apa yang dia dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika majlis itu selesai dan orang-orang sudah pulang, datanglah seorang perempuan yang menutup tubuhnya dengan hijab -saat itu memang tidak ada perempuan kecuali dia memakai hijab-, kemudian perempuan itu berbicara dengan syaikh. Sang pemuda tidak bisa mendengar apa yang sedang dibicarakannya. Akan tetapi, secara tiba-tiba syaikh itu melihat ke sekelilingnya. Tak tampak olehnya kecuali pemuda itu, dipanggilah ia dan syaikh itu bertanya, 'Apakah kamu sudah menikah?', dijawab, 'Belum,'. Syaikh itu bertanya lagi, 'Apakah kau ingin menikah?'. Pemuda itu diam. Syaikh mengulangi lagi pertanyaannya. Akhirnya pemuda itu angkat bicara, 'Ya Syaikh, demi Allah! Aku tidak punya uang untuk membeli roti, bagaimana aku akan menikah?'. Syaikh itu menjawab, 'Wanita ini datang membawa khabar, bahwa suaminya telah meninggal dan dia adalah orang asing di kota ini. Di sini bahkan di dunia ini dia tidak mempunyai siapa-siapa kecuali seorang paman yang sudah tua dan miskin', kata syaikh itu sambil menunjuk seorang laki-laki yang duduk di pojokkan. Syaikh itu melanjutkan pembicaraannya, 'Dan wanita ini telah mewarisi rumah suaminya dan hasil penghidupannya. Sekarang, dia ingin seorang laki-laki yang mau menikahinya, agar dia tidak sendirian dan mungkin diganggu orang. Maukah kau menikah dengannya? Pemuda itu menjawab 'Ya'. Kemudian Syaikh bertanya kepada wanita itu, 'Apakah engkau mau menerimanya sebagai suamimu?', ia menjawab 'Ya'. Maka Syaikh itu mendatangkan pamannya dan dua orang saksi kemudian melangsungkan akad nikah dan membayarkan mahar untuk muridnya itu. Kemudian syaikh itu berkata, 'peganglah tangan isterimu!' Dipeganglah tangan isterinya dan sang isteri membawanya kerumahnya. Setelah keduanya masuk kedalam rumah, sang isteri membuka kain yang menutupi wajahnya. Tampaklah oleh pemuda itu, bahwa dia adalah seorang wanita yang masih muda dan cantik. Rupanya pemuda itu sadar bahwa rumah itu adalah rumah yang tadi telah ia masuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang isteri bertanya, 'Kau ingin makan?' 'Ya' jawabnya. Lalu dia membuka tutup panci didapurnya. Saat melihat buah terong didalamnya dia berkata: 'heran siapa yang masuk kerumah dan menggigit terong ini?!'. Maka pemuda itu menangis dan menceritakan kisahnya. Isterinya berkomentar, 'Ini adalah buah dari sifat amanah, kau jaga kehormatanmu dan kau tinggalkan terong yang haram itu, lalu Allah berikan rumah ini semuanya berikut pemiliknya dalam keadaan halal. Barang siapa yang meninggalkan sesuatu ikhlas karena Allah, maka akan Allah ganti dengan yang lebih baik dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diceritakan oleh : Syaikh Ali Ath-Thanthawi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-20792460138133082?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/20792460138133082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/dapat-isteri-karena-batal-mencuri.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/20792460138133082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/20792460138133082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/dapat-isteri-karena-batal-mencuri.html' title='Dapat Isteri Karena Batal Mencuri'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-7480909273004364545</id><published>2010-01-05T15:21:00.001+08:00</published><updated>2010-01-09T11:17:02.446+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Kejujuran dan Tauhid Seorang pemuda</title><content type='html'>Dari Shuhaib ra., Rasulullah saw bersabda : "Pada zaman dahulu ada seorang raja yang mempunyai seorang tukang sihir. Ketika tukang sihir itu sudah lanjut usia, ia berkata kepada rajanya : "Sesungguhnya saya sekarang sudah lanjut usia. Oleh karena itu, perkenankanlah saya meminta tuan untuk mengirimkan seorang pemuda dan saya akan mengajarinya ilmu sihir." Raja itupun mengirimkan seorang pemuda untuk belajar ilmu sihir. Akan tetapi di tengah perjalanan ke tempat tukang sihir, ia bertemu dengan seorang pendeta, kemudian pemuda itu berhenti untuk mendengarkan apa yang disampaikan oleh pendeta itu, oleh karena itu, ia terlambat datang ke tempat tukang sihir. Ketika pemuda itu sampai ke tempat tukang sihir, maka pemuda itu dipukul. Kemudian ia mengadukan kepada pendeta, dan si pendeta berkata : "Apabila kamu takut terhadap tukang sihir itu, maka katakanlah bahwa keluargamu menahanmu, dan apabila kamu takut terhadap keluargamu maka katakanlah bahwa tukang sihir itu menahanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ketika dalam perjalanan, dijumpai di tengah jalan seekor binatang yang sangat besar, sehingga orang-orang tidak berani meneruskan perjalanan. Pada saai itulah si pemuda berkata : "Nah, hari ini aku akan mengetahui tukang sihirkah yang lebih utama ataukah pendeta ?" Pemuda itu mengambil batu seraya berkata : "Ya Allah, apabila ajaran pendeta itu lebih Engkau sukai maka matikanlah binatang yang sangat besar itu agar orang pun dapat meneruskan perjalanannya." Kemudian ia lemparkan batu itu, dan matilah binatang itu, sehingga orang-orangpun dapat melanjutkan perjalannya. Ia lalu mendatangi pendeta itu dan menceritakan apa yang baru terjadi. Pendeta itu berkata : "Wahai anakku, kamu sekarang lebih utama dari saya karena kamu telah menguasai segala yang aku ketahui, dan ketahuilah, kamu nanti akan mendapat ujian ; tetapi ingatlah, apabila kamu diuji, janganlah kamu menyebut-nyebut namaku." Setelah itu pemuda tadi dapat menyembuhkan orang buta, penyakit belang dan berbagai jenis penyakit lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebarlah berita, bahwa kawan raja sakit mata hingga buta dan sudah diusahakan ke mana-mana tetapi belum juga sembuh. Kemudian datanglah ia kepada pemuda itu dengan membawa beraneka macam hadiah dan berkata : "Seandainya kamu dapat menyembuhkan saya, akan saya penuhi semua permintaanmu." Pemuda itu menjawab : "Sesungguhnya saya tidak bisa menyembuhkan seseorang, tetapi yang menyembuhkan adalah Allah Ta'ala. Apabila engkau beriman kepada Allah Ta'ala niscaya saya akan berdoa kepada-Nya agar menyembuhkan penyakitmu." Maka berimanlah orang itu kepada Allah Ta'ala dan sembuhlah penyakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu datang ke tempat sang raja dan duduk bersama sebagaimana biasanya, kemudian sang raja bertanya kepadanya : "Siapakah yang menyembuhkan matamu itu ?" Ia menjawab : "Tuhanku." Sang raja berkata : "Apakah kamu mempunyai Tuhan selain aku ?" Ia menjawab : "Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah." Maka raja itu langsung menyiksa sehingga orang itu menunjuk kepada pemuda tadi. Maka dipanggillah pemuda itu dan berkatalah sang raja kepadanya : "Hai anakku, sihirmu sangat ampuh sehingga dapat menyembuhkan orang buta, penyakit belang dan kamu bisa berbuat ini dan itu." Pemuda itu menjawab : "Sesungguhnya yang bisa menyembuhkan hanya Allah Ta'ala. Maka disiksalah pemuda itu sehingga ia menunjuk kepada sang pendeta, maka dipanggillah pendeta itu. Raja itupun berkata kepadanya : "Kembalilah kamu kepada agamamu semula." Tetapi pendeta itu tidak mau, kemudian raja itu menyuruh untuk menggergajinya dari atas kepala, sehingga badannya terbelah dua. Kemudian dipanggillah kawan raja itu dan dikatakan kepadanya : "Kembalilah pada agamamu semula." Tetapi orang itu tidak mau, ia pun digergaji dari atas kepala sampai badanya terbelah dua. Kemudian dipanggillah pemuda itu. Raja itu kemudian berkata : "Kembalilah pada agamamu semula. Tetapi pemuda itupun menolak, kemudian ia diserahkan kepada pasukan dan memerintahkan untuk membawanya ke suatu gunung. Ketika sampai di puncak gunung, paksalah supaya kembali kepada agamanya semula. Bila tidak, lemparkan ia dari atas gunung biar mati. Pasulan itu pun membawa pemuda tadi ke puncak gunung, dan pemuda itu berdoa : "Ya Allah, hindarkanlah saya dari kejahatan mereka sesuai dengan apa yang Engkau kehendaki." Lalu bergoncanglah gunung itu sehingga pasukan tadi berguling dari atas gunung. Pemuda itu mendatanginya, dan sang raja bertanya keheranan : "Apa yang diperbuat oleh pasukan itu ?" Pemuda itu menjawab : "Allah Ta'ala telah menghindarkan saya dari kejahatan mereka." Pemuda itu ditangkapnya diserahkan kembali kepada sekelompok pasukan yang lain, untuk membawa pemuda itu naik kapal, untuk menenggelamkan di tengah lautan. Pasukan itu membawanya naik kapal, kemudian pemuda itu berdoa : Ya Allah, hindarkanlah saya dari kejahatan mereka sesuai dengan yang Engkau kehendaki." Kemudian kapal itu terbalik dan tenggelamlah mereka. Pemuda itu pun kembali kepada sang raja, dan sang raja bertanya lagi keheranan : "Apakah yang diperbuat oleh pasukan itu?" Pemuda itu menjawab : "Allah Ta'ala telah menghindarkan aku dari kejahatan mereka." Kemudian pemuda itu berkata kepada sang raja : "Sesungguhnya engkau tidak akan bisa mematikan saya sebelum engkau memenuhi permintaanku." Raja bertanya : "Apakah yang engkau inginkan ?" Pemuda itu menjawab : "Engkau harus mengumpulkan orang banyak dalam satu lapangan dan saliblah saya diatas sebuah tiang, kemudian ambillah anak panahku dari tempatnya serta letakkanlah pada busurnya, kemudian bacalah : "Dengan menyebut nama Allah, Tuhan pemuda ini," kemudian lepaskanlah anak panah itu kearahku. Apabila engkau berbuat seperti itu, maka engkau akan berhasil membunuhku. Mendengar yang demikian, raja itu mengumpulkan orang banyak di salah satu lapangan dan menyalib pemuda itu di atas tiang kemudian ia mengambil anak panah dari tempatnya dan diletakkan pada busurnya kemudian ia membaca : "Dengan menyebut nama Allah, Tuhan pemuda ini," dan dilepaskanlah anak panah itu ke arah pelipisnya, kemudian pemuda itu meletakkan tangannya pada pelipis yang terluka, lalu ia pun mati. Pada saat itu juga serentak orang-orang berkata : "Kami beriman dengan Tuhannya pemuda itu." Ada seorang yang menyampaikan berita itu kepada sang raja seraya berkata : "Tahukah engkau, apa yang kau khawatirkan sekarang telah menjadi kenyataan. Demi Allah. kekhawatiranmu tidak ada gunanya sama sekali karena orang-orang sudah beriman." Kemudian raja itu memerintahkan untuk membuat parit yang besar pada setiap persimpangan jalan, didalamnya dinyalakan api, kemudian memerintahkan kepada siapa saja yang tidak mau kembali kepada agama semula, maka akan dilemparkan ke dalam parit. Perintah itu dilaksanakan.  seorang wanita yang berpegang teguh pada agama yang hak, namun ia membawa bayinya dan merasa sangat kasihan kepada anaknya kalau ia beserta anaknya masuk ke dalam parit, akan tetapibayi itu berkata : "Wahai ibu, sabarlah, karena engkau berada di dalam kebenaran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(HR. Muslim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-7480909273004364545?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/7480909273004364545/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/kejujuran-dan-tauhid-seorang-pemuda.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7480909273004364545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7480909273004364545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/kejujuran-dan-tauhid-seorang-pemuda.html' title='Kejujuran dan Tauhid Seorang pemuda'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-7754611598178535959</id><published>2010-01-02T17:49:00.000+08:00</published><updated>2010-01-05T16:56:24.435+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Masuk Surga Walau Membunuh 100 orang</title><content type='html'>Alkisah pada suatu masa hiduplah seorang pembunuh yang sangat sangar. Beliau telah membunuh sembilan puluh sembilan orang. Mungkin karena sang pembunuh telah sadar akan kekeliruannya, maka dia berusaha untuk bertaubat. Sang pembunuh menemui seorang pendeta dan menceritakan kisahnya bahwa dia telah membunuh sembilan puluh sembilan orang. Sang pembunuhpun bertanya "Apakah masih terbuka pintu taubat untukku?". Sang pendetapun menjawab " Wahai anak muda, dosamu terlalu besar dan Allah SWT tidak akan mengampuni perbuatanmu". Mendengar jawaban pendeta yang mengecewakan akhirnya pendeta itupun dibunuh olehnya.&lt;br /&gt;Setelah membunuh, orang itupun melanjutkan perjalanannya dan bertemu dengan pendeta yang lain. Diapun menceritakan kisahnya bahwa telah membunuh seratus orang dan ingin bertaubat. Pendeta itupun menjawab " Tentu saja masih ada pintu taubat untukmu wahai anak muda, pergilah ke sebuah desa diseberang disana masyarakatnya baik dan taat pada Allah SWT. Pergilah kesana". Sang pembunuh itupun pergi ke desa tersebut, namun sayang belum sampai ke tempat tujuan lelaki tersebut menghembuskan nafas terakhir. Akhirnya turunlah malaikat menjemputnya. Malaikat yang satu ingin membawanya ke neraka sedangkan yang satu ingin membawanya ke surga. "Dia harus dibawa ke neraka, karena dia belum bertobat" kata malaikat yang ingin membawqanya ke neraka. Sementara malaikat yang lain menjawab bahwa dia harus ke surga karena sudah berniat taubat. Karena tidak ada kata sepakat akhirnya Allah SWT memerintahkan kedua malaikat itu untuk mengukur jarak perjalanan orang itu. Apabila jaraknya sudah lebih dekat ke tujuan maka dia akan masuk surga, begitupun sebaliknya. Kedua malaikat itupun melaksanakan tugasnya. Setelah diukur ternyata jaraknya lebih dekat ke tempat taubatnya, akhirnya beliaupun masuk surga.&lt;br /&gt;Hikmah yang bisa diambil dari kisah ini adalah bahwa Allah SWT memang maha pemurah dengan sejuta ampunan. Orang yang &lt;blink&gt;membunuh seratus orang&lt;/blink&gt; saja bisa masuk surga karena bertobat apalagi teman-teman. Oleh karena itu marilah segera bertobat sebelum nafas sampai ke tenggorokan. wassalam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-7754611598178535959?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/7754611598178535959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/masuk-surga-walau-membunuh-100-orang.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7754611598178535959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/7754611598178535959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2010/01/masuk-surga-walau-membunuh-100-orang.html' title='Masuk Surga Walau Membunuh 100 orang'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-6502707836888955560</id><published>2009-12-25T23:07:00.001+08:00</published><updated>2009-12-26T12:39:20.972+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Shalat jamaah pola kepemimpinan ideal</title><content type='html'>Seringkali kita dianjurkan untuk mengikuti latihan kepemimpinan agar bisa menjadi pemimpin yang baik. banyak buku yang berisi teori kepemimpinan. Tapi tahukah anda bahwa ternyata umat muslim 5 kali sehari mempraktekkan teori kepemimpinan melalui shalat berjamaah. Shalat berjamaah adalah teori kepemimpinan paling ideal.&lt;br /&gt;Syukur Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Pinrang tempat lahirnya planetaqidah menyerukan seluruh umat muslim untuk melaksanakan shalat berjamaah di Masjid/mushallah selama bulan muharram. Instruksi tersebut menggelitik saya untuk membuat tulisan yang membahas tentang pola kepemimpinan ideal yang terdapat dalam shalat berjamaah dan faedah shalat berjamaah.&lt;br /&gt;Shalat berjamaah dipimpin oleh seorang imam dengan beberapa kriteria. Adapun urutannya adalah yang paling fasih bacaan Al Qur’annya, paling mengerti masalah agama, orang paling takwa lalu orang paling tua usianya.&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa dalam memilih pemimpin harus ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi sebab seorang pemimpin memiliki tanggungjawab yang sangat besar.&lt;br /&gt;Sebelum melaksanakan shalat, imam (pemimpin shalat) terlebih dahulu memeriksa makmum di belakang dan memerintahkan untuk merapatkan dan meluruskan shafnya.&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin harus mengetahui kondisi staf dan masyarakat sebelum melaksanakan kegiatan dan mengambil suatu kebijakan. Imam (pemimpin) harus meluruskan stafnya dengan keras, karena terkadang seorang pemimpin bagus tapi aplikasinya tidak jalan karena staf tidak berjalan lurus.&lt;br /&gt;Tatkala imam telah takbiratul ihram maka seluruh jamaah mengikutinya. Setiap gerakan shalat yang dilakukan berada dibawah komando imam dan seluruh jamaah mengikutinya dengan tertib tanpa berusaha untuk mendahului imam dalam gerakan shalat.&lt;br /&gt;Hal ini mengajarkan kepada kita bahwa pemimpin harus memberikan contoh/teladan terlebih dahulu dalam melaksanakan suatu kegiatan agar masyarakat dapat dengan mudah mengikutinya.&lt;br /&gt;Ketika imam melakukan kesalahan baik berupa bacaan ataupun gerakan shalat maka jamaah diberi hak untuk menegurnya dengan ucapan “subhanallah”.&lt;br /&gt;Hal ini mengajarkan kepada kita bahwa seorang pemimpin tidak boleh otoriter dan sanggup menerima saran atau kritikan dari masyarakat tatkala melakukan sebuah kekeliruan. Namun disisi lain masyarakat juga diajarkan untuk menegur dengan cara yang santun sesuai tuntunan agama Islam.&lt;br /&gt;Subhanallah shalat berjamaah yang berlangsung 5-10 menit ternyata merupakan konsep kepemimpinan ideal. Semua ini menunjukkan bahwa Islam memang adalah rahmatan lil alamiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-6502707836888955560?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/6502707836888955560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/shalat-jamaah-pola-kepemimpinan-ideal.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6502707836888955560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6502707836888955560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/shalat-jamaah-pola-kepemimpinan-ideal.html' title='Shalat jamaah pola kepemimpinan ideal'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-661909730313977415</id><published>2009-12-25T13:57:00.000+08:00</published><updated>2009-12-25T22:59:54.875+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>kisah pendeta insyaf</title><content type='html'>ibrahim al khawas adalah salah seorang ulama yang terkenal. beliau pernah menceritakan sebuah peristiwa yang pernah dialaminya.  Suatu hari beliau ke Mekah seorang diri. tiba-tiba aku tersesat dan bertemu seorang pendeta. tatkala bertemu dengan Ibrahim sang pendetapun berkata " hai ulama islam bolehkah aku berteman denganmu?". Ibrahim segera menjawab iya.&lt;br /&gt;Maka ibrahim dan pendeta itupun melakukan perjalanan selama 3 hari  malam tanpa makan. Akhirnya sang pendeta tidak sanggup menahan laparnya dan berkata "hai ibrahim, apakah engkau mempunyai bekal untuk kita makan?. saya sudah sangat lapar".&lt;br /&gt;Mendengar permintaan pendeta tersebut Ibrahim al Khawas lalu berdoa " Ya Allah, janganlah engkau permalukan aku dihadapan musuh engkau ini". tiba-tiba turunlah setalam hidangan dari langit berisi dua potong roti, air minum dan daging. Maka merekapun makan dengan nikmat.&lt;br /&gt;Tatkala perjalanan mereka memasuki hari keenam Ibrahim pun berkata, "hai pendeta, kali ini giliranmu untuk menyiapkan makanan". Lalu pendeta itupun berdoa, lalu turunlah makanan seperti pada saat ibrahim berdoa. Ibrahim heran dan langsung berkata "wahai pendeta, aku tak akan makan makanan ini sebelum engkau menjelaskan asalnya".&lt;br /&gt;"wahai ibrahim, sesungguhnya tatkala engkau berdoa dan ada makanan maka aku sadar bahwa agama engkau adalah agama yang benar. maka diam-diam akupun mengucapkan kalimat syahadat dan memeluk agama Islam. Alhamdulillah tatkala aku berdoa ternyata Allah SWT mengabulkan juga doaku".&lt;br /&gt;Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan dan menunaikan ibadah haji bersama. setelah mereka selesai keduanya tinggal diMekah selama 3 hari. Dihari ketiga ibrahim mencari sahabatnya dan mendapatinya shalat depan ka'bah. setelah selesai shalat mantan pendetapun itu berkata "wahai ibrahim peliharal persaudaraanku denganmu, tidak lama lagi aku akan menjumpai Allah SWT." selesai berkata begitu mantan pendeta itupun wafat.&lt;br /&gt;Demikianlah kisah kali ini, semoga kita bisa mengambil hikmahnya dan dapat wafat sebagai husnul khatimah. Amien.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-661909730313977415?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/661909730313977415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/kisah-pendeta-insyaf.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/661909730313977415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/661909730313977415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/kisah-pendeta-insyaf.html' title='kisah pendeta insyaf'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-4766738085848340900</id><published>2009-12-22T13:43:00.002+08:00</published><updated>2010-04-11T16:14:15.627+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>kesabaran ummu salamah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah kali ini bercerita tentang seorang wanita muslimah yang tegar, sabar dan pandai mengendalikan diri saat tertimpa musibah yang paling menyakitkan yaitu kehilangan seorang anak yang dia sayangi. Berikut ini adalah kisahnya…………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas bin Malik radhiallahu anhu berkata : "Anak laki-laki Abu Thalhah dari Ummu Salamah meninggal dunia. Maka isterinya berkata kepada keluarganya, 'Jangan kalian beritakan kepada Abu Thalhah tentang kematiannya, sampai aku sendiri yang mengabarkannya!' Anas bin Malik berkata, 'Abu Thalhah datang dan dihidangkan kepadanya makan malam, maka ia pun makan dan minum', Anas berkata, 'Sang isteri kemudian berdandan indah bahkan lebih indah dari waktu-waktu yang sebelumnya. Setelah dia merasa bahwa Abu Thalhah telah kenyang dan puas dengan pelayanannya, sang isteri bertanya, 'Wahai Abu Thalhah, bagaimana pendapatmu tentang suatu kaum yang meminjamkan sesuatu kepada sebuah keluarga, lalu mereka mengambil barang yang dipinjamkannya, apakah mereka berhak menolaknya?' Ia berkata, 'Tidak (berhak)!' 'Jika demikian, maka mintalah pahalanya kepada Allah tentang puteramu (yang telah diambilnya kembali)!, kata sang isteri. Suaminya menyergah, 'Engkau biarkan akau, sehingga aku tidak mengetahui apa-apa, lalu engkau beritakan tentang (kematian) anakku?' Setelah itu, ia berangkat mendatangi Rasulullah SAW lalu ia ceritakan apa yang telah terjadi. Maka Rasulullah SAW bersabda, 'Semoga Allah memberkahi kalian berdua tadi malam'. Anas berkata, 'Lalu isterinya mengandung dan melahirkan seorang anak. Kemudian Abu Thalhah berkata kepadaku, 'Bawalah dia kepada Nabi SAW'. Lalu aku bawakan untuknya beberapa buah kurma. Nabi SAW lalu mengambil anak itu seraya berkata, 'Apakah dia membawa sesuatu?' Mereka berkata, 'Ya, beberapa buah kurma', Nabi SAW kemudian mengambilnya dan mengunyahnya, lalu diambilnya dari mulutnya, kemudian diletakkannya di mulut bayi itu dan beliau menggosok-gosokkannya pada langit-langit mulut bayi tiu, dan beliau menamainya Abdullah&lt;br /&gt;." (HR. Al-Bukhari, 9/587 dalam Al-Aqiqah, Muslim no. 2144).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Al-Bukhari, Sufyan bin Uyainah berkata : "Seorang laki-laki dari shahabat Anshar berkata, 'Aku melihat mereka memiliki sembilan anak. Semuanya telah hafal Al-Qur'an, yakni dari anak-anak Abdullah, yang dilahirkan dari persetubuhan malam itu, yaitu malam wafatnya anak yang pertama, yaitu Abu Umair yang Nabi SAW mencandainya seraya berkata, 'Hai Abu Umair, apa yang sedang dilakukan anak burung pipit?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah kisah kali ini, semoga bias bermanfaat bagi kita semua. Amien.&lt;br /&gt;Wassalam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-4766738085848340900?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/4766738085848340900/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/kesabaran-ummu-salamah.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4766738085848340900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4766738085848340900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/kesabaran-ummu-salamah.html' title='kesabaran ummu salamah'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-2388200615334233378</id><published>2009-12-19T11:20:00.001+08:00</published><updated>2010-04-11T16:13:36.709+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Kalung Permata</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Al-Qadhi Abu Bakar Muhammad bin abdul Baqi bin Muhammad Al-Bazzar Al-Anshari berkata: "Dulu, aku pernah berada di Makkah semoga Allah SWT selalu menjaganya, suatu hari aku merasakan lapar yang sangat. Aku tidak mendapatkan sesuatu yang dapat menghilangkan laparku. Tiba-tiba aku menemukan sebuah kantong dari sutera yang diikat dengan kaos kaki yang terbuat dari sutera pula. Aku memungutnya dan membawanya pulang ke rumah. Ketika aku buka, aku dapatkan didalamnya sebuah kalung permata yang tak pernah aku lihat sebelumnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Aku lalu keluar dari rumah, dan saat itu ada seorang bapak tua yang berteriak mencari kantongnya yang hilang sambil memegang kantong kain yang berisi uang &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;lima&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt; ratus dinar. Dia mengatakan, 'Ini adalah bagi orang yang mau mengembalikan kantong sutera yang berisi permata'. Aku berkata pada diriku, 'Aku sedang membutuhkan, aku ini sedang lapar. Aku bisa mengambil uang dinar emas itu untuk aku manfaatkan dan mengembalikan kantong sutera ini padanya'. Maka aku berkata pada bapak tua itu, 'Hai, kemarilah'. Lalu aku membawanya ke rumahku. Setibanya di rumah, dia menceritakan padaku ciri kantong sutera itu, ciri-ciri kaos kaki pengikatnya, ciri-ciri permata dan jumlahnya berikut benang yang mengikatnya. Maka aku mengeluarkan dan memberikan kantong itu kepadanya dan dia pun memberikan untukku &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;lima&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt; ratus dinar, tetapi aku tidak mau mengambilnya. Aku katakan padanya, 'Memang seharusnya aku mengembalikannya kepadamu tanpa mengambil upah untuk itu'. Ternyata dia bersikeras, 'Kau harus mau menerimanya', sambil memaksaku terus-menerus. Aku tetap pada pendirianku, tak mau menerima. akhirnya bapak tua itu pun pergi meninggalkanku. Adapun aku, beberapa waktu setelah kejadian itu aku keluar dari &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;kota&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt; Makkah dan berlayar dengan perahu. Di tengah laut, perahu tumpangan itu pecah, orang-orang semua tenggelam dengan harta benda mereka. Tetapi aku selamat, dengan menumpang potongan papan dari pecahan perahu itu. Untuk beberapa waktu aku tetap berada di laut, tak tahu ke mana hendak pergi! &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Akhirnya aku tiba di sebuah pulau yang berpenduduk. Aku duduk di salah satu masjid mereka sambil membaca ayat-ayat Al-Qur'an. Ketika mereka tahu bagaimana aku membacanya, tak seorang pun dari penduduk pulau tersebut kecuali dia datang kepadaku dan mengatakan, 'Ajarkanlah Al-Qur'an kepadaku'. Aku penuhi permintaan mereka. Dari mereka aku mendapat harta yang banyak. Di dalam masjid, aku menemukan beberapa lembar dari mushaf, aku mengambil dan mulai membacanya. Lalu mereka bertanya, 'Kau bisa menulis?', aku jawab, 'Ya'. Mereka berkata, 'Kalau begitu, ajarilah kami menulis'. Mereka pun datang dengan anak-anak juga dan para remaja mereka. Aku ajari mereka tulis-menulis. Dari itu juga aku mendapat banyak uang. Setelah itu mereka berkata, 'Kami mempunyai seorang puteri yatim, dia mempunyai harta yang cukup. Maukah kau menikahinya?' Aku menolak. Tetapi mereka terus mendesak, 'Tidak bisa, kau harus mau'. Akhirnya aku menuruti keinginan mereka juga. Ketika mereka membawa anak perempuan itu kehadapanku, aku pandangi dia. Tiba-tiba aku melihat kalung permata yang dulu pernah aku temukan di Makkah melingkar di lehernya. Tak ada yang aku lakukan saat itu kecuali terus memperhatikan kalung permata itu. Mereka berkata, 'Sungguh, kau telah menghancurkan hati perempuan yatim ini. Kau hanya memperhatikan kalung itu dan tidak memperhatikan orangnya'. Maka saya ceritakan kepada mereka kisah saya dengan kalung tersebut. Setelah mereka tahu, mereka meneriakkan tahlil dan takbir hingga terdengar oleh penduduk setempat. '&lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt; apa dengan kalian?', kataku bertanya. Mereka menjawab, 'Tahukah engkau, bahwa orang tua yang mengambil kalung itu darimu saat itu adalah ayah anak perempuan ini'. Dia pernah mengatakan, 'Aku tidak pernah mendapatkan seorang muslim di dunia ini (sebaik) orang yang telah mengembalikan kalung ini kepadaku'. Dia juga berdoa, 'Ya Allah, pertemukanlah aku dengan orang itu hingga aku dapat menikahkannya dengan puteriku', dan sekarang sudah menjadi kenyataan'. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Aku mulai mengarungi kehidupan bersamanya dan kami dikaruniai dua orang anak. Kemudian isteriku meninggal dan kalung permata menjadi harta pusaka untukku dan untuk kedua anakku. Tetapi kedua anakku itu meninggal juga, hingga kalung permata itu jatuh ke tanganku. Lalu aku menjualnya seharga seratus ribu dinar. Dan harta yang kalian lihat ada padaku sekarang ini adalah sisa dari uang 100 ribu dinar."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Sumber : Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-2388200615334233378?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/2388200615334233378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/kalung-permata.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2388200615334233378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2388200615334233378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/kalung-permata.html' title='Kalung Permata'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-8088562598397807976</id><published>2009-12-19T11:17:00.000+08:00</published><updated>2009-12-25T23:01:19.057+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Yang Terakhir Ke Surga</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Nabi Muhammad SAW pernah berkisah bahwa nanti orang yang terakhir kali masuk surga adalah seorang lelaki (menuju surga), terkadang berjalan dan terkadang terjatuh, sehingga kadang api neraka menyambarnya. Ketika telah selamat dari api neraka ia berkata " Maha Suci Dzat yang telah menyelamatkanku darimu, Sungguh Allah SWT telah menganugrahiku sesuatu yang belum pernah diberikan kepada seorangpun baik orang terdahulu maupun kemudian ". &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Setelah itu nampaklah olehnya sebuah pohon. Ia berkata, "Ya Rabbi, dekatkanlah aku dengan pohon itu agar aku dapat bernaung dibawahnya dan meminum airnya." Allah SWT berfirman, "Wahai anak Adam, boleh jadi bila Aku kabulkan permohonanmu, engkau akan meminta yang lainnya lagi". Ia menjawab ," Tidak wahai Rabbi." Allah SWT memaklumi keinginannya dan mendekatkannya kepohon tersebut sehingga bisa berteduh dan meminum air dibawahnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Tak lama kemudian nampaklah olehnya pohon lain yang lebih indah daripada pohon pertama. Ia pun meminta lagi dan terjadilah dialog sebagaimana dialog pertama. Kali ini Allah SWT juga mengabulkan permintaannya dan mendekatkannya dengan pohon yang lebih indah tadi. Ia pun berteduh dan meminum air dibawah pohon yang kedua. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Berikutnya nampak lagi olehnya pohon lain yang jauh lebih indah dari dua pohon sebelumnya. Letaknya didekat pintu jannah. Ia tak kuasa menahan keinginannya dan meminta lagi agar didekatkan dengan pohon tersebut. Kembali Allah SWT mengabulkan permintaan orang tadi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Ketika ia telah didekat pintu surga, ia mendengar suara dari dalam surga. Suara yang mendorongnya untuk meminta lagi kepada Allah SWT agar ia dimasukkan ke jannah. Padahal sejak permintaan kali pertama ia berjanji untuk tidak meminta lagi. Lalu Allah SWT berfirman, "Wahai anak Adam, apa yang akan membuatmu puas ? Apakah kamu rela jika aku memberimu surga yang seluas dunia dan semisalnya lagi ? " Orang tadi berkata ,"Ya Rabbi, apakah Engkau mempermainkanku padahal Engkaulah Pengatur seluruh alam ?" Allah SWT pun tertawa mendengar perkataan orang tadi lalu berfirman, "Saya tidak sedang mempermainkanmu tetapi Aku berkuasa untuk melakukan apa yang Aku kehendaki." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Subhanallah, itu untuk penduduk terakhir, bagaimana dengan yang terdahulu ? Mari berlomba mendapatkannya. Wallahu a`lam. ( Sumber : H.R Muslim : 187 ) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-8088562598397807976?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/8088562598397807976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/yang-terakhir-ke-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8088562598397807976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/8088562598397807976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/yang-terakhir-ke-surga.html' title='Yang Terakhir Ke Surga'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-2159471550985043365</id><published>2009-12-19T11:11:00.000+08:00</published><updated>2009-12-19T11:12:56.698+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Abdul Qadir  Jaelani dan Iblis</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Suatu hari Shaikh &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Abdul Qadir  Jaelani&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; dan beberapa murid-muridnya sedang dalam perjalanan di &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;padang&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; pasir dengan telanjang kaki. Cuaca saat itu sangat panas di &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;padang&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; pasir ditambh lagi waktu itu bulan Ramadhan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Beliau mengatakan, "Aku sangat haus dan luar biasa lelahnya. Murid-muridku berjalan di depanku. Tiba-tiba awan muncul di atas kami, seperti sebuah payung yang melindungi kami dari panasnya matahari. Di depan kami muncul mata air yang memancar dan sebuah pohon kurma yang sarat dengan buah yang masak. Akhirnya datanglah sinar berbentuk bulat, lebih terang dari matahari dan berdiri berlawanan dengan arah matahari. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Dia berkata, "Wahai para &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;murid&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; Abdul Qadir, aku adalah Tuhan kalian. Makan dan minumlah karena telah aku halalkan bagi kalian apa yang aku haramkan bagi orang lain!" Murid-muridku yang berada di depanku berlari ke arah mata air itu untuk meminumnya, dan ke arah pohon kurma untuk dimakannya. Aku berteriak kepada mereka untuk berhenti, dan aku putar kepalaku ke arah suara itu dan berteriak, "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk!" &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Awan, sinar, mata air dan pohon kurma semuanya hilang. Iblis berdiri dihadapan kami dalam rupanya yang paling buruk. Dia bertanya, "Bagaimana kamu tahu bahwa itu aku?" Aku katakan pada Iblis yang terkutuk yang telah dikeluarkan &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Allah SWT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; dari rahmatNya bahwa firman &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Allah SWT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; bukan dalam bentuk suara yang dapat didengar oleh telinga ataupun datang dari luar. Lebih lagi aku tahu bahwa hukum Allah tetap dan ditujukan kepada semua. Allah tidak akan mengubahnya ataupun membuat yang haram menjadi halal bagi siapa yang dikasihiNya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Mendengar ini, Iblis berusaha menggodanya lagi dengan memujinya, "Wahai Abdul Qadir," katanya, "Aku telah membodohi tujuh puluh nabi dengan tipuan ini. Pengetahuanmu begitu luar dan kebijakanmu lebih besar daripada nabi-nabi itu!" Kemudian menunjuk kepada murid-muridku dia melanjutkan, "Hanya sekian banyak orang-orang bodoh saja yang menjadi pengikutmu? Seluruh dunia harusnya mengikutimu, karena kamu sebaik seorang nabi." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Aku mengatakan, "Aku berlindung darimu kepada Tuhanku yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Karena bukanlah pengetahuanku ataupun kebijakanku yang menyelamatkan aku darimu, tetapi hanya dengan rahmat dari Tuhanku."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Hikmah yang dapat dipetik pada kisah ini adalah jangan terbujuk pada &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;tipu daya syaitan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; yang terkutuk baik berupa godaan harta maupun pujian. Selain itu kita juga perlu ketahui bahwa hukum Allah SWT berlaku bagi semua umatNYA tanpa kecuali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Sumber : Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-2159471550985043365?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/2159471550985043365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/abdul-qadir-jaelani-dan-iblis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2159471550985043365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/2159471550985043365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/abdul-qadir-jaelani-dan-iblis.html' title='Abdul Qadir  Jaelani dan Iblis'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-4049101364158842304</id><published>2009-12-19T11:06:00.000+08:00</published><updated>2009-12-19T11:09:34.932+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>KEUTAMAAN ILMU DARI HARTA</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Pada suatu hari khalifah Ali bin Abi Thalib ra didatangi sepuluh orang Khawarij untuk bertanya guna menguji ilmu Khalifah Ali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Salah seorang dari mereka berkata kepada&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt; Khalifah Ali&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;: "Wahai Ali, kami adalah sepuluh orang yang diutus oleh kaum kami untuk mengajukan pertanyaan kepadamu, dan kami akan bergiliran bertanya kepadamu. Dan jawabanmu nantinya akan kami bawa pulang kepada kaum kami." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Khalifah Ali menjawab: "Baiklah. Sebenarnya apa yang ingin kalian tanyakan?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Wahai Ali, manakah yang lebih mulia, ilmu pegetahuan atau harta benda, dan terangkan pula sebab-sebabnya?" tanya orang pertama. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Ilmu pengetahuan itu adalah warisan para nabi, sedangkan harta kekayaaan adalah warisan Qarun, Syadad dan lain-lain. Oleh karena itu, ilmu pengetahuan lebih mulia daipada harta benda," jawab Khalifah Ali. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Kemudian orang kedua memberikan pertanyaan: "Manakah yang lebih mulia ilmu pengetahuan atau harta benda, dan jelaskan sebab-sebabnya?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmulah yang menjaga dan memelihara pemiliknya, sedangkan hartapemiliknyalah yang memelihara dan menjaganya," jawab Khalifah Ali. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Setelah orang pertama dan kedua selesai dijawab oleh Khalifah Ali, kemudian orang ketiga sampai orang kesepuluh mengajukan pertanyaan yang sama seperti yang diajukan oleh rekannya yang  pertama dan kedua. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Kepada orang ketiga khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena orang yang berilmu banyak sahabatnya, sedangkan orang yang banyak hartanya lebih banyak musuhnya." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Kepada orang keempat khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmu bila disebarkan atau diajarkan akan bertambah sedangkan harta kalau diberikan kepada orang lain akan berkurang." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Kepada orang kelima khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmu tidak dapat dicuri, sedangkan harta benda mudah dicuri dan dapat lenyap." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Kepada orang keenam khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmu tidak bisa binasa, sedangkan harta kekayaan dapat lenyap dan habis karena masa dan usia." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Kepada orang ketujuh khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmu tidak ada batasnya, sedangkan harta benda ada batasnya dan dapat dihitung jumlahnya." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Kepada orang kedelapan khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmu memberi dan memancarkan sinar kebaikan, menjernihkan pikiran dan hati serta menenangkan jiwa, sedangkan harta kekayaan pada umumnya dapat menggelapkan jiwa dan hati pemiliknya." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Kepada orang kesembilan khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena orang yang berilmu mencintai kebajikan dan sebutannya mulia seperti si 'Alim, dan sebutan mulia lainnya. Sedangkan, orang yang berharta bisa melarat dan lebih cenderung kepada sifat-sifat kikir dan bakhil." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Dan kepada orang terakhir khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia dan lebih utama daripada harta kekayaan, karena orang yang berilmu lebih mendorong untuk mencintai Allah. Sedangkan harta benda dapat membangkitkan rasa sombong, congkak dan takabur." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Setelah mendengarkan jawaban Khalifah Ali yang begitu cemerlang, kesepuluh orang kaum Khawarij itu berdecak kagum, karena satu pertanyaan dapat dijawab dengan sepuluh jawaban. Kemudian, mereka kembali kepada kaumnya dengan rasa puas, dan bertambah yakin bahwa Khalifah Ali benar-benar sebagai pintu gerbangnya ilmu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Sumber : Al Islam - Pusat Komunikasi Islam Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-4049101364158842304?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/4049101364158842304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/keutamaan-ilmu-dari-harta.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4049101364158842304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/4049101364158842304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/keutamaan-ilmu-dari-harta.html' title='KEUTAMAAN ILMU DARI HARTA'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-6154083766849037335</id><published>2009-12-19T08:30:00.001+08:00</published><updated>2009-12-19T08:37:58.528+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>PUASA 10 MUHARRAM ( ASYURA )</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Syukur Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk masuk dalam Tahun Baru Islam 1431 H. Pada kesempatan kali ini izinkan saya untuk mengulas tentang pentingnya puasa sunnah di bulan &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Muharram&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Pada suatu waktu Rasulullah SAW pernah ditanya oleh sahabat “puasa apakah yang lebih utama setelah puasa bulan &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Ramadhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;?” Maka beliau bersabda yang artinya :&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:blue"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;“ Bulan Allah yang kalian sebut dengan Muharram”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:blue"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; (HR Muslim [1163])&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Hadist tersebut diatas menekankan pentingnya puasa pada bulan ini yaitu bulan Muharram.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Puasa sunnah pada bulan Muharram ini disebut &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Puasa Tasu'a&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Puasa Asyura,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; yaitu Puasa pada tanggal 9  (sembilan) dan 10 (Sepuluh) Muharram sebagaimana Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura dan pada hadist yang lain beliau bersabda mengenai pelaksanaan puasa Tasua yang artinya :&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Arial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;“Pada tahun depan, Insya Allah kita akan puasa Tasu’a” ( HR. Muslim [1134] ).&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Sebenarnya puasa Tasu'a ini dilaksanakan untuk membedakan kita dengan orang Yahudi karena Yahudi juga melaksanakan puasa Asyura.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Pada hadist yang lain disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya :&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Arial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;“Puasa pada hari Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, satu tahun sebelumnya dan satu tahun yang akan datang, sedangkan puasa Asyura menghapus dosa-dosa satu tahun sebelumnya”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Arial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; (HR, Muslim [1162] )&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Demikianlah tulisAn saya kali ini. Semoga kita bisa puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram nanti.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-6154083766849037335?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/6154083766849037335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/puasa-10-muharram-asyura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6154083766849037335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/6154083766849037335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/puasa-10-muharram-asyura.html' title='PUASA 10 MUHARRAM ( ASYURA )'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662817327401437136.post-1267678831725606065</id><published>2009-12-02T23:43:00.003+08:00</published><updated>2010-04-11T16:13:16.618+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Pengemis Yahudi Buta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada zaman Rasulullah SWT hiduplah seorang &lt;b&gt;pengemis Yahudi&lt;/b&gt; buta yang selalu mangkal di Pasar. Tiap hari kerja sang pengemis mencaci maki Rasulullah SAW dan mengatakan beliau adalah pembohong besar. Setiap orang yang lewat beliau pasti berkata seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tatkala nabi Muhammad SAW wafat, sahabat beliau tercinta Abubakar ra bertanya kepada istri Rasulullah SAW Aisyah ra yang tak lain adalah putri beliau (Abubakar). Beliau bertanya " Ya Aisyah apakah aku telah mengerjakan seluruh wasiat Nabi Muhammad, SAW?". Maka Aisyahpun berkata " Ayahanda telah melaksanakan seluruh wasiat Rasulullah SAW kecuali satu hal".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" Apakah itu anakku? Aku sangat ingin melaksanakan semua wasiat beliau" kata Abubakar ra pada Putrinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aisyahpun berkata " Setiap pagi Rasulullah SAW pergi ke pasar dan menyuapi seorang pengemis yahudi buta". MakaAbubakar a pun berkata "Insya Allah saya akan melakukannya".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keesokan harinya Abubakar pun berangkat membawa makanan untuk menyuapi sang pengemis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tatkala dia menyuapi pengemis itu, pengemis tersebut pun berkata "kamu bukanlah orang yang biasa menyuapiku".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abubakar berkata "akulah yang selalu menyuapimu"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" Kalau yang biasa menyuapiku makan tidaklah membuat sulit tangan dan mulutku ini. Dia selalu mengunyah makanan sebelum diberikan kepadaku dan diberikan melalui mulutnya" kata pengemis buta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abubakar ra menangis dan berkata bahwa yang sering menyuapi pengemis tsb telah meninggal. Beliau adalah Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendengar pengakuan Abubakar ra, sang pengemis Yahudi itu ikut menangis, dia tidak menyangka bahwa orang yang selama ini dicaci maki tiap hari berbuat baik padanya. Pengemis itupun menyatakan keislamannya di depan Abubakar ra.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hikmah yang dipetik disini adalah " walaupun orang berbuat jahat kepada kita, tetaplah berusaha untuk berbuat baik kepada orang tersebut".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wassalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662817327401437136-1267678831725606065?l=planetaqidah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planetaqidah.blogspot.com/feeds/1267678831725606065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/pengemis-yahudi-buta_02.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1267678831725606065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662817327401437136/posts/default/1267678831725606065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planetaqidah.blogspot.com/2009/12/pengemis-yahudi-buta_02.html' title='Pengemis Yahudi Buta'/><author><name>adiwa pratama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18400675922861035343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
